bontangpost.id – Komitmen PT Kaltim Parna Industri (KPI) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang kepada masyarakat, khususnya generasi muda dituangkan pada kegiatan perkemahan calon anggota Saka Bakti Husada (SBH). Dengan tetap melanjutkan program stunting sebagai prioritas utamanya.
Melalui kegiatan perkemahan Jumat, Sabtu, dan Minggu (Perjusami) yang dilaksanakan di dua lokasi berbeda. Yakni, Bontang Mangrove Park, Saleba, Bontang Baru, Jumat (18/11/2022) hingga Sabtu (19/11/2022) dan Hutan Kota Wana Khatulistiwa, Bontang Lestari, Ahad (20/11/2022). Total sebanyak 51 peserta dari berbagai SMA di Bontang.
General Affairs Superintendent PT KPI Aguspar dalam sambutannya menyambut baik kegiatan ini. Dalam menjaga keharmonisan perusahaan dengan masyarakat dan lingkungan, KPI melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan melalui pelibatan pengembangan masyarakat dalam bidang kesehatan. Salah satunya melalui kegiatan perkemahan ini.
Di tingkat nasional tercetus gerakan Aksi Bergizi, sebuah gerakan pencegahan anemia pada remaja sekaligus bentuk pencegahan anemia pada remaja. Namun sebelumnya, KPI bersama Puskesmas Bontang Barat telah menginisiasi gerakan pencegahan stunting remaja melalui program Cegah Remaja Putri Anemia (Ceria).
“Turut bangga bahwa program yang selama ini sudah dijalankan berada pada koridor yang benar dan perlu dikembangkan,” kata Aguspar.
KPI akan terus berkomitmen dan mendukung berbagai upaya kesehatan sasaran remaja dengah harapan semakin banyak remaja melakukan praktik baik. Dan anggota SBH dapat menjadi penggerak untuk remaja lainnya.
“Saya berharap dapat terus bekerja sama dengan baik dalam gerakan Aksi Bergizi dan gerakan masyarakat hidup sehat di Bontang,” harap dia.

Mewakili Wakil Wali Kota Bontang Najirah yang juga Majelis Cabang Gerakan Pramuka, Dian Arie Susanti selaku Pamong Saka Bakti Husada Kota Bontang mengapresiasi kegiatan ini. Perkemahan calon anggota Saka Bakti Husada dilaksanakan sebagai rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-58 dengan tema “Jaya SBH Bontang, Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku”.
Kegiatan ini juga sebagai momen nilai Aksi Bergizi pada kader remaja di Bontang. Aksi Bergizi sebagai sebuah gerakan yang dicanangkan secara nasional, pada 26 Oktober 2022. Gerakan yang melibatkan remaja dalam upaya pencegahan stunting dan pembudayaan perilaku sehat sejak remaja.
“Menanamkan perilaku sehat membutuhkan waktu panjang, komitmen kuat, dan dukungan dari seluruh provider dan seluruh masyarakat, termasuk jajaran pramuka,” tuturnya.
Pembinaan dan pengembangan SBH dilakukan secara terus-menerus dan selaras dengan program-program prioritas nasional. Di antaranya gerakan masyarakat hidup sehat dan pencegahan stunting. Pencegahan stunting melalui Aksi Bergizi menjadi sebuah gerakan yang harus melibatkan kader kesehatan, termasuk anggota SBH.
Semua pihak dapat memberikan kontribusi nyata pada setiap upaya tersebut. Saat ini, wujud kemitraan PT KPI dengan Pemkot Bontang khususnya Dinkes dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting melalui gerakan masyarakat hidup sehat pada remaja di Bontang.
“Terima kasih kepada PT KPI yang mendukung penuh kegiatan ini dan kegiatan mendatang,” ucap Dian.
Sesuai agenda, pada hari ketiga, calon anggota SBH akan melakukan penetasan nilai Aksi Bergizi di Hutan Kota KPI selama setengah hari. Di lakukan penetasan nilai Aksi Bergizi, dilanjutkan flash mob tablet tambah darah oleh seluruh peserta. (*)







