• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

DPRD Minta Dinas PUPRK Bontang Lihat Rekam Jejak Perusahaan Pemenang Tender

by Redaksi Bontang Post
2 Mei 2025, 18:35
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib.

Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Banyaknya keterlambatan penyelesaian proyek pembangunan pada tahun lalu menjadi catatan legislatif. Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang Muhammad Sahib mengatakan kejadian tahun lalu harus menjadi bahan evaluasi. Khususnya bagi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang.

“Pemerintah saat ini harus lebih selektif memilih perusahaan untuk pengerhaan,” kata Sahib.

Politikus NasDem ini menilai proses penentuan pemenang tender tidak bisa hanya melihat perusahaan yang melakukan penawaran murah. Namun harus melihat rekam jeak perusahaan. Termasuk tenaga skill yang dimiliki.

“Kalau perlu harus mengamati juga finansial perusahaan supaya tidak ada proyek yang molor. Itu juga menjadi salah faktor pada tahun lalu,” ucapnya.

Baca Juga:  Terserap Rp 192 Miliar, 78 Paket Proyek Telah Dilelang

Ia juga menyesalkan belum rampungnya proyek pembangunan water treatment plant (WTP) Kanaan. Padahal sesuai batas akhir kontrak itu pada akhir tahun lalu. Eksekutif juga harus melihat bahwasanya tidak bisa proyek dengan pagu anggaran besar dimulai pertengahan tahun.

“Itu penyakitnya jangan sampai terulang mulai pertengahan tahun sementara material juga sama-sama membutuhkan di waktu sama,” tutur dia.

Sahib pun meminta pengerjaan harus rampung di batas akhir penambahan waktu jilid kedua. Sebelumnya diberitakan, Kabid Sanitasi, Air Minum, dan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Edi Suprapto keterlambatan pengerjaan tersebut karena ada kompensasi sejak awal. Utamanya saat proses pemancangan ada permintaan dari warga untuk menunda.

Baca Juga:  Tahun Depan, Pelabuhan Kenyamukan Dilelang Tanpa Syarat 

Saat ini kontraktor pelaksana masuk dalam pemberian kesempatan jilid kedua. Secara otomatis kontraktor harus membayar denda. Edi pun belum bisa menyebutkan nominal pasti denda tiap harinya.

“Pastinya jumlahnya besar. Batas akhir pemberian waktu ini pada 10 Mei mendatang,” ucapnya.

Progres pembangunan pun telah mencapai 90 persen. Tersisa bentuk pengerjaan berupa pengecatan dan pengacian di bangunan tersebut. Artinya tidak ada pengerjaan dengan bobot yang banyak.

“Dinas PUPRK pun optimistis pengerjaan itu bisa rampung sebelum batas waktu,” terangnya.

Pembangunan ini dikucur anggaran senilai Rp20 miliar berasal dari APBD Bontang 2024. Konon WTP ini akan berkapasitas 40 liter per detik. pembangunan ini untuk memperluas pengembangan WTP Kanaan. Pasalnya WTP lama membutuhkan suplai bahan baku baru. Mengingat adanya perkembangan penduduk utamanya di Kecamatan Bontang Barat. Sebagai wilayah yang dipasok dari WTP Kanaan. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Lelang Proyekproyek Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Profil dan Karier Ki Hadjar Dewantara: Guru Bangsa, Jurnalis, Pejuang Sunyi di Jalan Pendidikan

Next Post

PT KMI Tunjukkan Komitmen ke Warga Guntung, Lakukan Pengecatan Rumah dan Beri Bantuan Rumah Mesin Press

Related Posts

Komisi A Pantau Tiga Proyek Besar di Bontang, Progres Sudah Lewati 50 Persen
Bontang

Komisi A Pantau Tiga Proyek Besar di Bontang, Progres Sudah Lewati 50 Persen

29 November 2025, 13:26
Progres Tiga Proyek di Bontang Minus
Bontang

Progres Tiga Proyek di Bontang Minus

6 September 2024, 16:05
Minim Tempat Hiburan, Jalur Caseway Jadi Alternatif
Breaking News

Tahun Depan, Pelabuhan Kenyamukan Dilelang Tanpa Syarat 

22 November 2018, 15:05
78 Paket Proyek Telah Lelang 
Breaking News

78 Paket Proyek Telah Lelang 

29 Agustus 2018, 11:04
Terserap Rp 192 Miliar, 78 Paket Proyek Telah Dilelang
Breaking News

Terserap Rp 192 Miliar, 78 Paket Proyek Telah Dilelang

28 Agustus 2018, 11:04

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.