• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Dua Sumur PDAM Bermasalah, Air Baku Bercampur Lumpur

by M Zulfikar Akbar
18 Maret 2018, 06:00
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
TERBAKAR: Motor pompa sumur Bhayangkara II ini mengalami kerusakan dikarenakan faktor usia. Akibatnya, proses produksi air terganggu. (LUKMAN/BONTANG POST)

TERBAKAR: Motor pompa sumur Bhayangkara II ini mengalami kerusakan dikarenakan faktor usia. Akibatnya, proses produksi air terganggu. (LUKMAN/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Pelayanan air bersih PDAM Tirta Taman kembali bermasalah. Gara-garanya, dua sumur dalam atau deep well untuk produksi air bersih mengalami kerusakan secara bersamaan. Yaitu sumur Kanaan II yang terpapar lumpur dan sumur Bhayangkara II yang mengalami kerusakan motor pompa. Kedua sumur ini memasok air untuk produksi di Water Treatment Plant (WTP).

Direktur PDAM Tirta Taman, Suramin menjelaskan, kualitas air baku di sumur Kanaan II tidak memungkinkan untuk diproses menjadi air bersih. Pasalnya, air baku di sumur tersebut membawa kandungan lumpur dan pasir. Sehingga, produksi di sumur berkapasitas 40 liter per detik yang berlokasi di Jalan Tarakan tersebut pun terpaksa dimatikan.

“Sumur di Kanaan mengalami kerusakan tanah. Sementara ini kami hentikan dulu produksinya. Pompanya kami angkat untuk dikaji dan dicari tahu secara teknis kondisi yang ada di sumur bawah tanah tadi,” terang Suramin.

Lebih lanjut dia menyebut, belum bisa memastikan kapan sumur Kanaan II bisa kembali beroperasi. Pasalnya, PDAM mesti terlebih dulu mengetahui apa kondisi dalam tanah sumur yang menyebabkan lumpur bercampur dengan air baku. Untuk mencari tahu penyebabnya, PDAM akan mendatangkan perangkat kamera bawah tanah untuk melihat kondisi konstruksi di dalam sumur.

Baca Juga:  Halangi Akses Jalan, Katup Air PDAM Dikeluhkan

“Untuk alat perbaikan Sumur Kanaan II tersebut kami mendatangkan dari luar Kalimantan. Tentunya semuanya perlu proses,” jelas dia.

Sedangkan untuk sumur Bhayangkara II, mengalami kerusakan pada motor pompa yang terbakar. Akibatnya kemampuan produksi sumur yaitu 15 liter per detik pun terganggu. Menurut Suramin, kerusakan tersebut lebih dikarenakan faktor usia teknis mesin yang sudah hampir lima tahun terus memproduksi air bersih.

“Kebetulan mengalami kerusakan motor pompanya yang terbakar bersamaan dengan deep well Kanaan. Nah, ini yang tidak diprediksi. Sekarang dalam proses perbaikan,” sambung Suramin.

DIMATIKAN: Gara-gara air baku bercampur kandungan lumpur dan pasir, sumur Kanaan II terpaksa dihentikan produksinya oleh PDAM. (LUKMAN/BONTANG POST)

Perbaikan ini, urai Suramin, diperkirakan bakal memakan waktu satu hingga dua hari. Setelah pagi dini hari kemarin motor pompa pengganti yang didatangkan dari Jawa telah tiba di Bontang. Lantas segera dilakukan proses penyambungan antara kabel yang tertanam di dalam air. Setidaknya dibutuhkan waktu sekira delapan jam dalam pengeringan resin, sebelum bisa diproses kembali.

Baca Juga:  Pemeliharaan Dua Sumur di Guntung, Tekanan Distribusi Air Diprediksi Bakal Menurun

“Insyallah besok pagi (hari ini, Red.) akan kami turunkan kembali. Mudah-mudahan dalam satu-dua hari ini bisa selesai,” tambah dia.

Akibat kerusakan dua sumur ini, praktis berdampak pada penurunan performa kapasitas air yang diproduksi PDAM. Yaitu penurunan produksi air hingga 4.752 meter kubik per hari. Suramin mengakui bila pelayanan air bersih dari PDAM bakal terganggu. Dalam hal ini, aliran air yang sampai ke pelanggan akan mengecil bahkan bisa sampai tidak mengalir.

