BONTANGPOST.ID – Upaya penguatan pembinaan berbasis literasi di lingkungan Lapas Kelas IIA Bontang terus diperkuat.
Melalui program “BAKULTERASI” atau Bank Buku Wujudkan Budaya Literasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang menyalurkan 180 buku bacaan untuk warga binaan perempuan di Lapas Kelas IIA Bontang, Selasa (19/5/2026).
Bantuan tersebut diharapkan dapat menambah akses bacaan sekaligus menghadirkan kegiatan positif di tengah masa pembinaan. Seluruh buku ditempatkan pada pojok baca Lapas Wanita agar mudah dimanfaatkan oleh warga binaan.
Kepala Bidang Perpustakaan DPK Bontang, Indra Nopika Wijaya, mengatakan koleksi buku yang diberikan mencakup beragam jenis, mulai dari buku agama, novel, hingga buku keterampilan praktis.
“Program ini kami hadirkan untuk memberi motivasi agar warga binaan tetap produktif dan literat selama menjalani pembinaan. Buku adalah jendela dunia yang dapat memperluas wawasan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan bahan bacaan juga diharapkan mampu membantu warga binaan membentuk pola pikir yang lebih baik serta meningkatkan keterampilan yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat.
Program ini turut mendapat apresiasi dari Kepala Lapas Kelas IIA Bontang, Suranto. Ia menilai kehadiran buku bacaan dapat menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih positif dan edukatif.
“Bantuan ini tidak hanya meningkatkan budaya literasi, tetapi juga menjadi sarana untuk menambah pengetahuan dan memperbaiki diri. Kami berharap dapat dimanfaatkan secara maksimal,” katanya. (*)







