BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang terus memperkuat layanan kearsipan melalui berbagai inovasi untuk menjaga dokumen penting dan sejarah daerah agar tetap terpelihara dengan baik.
Kepala DPK Kota Bontang, Retno Febriaryanti, mengatakan pengelolaan arsip memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan pemerintahan sekaligus menjaga memori kolektif daerah.
Menurutnya, arsip bukan sekadar dokumen administrasi, tetapi juga sumber informasi penting yang memiliki nilai sejarah.
“Arsip merupakan bagian penting dari perjalanan daerah. Karena itu pengelolaannya harus dilakukan secara profesional agar informasi dan dokumen penting tetap terjaga,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Saat ini, DPK Bontang menjalankan program “Pitasirara”, yakni pendampingan penataan arsip untuk membantu pengelolaan dokumen agar lebih tertata dan mudah diakses.
Selain itu, DPK juga menghadirkan inovasi “Portal”, berupa pameran virtual arsip vital yang memungkinkan masyarakat mengenal berbagai dokumen penting daerah secara digital.
“Melalui program Portal, masyarakat bisa melihat dan mengenal arsip penting daerah tanpa harus datang langsung. Ini menjadi bagian dari upaya digitalisasi layanan kearsipan kami,” katanya.
Retno menilai inovasi di bidang kearsipan penting dilakukan agar pengelolaan dokumen pemerintah semakin modern, aman, dan mudah diakses masyarakat.
Ia berharap arsip daerah tidak hanya tersimpan rapi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber edukasi dan pengetahuan bagi masyarakat.
“Kami ingin arsip daerah tidak hanya tersimpan rapi, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai sumber edukasi dan pengetahuan bagi masyarakat,” pungkasnya.







