BONTANGPOST.ID,Bontang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang) menargetkan perluasan implementasi aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) di tingkat sekolah dan kelurahan hingga mencapai tahap pemberkasan naskah.
Hal itu disampaikan Kepala DPK Kota Bontang, Retno Febriaryanti, dalam kegiatan sosialisasi optimalisasi tata kelola kearsipan modern di Hotel Grand Mutiara, Selasa (19/5/2026).
Retno menjelaskan, berdasarkan koordinasi dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), terdapat peningkatan standar penilaian indeks kearsipan daerah pada tahun ini.
Jika sebelumnya hanya berfokus pada surat-menyurat elektronik, kini penilaian juga mencakup proses pengelompokan dan pemberkasan dokumen secara sistematis.
“Untuk penilaian tahun ini parameternya sudah sampai ke tahap pemberkasan arsip, bukan sekadar korespondensi lagi,” ujarnya.
Fokus pembinaan juga diarahkan kepada sekolah dan kelurahan yang masih membutuhkan pendampingan agar siap menghadapi audit kearsipan.
Ia menyebut, penerapan pemberkasan melalui aplikasi Srikandi dapat memperkuat Laporan Hasil Pengawasan (LHP) kearsipan Kota Bontang sekaligus meningkatkan indeks kearsipan daerah.
Selain itu, sistem digital ini juga menjadi solusi untuk mengurangi penumpukan dokumen fisik di lingkungan pemerintahan. (*)







