• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Kembangkan Sektor Ekraf, Pupuk Kaltim Sasar Peluang Batik Eco Print bagi Mitra Binaan

by Redaksi Bontang Post
30 September 2024, 14:25
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Pupuk Kaltim bekali 30 UMKM Binaan di Kota Bontang keterampilan batik Eco Print

Pupuk Kaltim bekali 30 UMKM Binaan di Kota Bontang keterampilan batik Eco Print

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Kembangkan peluang usaha dengan memaksimalkan potensi secara kreatif, Pupuk Kaltim bekali 30 UMKM Binaan di Kota Bontang keterampilan batik Eco Print, sebagai bentuk nilai tambah dan perluasan sektor usaha binaan dengan lebih inovatif. Pelatihan menggandeng Rizky Batik, yang merupakan pelaku usaha batik lokal Bontang dan berpengalaman di bidang eco print.

VP TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi, mengungkapkan pelatihan ini sebagai peluang bagi UMKM binaan dalam menciptakan produk ramah lingkungan dengan nilai seni tinggi, mengingat eco print sebagai teknik pembuatan batik inovatif, dapat memberikan kesempatan pelaku usaha menciptakan produk yang unik dan menarik bagi konsumen. Apalagi batik jenis ini belum banyak disasar pelaku usaha di Kota Bontang, sehingga peluang pengembangannya pun masih terbilang besar.

“Batik jenis ini memiliki keunikan tersendiri, dan pasarnya tidak hanya lokal tapi juga menjangkau secara nasional dan internasional. Ini sasaran yang kami dorong bisa terealisasi dengan baik,” ucap Sugeng, Kamis (26/9/2024).

Lebih lanjut dijelaskan Sugeng, kreativitas dan inovasi menjadi aspek vital dalam pemberdayaan UMKM di tengah persaingan global. Hal ini pun menjadi perhatian Pupuk Kaltim dengan terus meningkatkan kapasitas pembinaan, agar UMKM Bontang mampu memaksimalkan potensi untuk mendorong daya saing. Salah satunya di sektor batik, sebagai produk ekonomi kreatif yang memiliki nilai tinggi dan pasar yang terbilang sangat besar di Indonesia.

Baca Juga:  Tingkatkan Efektivitas Kinerja dan Implementasi Industri 4.0, Pupuk Kaltim Bangun Command Center BOD

Di mana batik eco print menggunakan bahan alami seperti daun, bunga dan ranting yang dimanfaatkan sebagai cetakan atau motif pada kain, sehingga produk ini tidak hanya menjadikan batik lebih unik dan eksklusif, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan sumber daya berkelanjutan. Langkah ini pun sejalan dengan semangat sustainability yang menjadi fokus Pupuk Kaltim, agar perkembangan ekonomi harus selaras dengan pelestarian lingkungan.

“Terlebih Bontang memiliki potensi besar menjadi pusat produksi batik eco print, melalui pemanfaatan bahan yang mudah diperoleh dari alam sekitar,” lanjut Sugeng.

Melalui pemanfaatan bahan dari alam sekitar, pelaku usaha ditarget mampu menciptakan berbagai motif yang tidak hanya indah, tetapi juga mencerminkan kekayaan lokal dan keunikan alam Bontang. Maka dari itu, penguatan kapasitas melalui pengetahuan dan keterampilan teknis dilakukan bagi pelaku usaha, agar ke depan bisa menciptakan produk eco print yang berkualitas dan bernilai jual tinggi.

“Pelatihan ini juga menekankan bagaimana kita memanfaatkan potensi lokal secara optimal, sehingga produk yang dihasilkan benar-benar mencerminkan identitas budaya dan kekayaan alam yang khas dari Kota Bontang,” terang Sugeng.

Dirinya pun berharap para peserta bisa mengimplementasikan seluruh ilmu yang didapat selama tiga hari pelatihan, melalui pembuatan batik dengan berbagai motif unik sesuai kreativitas masing-masing. Mengingat daya kreatif merupakan salah satu kunci penting dalam perkembangan industri ekonomi kreatif, sehingga pelatihan ini menjadi titik awal bagi pelaku batik lokal dalam berinovasi, serta mengembangkan produk yang memiliki daya saing di pasaran.

Baca Juga:  Gagas Kawasan Inklusi Ramah Disabilitas, Pupuk Kaltim Raih Penghargaan AREA 2020
Pupuk Kaltim bekali 30 UMKM Binaan di Kota Bontang keterampilan batik Eco Print

“Penguatan kapasitas UMKM seperti ini akan terus disasar Pupuk Kaltim untuk memaksimalkan peuang bagi pelaku usaha agar semakin tumbuh dan berkembang,” tambah Sugeng.

Salah satu peserta pelatihan Rahmiati Rais, mengaku bersyukur dengan adanya pelatihan ini untuk meningkatkan kapasitas diri guna membuka peluang usaha mandiri. Dirinya menyebut pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan dan keterampilan, tapi juga membuka wawasan baru terkait potensi sekitar, terutama dalam pemanfaatan bahan alami untuk menghasilkan karya bernilai ekonomi.

“Awalnya sangat asing dengan teknik eco print, tapi selama pelatihan kami menjadi paham kalau bahannya alami. Ini jadi bekal sangat berharga untuk peluang usaha kedepan,” ucap dia.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang Rafidah, menyambut positif gagasan pengembangan potensi batik lokal melalui teknik eco print, dan menilai hal ini bisa menjadi peluang bagi pelaku usaha dalam menghasilkan produk batik yang lebih inovatif. Melalui pendampingan dan pelatihan yang diberikan, dirinya berharap pelaku usaha kecil di Kota Bontang dapat semakin kreatif dalam menciptakan produk baru yang bernilai ekonomi tinggi, pun dengan target pasar yang terbilang jelas.

Baca Juga:  Perubahan Iklim Pacu Peningkatan Suhu, Dunia Usaha Dituntut Percepat Pengendalian Emisi Gas

“Peluang ini kami harap bisa digarap maksimal pelaku usaha, sehingga pengembangan batik lokal pun semakin variatif dengan keunikan masing-masing,” kata Rafidah.

Dirinya menilai langkah ini sejalan dengan upaya Pemkot Bontang dalam pengembangan ekonomi kreatif untuk mendorong kemandirian masyarakat, sekaligus mendukung sektor pariwisata yang saat ini terus digencarkan Pemerintah sebagai keunggulan daerah. Terlebih dengan ditetapkannya IKN, maka Bontang pun menyasar berbagai upaya strategis untuk meningkatkan daya saing, salah satunya penguatan kapasitas UMKM untuk memaksimalkan peluang yang ada.

Pengembangan batik eco print dinilai bisa menjadi jalan menuju hal tersebut, mengingat konsep eco-friendly saat ini semakin penting, terutama dalam industri kreatif yang melibatkan proses produksi dengan bahan baku alami. Dengan demikian, pelaku UMKM tidak hanya berkreasi menghasilkan produk unik dan berkualitas, namun juga berkontribusi terhadap pelestarian kearifan lokal melalui sektor usaha yang lebih ramah lingkungan.

“Pemkot Bontang sangat berkomitmen mengembangkan ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui pelatihan dan pemberdayaan seperti Pupuk Kaltim, kami optimis sektor ini akan semakin tumbuh dan berkontribusi besar bagi pembangunan Bontang ke depan,” tutup Rafidah. (*)

Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sinergi Bersama Insan Pers, Pupuk Kaltim Raih Media Relation Awards 2024

Next Post

Ke Nusantara Hanya 50 Menit, Tol IKN Sisi Balikpapan Tuntas Desember 2024

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.