• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Dukung Generasi Sehat dan Produktif, Pupuk Kaltim Ajak Siswa Bontang Cegah Diabetes Sejak Dini  

by Redaksi Bontang Post
31 Agustus 2026, 08:47
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Pupuk Kaltim menggelar GEMA SEHAT dan memberikan edukasi pencegahan diabetes sejak dini kepada 150 pelajar SMA sederajat di Kota Bontang.

Pupuk Kaltim menggelar GEMA SEHAT dan memberikan edukasi pencegahan diabetes sejak dini kepada 150 pelajar SMA sederajat di Kota Bontang.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Tingkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya kesehatan sejak usia dini, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggagas Gerakan Edukasi dan Motivasi Sehat (GEMA SEHAT) bertajuk “Cegah Diabetes Sejak Dini, Wujudkan Generasi Muda yang Sehat”, yang diikuti 150 siswa-siswi tingkat SMA sederajat di Kota Bontang.

Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali edukasi terkait diabetes melitus, faktor risiko penyakit, serta pentingnya menerapkan gaya hidup sehat. Selain seminar, peserta juga mendapat fasilitas pemeriksaan gula darah secara gratis, sebagai upaya mendorong deteksi dini terhadap potensi diabetes.

VP TJSL Pupuk Kaltim, Rezha Abdillah, mengatakan GEMA SEHAT merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus hadir mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat, sebagai bagian dari pembangunan sumberdaya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Kegiatan sengaja menyasar generasi muda, agar memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini sebelum muncul gangguan yang lebih serius. Keseringan konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, ditambah kebiasaan yang semakin banyak dilakukan secara sedentari, perlu perhatian bersama perlu mendapat perhatian dan ditindaklanjuti dengan lebih maksimal.

“Melalui GEMA SEHAT, kami ingin memberi pemahaman bahwa kesehatan harus dijaga sejak dini. Diabetes bukan hanya persoalan yang terjadi saat dewasa, tapi faktor risikonya dapat terbentuk dari kebiasaan serta pola hidup di usia muda,” ujar Rezha, Kamis (20/8/2026).

Baca Juga:  Tekan Biaya Produksi, Pupuk Kaltim Latih Pembudidaya Bontang Buat Pakan Ikan Mandiri

Untuk itu, Pupuk Kaltim mendorong para siswa tidak hanya memahami materi yang disampaikan, tapi juga mulai melakukan perubahan sederhana dalam aktivitas sehari-hari. Di antaranya membatasi konsumsi gula, memperhatikan pola makan, memperbanyak aktivitas fisik, berolahraga secara rutin, hingga menjaga waktu istirahat.

“Harapan kami, para siswa dapat membawa pengetahuan ke lingkungan masing-masing, kemudian mengajak teman, keluarga hingga masyarakat untuk bersama membangun kebiasaan hidup sehat,” lanjut Rezha.

Dijelaskan Rezha, program ini juga wujud dukungan perusahaan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya mendorong peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat. Di mana pendidikan mengenai kesehatan merupakan bagian tidak terpisahkan dari pembangunan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

“Generasi muda adalah aset masa depan Kota Bontang. Untuk itu, kami ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat dan produktif. Salah satu caranya, memastikan mereka memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjaga kesehatan sejak dini,” terang Rezha.

Pupuk Kaltim pun berharap kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga kesehatan terus tumbuh. Tidak hanya memahami diabetes dan faktor risikonya, tapi juga mampu menerapkan pola hidup sehat, serta berperan aktif sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.

Baca Juga:  Rangkaian Bulan K3, Pupuk Kaltim Gelar Sosialisasi HIV/AIDS dan IMS Kepada Masyarakat Buffer Zone

“Langkah ini akan terus kami perluas, sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan generasi muda akan diabetes melitus serta faktor risiko yang dapat memicunya,” tambah Rezha.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bontang, dr. Toetoek Pribadi Ekowati, mengapresiasi Pupuk Kaltim yang terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. Menurutnya, GEMA SEHAT sangat relevan dengan perkembangan penyakit saat ini, khususnya diabetes melitus atau yang dikenal masyarakat sebagai kencing manis.

Sasaran kegiatan bagi para pelajar juga dinilai sebagai langkah tepat, karena diabetes yang sebelumnya identik dengan orang dewasa atau lanjut usia, kini juga didapati pada kelompok usia muda, bahkan anak-anak. Kondisi itu dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti gangguan sistem imun, pola hidup tidak sehat, konsumsi gula berlebih, hingga kurangnya aktivitas fisik.

“Diabetes melitus kerap disebut sebagai ibu dari segala penyakit, karena dapat memicu munculnya gangguan kesehatan lain. Makanya ini harus diwaspadai bersama, termasuk bagi generasi muda sejak dini,” ungkap Toetoek.

Baca Juga:  Dukung Ketahanan Pangan, Pupuk Kaltim Tingkatkan Produktivitas Petani

Toetoek melanjutkan, berdasarkan pengalamannya selama bertugas di RSUD Taman Husada Bontang, layanan hemodialisis yang dibuka sejak 2012 terus mengalami peningkatan kebutuhan. Pada 2014 tercatat sekitar 60 pasien reguler, namun kini pelayanan terus berkembang dengan dua shift dalam 24 jam.

Kondisi itu menunjukkan bahwa penyakit kronis tidak muncul secara tiba-tiba, tapi berawal dari kebiasaan yang dilakukan sejak muda. Untuk itu, Toetoek mengajak para pelajar untuk mulai membangun pola hidup sehat, serta menjadikan pengetahuan yang diperoleh melalui GEMA SEHAT sebagai bekal untuk menjaga kesehatan diri.

Pupuk Kaltim menggelar GEMA SEHAT dan memberikan edukasi pencegahan diabetes sejak dini kepada 150 pelajar SMA sederajat di Bontang.

“Kalau berbicara diabetes melitus, maka gaya hidup yang salah seperti konsumsi gula berlebih, dan kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor yang harus kita cegah,” kata Toetoek.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan kesehatan. Toetoek menyebut pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga dukungan perusahaan, masyarakat, dunia pendidikan, dan sektor kesehatan menjadi kekuatan penting dalam memperkuat upaya promotif dan preventif.

“Yang menentukan masa depan adalah kita bersama. Lewat kolaborasi yang intens, insyaallah kita bisa mewujudkan generasi yang lebih sehat di Kota Bontang,” pungkas Toetoek.(*)

Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kabut Asap Pekat Selimuti Kubar, Sekolah Terapkan Belajar dari Rumah

Next Post

Dukung Penanganan Karhutla di Bontang, Pupuk Kaltim Buka Akses Air bagi Armada Pemadam

Related Posts

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03
Delapan Tim Berebut Tiket Semifinal PKT Cup 2026, Ini Jadwalnya
Pupuk Kaltim

Delapan Tim Berebut Tiket Semifinal PKT Cup 2026, Ini Jadwalnya

8 Oktober 2026, 12:09

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.