BONTANG – Sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mempunyai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) di bidang perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) turut mendukung aksi bersih-bersih terumbu karang yang dimotori Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Rabu (28/3) lalu. Guna mendukung aksi dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional 2018 tersebut, DKP3 menurunkan sepuluh penyelam (divers)-nya beserta 13 set alat penyelam yang mereka miliki. Bahkan, Kepala DKP3 Aji Erlynawati dan Sekretaris DKP3 Kamilan pun ikut berpartisipasi langsung membersihkan sampah-sampah yang berada di bawah laut Bontang itu.
Kasi Perikanan Tangkap DKP3 Idhamsyah mengatakan, pihaknya menyambut baik adanya aksi kepedulian ini. Pasalnya dengan adanya keterlibatan berbagai pihak untuk bersama-sama membersihkan sampah yang ada di wilayah perairan Bontang, akan membawa dampak positif terhadap kelestarian lingkungan khususnya pada kelestarian habitat terumbu karang.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme semua pihak. Bahkan aksi seperti ini jarang sekali dilakukan di tempat-tempat lain. Semoga dengan terselenggaranya aksi ini yang juga turut dipublikasikan ke luar, harapannya dapat dicontoh oleh daerah-daerah lain,” ujarnya.
Idhamsyah menjelaskan, banyaknya sampah yang ada di laut, akan berdampak buruk terhadap ekosistem laut dan pertumbuhan terumbu karang. Apalagi, pertumbuhan karang itu dalam jangka waktu setahun, panjangnya hanya bertambah 1 sentimeter saja. Jika kondisi di dalam laut banyak terjadi penumpukan sampah, tentu akan berdampak pada terhalangnya pencahayaan terumbu karang dari sinar matahari.
Dirinya berharap, ke depan aksi bersih-bersih terumbu karang ini tidak hanya dilakukan dalam rangka Hari Peduli Sampah saja, tetapi para divers dan stakeholder Pemkot juga bisa melaksanakannya di luar program. “Bahkan tempatnya tidak hanya di Pasilan saja, tetapi juga bisa dilakukan di lokasi-lokasi yang lain,” harapnya.
Dirinya pun juga berpesan kepada masyarakat, agar bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah ke laut dan tidak melakukan penangkapan ikan secara destruktif (merusak) yang dapat merusak terumbu karang.
Sebagai informasi, bersih-bersih terumbu karang ini dilaksanakan di Pos Pengawasan Perikanan kawasan Perairan Pasilan Bontang. Aksi ini dikuti 92 divers yang terdiri dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Bontang, komunitas penyelam, TNI Angkatan Laut, tim SAR, hingga kelompok nelayan dan pemuda.
Kegiatan yang difokuskan pada aksi pengambilan sampah tersebut terdiri dari 7 kelompok pada masing-masing jalur pengambilan sampah. Sehingga diharapkan jangkauan pengambilan sampah lebih luas dan tidak tumpang tindih antara kelompok penyelam satu dan lainnya. Terbukti, dari aksi ini, para divers berhasil mengangkut berbagai jenis sampah yang ada di laut seberat 11,06 kilogram. Rinciannya, untuk jenis sampah plastik yang terdiri dari terpal, kemasan makanan, dan kresek, terkumpul 8,01 kilogram. Sedangkan untuk sampah jenis botol, besi, kaleng, dan ban, terkumpul 3,05 kilogram. Aksi ini juga dirangkai dengan Deklarasi “Stop Buang Sampah ke Laut” sebagai komitmen bersama untuk melestarikan lingkungan. (bbg/adv)







