• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Dukung Germas Kota Bontang, Ajak Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat  

by BontangPost
8 Mei 2017, 18:12
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
DUKUNG: Wali Kota Bontang menandatangani MoU dan Deklarasi Germas Kota Bontang bersama perwakilan lintas sektor lainnya.()FAHMI FAJRI/BONTANG POST_

DUKUNG: Wali Kota Bontang menandatangani MoU dan Deklarasi Germas Kota Bontang bersama perwakilan lintas sektor lainnya.()FAHMI FAJRI/BONTANG POST_

Share on FacebookShare on Twitter

 

BONTANG – Pemkot Bontang mendukung Instruksi Presiden (Inpres) Nomor I Tahun 2017 terkait Peluncuran Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) tingkat Kota Bontang, Minggu (7/5) kemarin di Stadion Bessai Berinta. Meski diguyur hujan, tak menyurutkan antusias masyarakat untuk berperilaku hidup sehat.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni hadir langsung bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Ketua DPRD, Plt Sekretaris Daerah, Asisten II, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) diantanya Dandim 0908/Btg, Kapolres, Denarhanud Rudal 002, hingga perwakilan Camat dan Lurah Kota Bontang.

Pada kesempatan itu,Wali Kota Bontang beserta lintas sektor dari perwakilan perusahaan serta pelaku dunia usaha menandatangani MoU Germas, dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi Germas Kota Bontang oleh semua peserta yang hadir.

Dalam sambutannya, Neni mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan-Keluarga Berencana (Diskes-KB) beserta jajarannya sehingga Peluncuran Germas di Kota Bontang dapat terselenggara di tengah minimnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Serta dukungan para sponsor baik moril dan materil sehingga acara ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Baca Juga:  Terbentur Data Mutasi, Gaji PNS Telat

Neni menyampaikan tiga pesan yang disampaikan Presiden melalui Germas, yakni pertama, olahraga teratur setiap hari minimal 30 menit. Kedua, perbanyak makan buah dan sayuran. Ketiga, cek kesehatan minimal 6 bulan sekali.

“Ini menjadi tugas dinas terkait, Diskes-KB, Puskesmas, Camat dan Lurah untuk menyampaikan pesan ini kepada masyarakat. Karena tugas kita memberikan edukasi kepada masyarakat dalam hal pencegahan. Cek kesehatan tidak usah full, minimal pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan pemeriksaan penyakit tidak menular lainnya,” ajaknya.

Ia pun berpesan kepada masyarakat untuk menggalakkan cuci tangan sebelum makan. Tidak hanya itu, himbauan kepada para ibu yang baru melahirkan untuk memberikan air susu ibu (ASI) esklusif minimal 6 bulan hingga 2 tahun kepada buah hatinya.

Baca Juga:  Rasio Elektrifikasi Bontang 100 Persen

“Itu merupakan gerakan positif yang mulai terlupakan oleh masyarakat. Bahkan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Hari Tuberkulosis (TBC). Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) bagian atas di Kota Bontang cenderung meningkat, oleh karena itu bagi para ibu yang memiliki anak kecil untuk tidak menciumnya. Gunakan masker agar tidak menularkan penyakit TBC tersebut,” himbaunya.

Neni optimistis, Germas ini akan terus berkobar di dalam kehidupan setiap masyarakat. Lakukan Germas karena sehat itu tidak mahal, jika kita mengikuti pola hidup sehat seperti yang dinstruksikan oleh Presiden.

Sementara itu, Kepala Didkes-KB, Indriati As’ad mengungkapkan bahwa tantangan masyarakat Indonesia saat ini adalah menyelesaikan pergeseran pola penyakit menular ke penyakit tidak menular (hipertensi, stroke, jantung, ginjal, kanker, gangguan jiwa dan lainnya). Adanya perubahan pola hidup atau perilaku masyarakat yang tidak sehat menjadi pemicunya.

“Ini tidak bisa hanya mengandalkan kesehatan saja, tetapi peran serta seluruh elemen masyarakat agar kembali menggerakkan perilaku hidup sehat. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” jelasnya.

Menurutnya, merubah perilaku hidup sehat juga tak lepas dari peran pemerintah baik tingkat pusat maupun daerah. Misalnya dengan menyiapkan sarana dan prasarana guna mendukung serta memantau sekaligus mengevaluasi pelaksanaannya.

“Diharapkan seluruh peserta yang hadir, diantaranya berbagai elemen masyarakat yang berasal dari perusahaan, perbankan, rumah sakit, organisasi masyarakat, organisasi profesi, puskesmas, klinik swasta, praktik swasta, bahkan pelajar tingkat SD, SMP hingga SMA, dapat mengubah pola hidupnya ke arah yang lebih baik,” tutupnya. (ra)

Tags: kesehatanpemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemkot Dukung Kemajuan Masyarakat Bontang 

Next Post

Wawali Ikut Jumat Bersih di Lembah Ujung

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.