PDAM memperkirakan ada sekira 500-an pelanggan yang terdampak penurunan distribusi air ini. Posisinya menyebar di beberapa titik yaitu daerah Salebba di Jalang Awang Long, daerah Pisangan di Jalan HM Ardans, di Jalan Brigjen Katamso (Eks Jalan Bhayangkara), dan di sekitar Jalan Ahmad Yani.

“Tapi posisinya (pelanggan yang terdampak, Red.) menyebar. Di Awang Long tidak semuanya juga yang terdampak. Kemungkinan yang kondisi jaringannya jauh atau tandonnya tinggi yang terdampak,” bebernya.

Suramin menyatakan, PDAM bakal memetakan secara pasti lokasi para pelanggan yang terdampak. Dalam hal ini, dia mengimbau pelanggan yang mendapat aliran kecil untuk tetap menampung airnya. Kalau ternyata sama sekali tidak mendapatkan aliran, bisa langsung menghubungi PDAM untuk meminta bantuan air bersih.

Baca Juga:  Kemarau Makin Terasa, Debit Air Baku Bontang Barat Turun hingga 30 Persen

Kata Suramin, PDAM bakal menyediakan layanan mobil tangki air secara gratis untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang terdampak kerusakan dua sumur tersebut. “Terutama untuk masyarakat yang betul-betul tidak mendapat air, nanti bisa kami drop. Insyallah kami suplai dengan tangki, kami antar,” tutur Suramin,

Namun begitu dia meminta para pelanggan yang tidak teraliri air bersih agar dapat berkoordinasi dengan Ketua RT setempat. Pasalnya, PDAM tidak bisa menurunkan mobil tangki air bila hanya untuk pelanggan perseorangan, melainkan mesti secara kelompok. Keluhan-keluhan terhadap pelayanan ini bisa disampaikan melalui pusat pengaduan PDAM di nomor 23555.

“Atau nanti bisa langsung ke PDAM, pasti akan segera kami tindak lanjuti. Keluhan di lapangan nanti akan kami evaluasi. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, stakeholder khususnya para pelanggan PDAM atas gangguan pelayanan distribusi air ini. Gangguan ini tidak bisa kami prediksi,” tegasnya. (luk)

Tags: Air Keruhair pdampdam bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Paguyuban Sukowati Sragen Bontang Dikukuhkan

Next Post

Pedicure Terpaksa

Related Posts

Target Pajak Air Tanah Bontang 2027 Tetap Rp 9 Miliar, Tunggu Tarif Baru
Bontang

Target Pajak Air Tanah Bontang 2027 Tetap Rp 9 Miliar, Tunggu Tarif Baru

22 Oktober 2026, 10:14
Tak Hanya Listrik, Pemadaman Bergilir di Bontang Ikut Ganggu Distribusi Air
Bontang

Tak Hanya Listrik, Pemadaman Bergilir di Bontang Ikut Ganggu Distribusi Air

14 September 2026, 11:07
Hotline PDAM Bontang Dikeluhkan Lambat Merespons, Manajemen Akui Kekurangan SDM dan Sistem
Bontang

Hotline PDAM Bontang Dikeluhkan Lambat Merespons, Manajemen Akui Kekurangan SDM dan Sistem

21 Agustus 2026, 12:57
Bontang

Distribusi Air PDAM Mulai Dialirkan Bergilir, Cek Jadwal dan Wilayah yang Terdampak

19 Agustus 2026, 17:09
Kemarau Panjang Tekan Debit Air Bontang, Warga Diminta Mulai Berhemat
Bontang

Kemarau Panjang Tekan Debit Air Bontang, Warga Diminta Mulai Berhemat

19 Agustus 2026, 09:30
Kemarau Makin Terasa, Debit Air Baku Bontang Barat Turun hingga 30 Persen
Bontang

Kemarau Makin Terasa, Debit Air Baku Bontang Barat Turun hingga 30 Persen

17 Agustus 2026, 11:00

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.