• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Society

Dokter Spesialis RSUD Bontang Terlibat Aktif dalam Upaya Penurunan Stunting

by BontangPost
5 November 2024, 14:56
in Society
Reading Time: 2 mins read
0
Dokter Spesialis Obgyn RSUD Taman Husada Bontang dr Khairul Dalimunthe, SP.OG.

Dokter Spesialis Obgyn RSUD Taman Husada Bontang dr Khairul Dalimunthe, SP.OG.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Dalam upaya mengurangi prevelansi stunting di Indonesia, RSUD Taman Husada Bontang terlibat secara langsung menangani kasus stunting yang terjadi di daerah.

Hal itu disampaikan Dokter Spesialis Obgyn RSUD Taman Husada Bontang dr Khairul Dalimunthe, SP. OG saat menjadi narasumber dalam kegiatan Deseminasi Audit kasus stunting Kedua serta Monitoring dan Evaluasi (Monev) Audit Kasus Stunting Pertama, di Balai Pertemuan Umum (BPU), Kecamatan Bontang Barat, Selasa (5/11/2024).

Giat yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3KB) Bontang melibatkan tim percepatan penurunan stunting, organisasi perangkat daerah, Baznas Bontang, PKK, satgas stunting, Puskesmas, tim pendamping keluarga, perusahaan swasta, rumah sakit swasta, rumah sakit pemerintah, KUA, kecamatan, kelurahan, dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Baca Juga:  Mulai Pekan Depan, Pasien BPJS Kesehatan di RSUD Bontang Wajib Daftar Lewat Aplikasi Mobile JKN

Ia mengatakan, pelaksanaan giat ini bertujuan mengidentifikasi risiko stunting dan merumuskan langkah intervensi yang tepat. Sehingga semua pemangku kepentingan, kebijakan, hingga OPD harus terlibat bersama secara langsung. Mulai dari informasi, koordinasi, edukasi dan penanganan.

Namun, keterlibatan rumah sakit pelat merah ini lebih cenderung memberikan penanganan terhadap kasus stunting secara menyeluruh.

“Penanganan stunting perlu kerja sama dari berbagai pihak, termasuk dukungan dari pemerintah dan masyarakat. Kami ingin menjadi bagian dari Solusi. Langkah yang kami ambil ini dapat membantu memperbaiki kualitas hidup generasi mendatang,” kata Dokter Khairul.

Teranyar, total pasien stunting yang mendapat penanganan sebanyak 16 kasus di RSUD Bontang. Adapun rinciannya, stunting pada anak sebanyak 10 kasus. Kemudian, pada ibu hamil sebanyak 3 kasus. Terakhir, pada Calon Pengantin (Catin) sebanyak 3 kasus.

Baca Juga:  Tahun Ini Perencanaan Gedung C RSUD Bontang, Tambah Kapasitas 200 Pasien

Rerata pasien dengan kategori berat yang mendapat penamganan ini merupakan rujukan dari Puskesmas. Semisal, rujukan yang diberikan karena kondisi pasien, seperti ibu hamil yang mengalami anemia.

Tak hanya itu, lengan pasien mengecil dengan ukuran lingkar lengan atas 23, 3 centimeter. Padahal, ambang batas normal lingkar lengan pada ibu hamil ialah 23,5 centimeter.

Atas kejadian itu, tindakan awal yang diberikan untuk pasien, yakni mencari penyebab anemia. Kemudian, melakukan ultrasonografi atau USG terhadap bayi didalam kandungan. Apabila dari hasil tindakan dan pemeriksaan awal menunjukan bayi dalam kondisi stunting, maka mendapat penanganan dari dokter spesialis.

“Kami mengadakan konsultasi gizi, pemantauan perkembangan fisik, serta bimbingan bagi para orang tua untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan asupan gizi yang cukup dan perawatan yang optimal,” terangnya.

Baca Juga:  Semarak HUT ke-22 RSUD Bontang Lewat Singing Contest Antar Pegawai

Ia berharap, penanganan secara menyeluruh dari para dokter spesialis memberikan dampak yang signifikan dalam menurunkan angka stunting di Bontang.

Apalagi ditunjang dengan layanan kesehatan di poliklinik dan program yang terus ditingkatkan untuk mengawal perkembangan anak agar tumbuh optimal.

“Kami berkomitmen untuk mengawal perkembangan anak-anak agar tumbuh optimal. Dan terhindar dari risiko stunting yang berpotensi menghambat kemampuan kognitif dan kesehatan jangka panjang mereka,” ujarnya. (*)

Tags: RSUD Taman Husada Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Profil dan Kekayaan Iffa Rosita; Warga Bontang yang Diangkat Presiden Prabowo Jadi Anggota KPU RI

Next Post

Dinasti Politik Menurut Pengamat: Terpilih Karena Leadership Tertanam Baik

Related Posts

RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C
Bontang

RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C

15 Oktober 2026, 13:00
Ruang Rawat Penyakit Kritis RSUD Taman Husada Bontang Penuh, Pasien Antre di IGD
Bontang

Ruang Rawat Penyakit Kritis RSUD Taman Husada Bontang Penuh, Pasien Antre di IGD

14 Oktober 2026, 11:30
Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Molor, Palang Parkir Masih Dikebut
Bontang

Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Molor, Palang Parkir Masih Dikebut

3 September 2026, 09:51
Digitalisasi Retribusi Bontang Tembus Rp73,9 Miliar, RSUD Jadi Penyumbang Terbesar
Bontang

Digitalisasi Retribusi Bontang Tembus Rp73,9 Miliar, RSUD Jadi Penyumbang Terbesar

26 Agustus 2026, 16:00
Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Diundur, Berlaku Mulai 1 September
Bontang

Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Diundur, Berlaku Mulai 1 September

7 Agustus 2026, 09:00
RSUD Taman Husada Matangkan Retribusi Parkir, Pasien dan Karyawan Dipastikan Gratis
Bontang

RSUD Taman Husada Matangkan Retribusi Parkir, Pasien dan Karyawan Dipastikan Gratis

24 Juli 2026, 10:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kaltim Berduka, Meiliana Eks Pj Wali Kota Samarinda dan Pj Sekdaprov Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.