BONTANG – Untuk mempersiapkan upacara kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus nanti, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Bontang akan menyeleksi calon Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Diharapkan Bontang dapat mengirim perwakilan untuk menjadi Paskibraka di istana negara.
Kadisporapar Bontang, Bambang Cipto Mulyono mengatakan pihaknya menggelar rapat persiapan penjaringan calon paskibaraka ini untuk menyamakan persepsi dari panitia Paskibraka. Baik itu Kodim 0908/BTG, Den Arhanud Rudal 002 Bontang, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) Bontang, pihak RSUD Bontang, juga perwakilan dari Himpunan Psikolog Indonesia (Himpsi) Bontang. “Seleksi tahun lalu, kami evaluasi mana yang baik dan tidak, sehingga di tahun ini proses seleksi akan berbeda dengan tahun sebelumnya,”jelas Bambang saat diwawancara usai rapat yang digelar di Auditorium Gedung Graha Pemuda yang kini menjadi Kantor Disporapar Bontang, Rabu (7/3) kemarin.
Jika di tahun sebelumnya seluruh siswa yang berkeinginan jadi Paskibraka dipersilakan mendaftar hingga mencapai 1.500 orang. Untuk tahun ini, Bambang menyebutkan pihaknya mengubah polanya, yakni dipercayakan ke masing-masing sekolah. Hal ini dilakukan mengingat keterbatasan waktu.
“Karena sekolah tahu persis bagaimana sikap perilaku sehari-hari siswa, yang terpenting kami sudah membuat kriteria dan SOP (Standar Operasional Prosedur, Red.) lainnya. Mulai tinggi badan, attitude, dan akademisnya,” beber dia.
Makanya sejak Februari lalu, pihaknya telah bersurat ke masing-masing sekolah agar mulai menyeleksi di sekolah. Para pihak sekolah pun diminta untuk mengirim siswa dan siswi terbaiknya antara 15 sampai 20 orang. “Setelah itu, barulah kami seleksi lagi di Disporapar Bontang, yang awalnya 296 siswa menjadi 171 siswa,” ujarnya.
Jumlah 171 orang itulah yang akan diseleksi lagi di Maret ini mulai tanggal 12 hingga 15 Maret mendatang. Selama 4 hari itulah, para calon Paskibraka akan diseleksi ulang. Mulai dari potensi akademiknya, kesehatannya, Peraturan Baris Berbaris (PBB), juga samapta. Sehingga dari hasil seleksi tersebut bisa diperoleh yang terbaik. “Dari 171 peserta itu nanti akan dijaring hingga 55 orang yang akan dilakukan medical checkup oleh tim dokter RSUD Bontang,” terang dia.
Bambang menyebutkan, pihaknya membutuhkan sebanyak 45 orang yang masuk dalam tim Paskibraka. Sehingga dari 55 orang yang akan dilakukan medical checkup tentunya akan ada seleksi lagi hingga menyisihkan 45 orang. “Merekalah nantinya yang akan diberikan tugas mengibarkan bendera pusaka pada 17 Agustus 2018 nanti,” ungkapnya.
Sementara itu, dari 55 orang itu juga, pihaknya akan mengirimkan 4 orang yang terdiri dari 2 orang putra dan 2 orang putri untuk ikut seleksi tingkat nasional dan provinsi. “Jika mereka tak lolos seleksi nasional maka mereka akan jadi pengibar bendera di provinsi,” ujarnya lagi.
Bambang berharap dari seleksi Paskibra tahun ini dapat melahirkan Paskibraka terbaik dari tahun sebelumnya. “Semoga ada peserta yang terpilih lagi ke istana negara dari Bontang seperti tahun 2016 lalu,” pungkasnya.(mga)







