• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Dukung Program Taman Asuh Sayang Anak, Pupuk Kaltim Berkolaborasi dengan DPA3AKB Bekali Pengasuh TPA

by BontangPost
30 November 2025, 20:51
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 6 mins read
0
Pelatihan pengasuh TPA Kuncup Melati digelar untuk memperkuat pola asuh positif dan mendukung program TAMASYA di Kota Bontang.

Pelatihan pengasuh TPA Kuncup Melati digelar untuk memperkuat pola asuh positif dan mendukung program TAMASYA di Kota Bontang.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Para tenaga pengasuh TPA Kuncup Melati PIKA Pupuk Kaltim mendapat pengetahuan tambahan. Mereka diberi pembekalan yang difasiltasi oleh PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim).

Hal itu merupakan komitmen Pupuk Kaltim terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pengasuhan anak di Bontang. Selain itu juga mendukung program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Pembekalan itu dilakukan melalui pelatihan bertajuk “Pengasuhan Positif untuk Generasi Hebat, Membangun Lingkungan Asuh yang Aman, Hangat dan Berdaya”.

Hal tersebut menjadi kesinambungan upaya perusahaan memperkuat kapasitas pendidik TPA dalam menerapkan pola asuh positif, serta membentuk lingkungan belajar yang aman bagi anak sejak dini.

“Melalui pelatihan ini, tenaga pengasuh TPA Kuncup Melati dapat memperkuat kapasitas diri guna mewujudkan generasi bangsa yang cerdas, berkarakter dan berdaya saing di Kota Bontang,” ujar Pgs VP TJSL Pupuk Kaltim, Lendl Wibisana, Rabu (18/11/2025).

Dijelaskan Lendl, pendidikan usia dini merupakan fondasi penting bagi tumbuh kembang anak. Pada tahap inilah nilai dasar kehidupan mulai dibentuk, seperti rasa percaya diri, empati hingga disiplin. Maka pola pengasuhan yang tepat sejak dini menjadi sangat penting, guna memastikan anak tumbuh dalam suasana positif dan penuh cinta.

Baca Juga:  Pupuk Kaltim Kembali Salurkan Beasiswa PKTPP Rp2,8 Miliar bagi Warga Bontang

Melalui metode pembelajaran positif, anak diharap mampu mengenali emosi, belajar sosialisasi serta menumbuhkan rasa percaya diri agar merasa aman dan diterima. Esensi inilah yang menjadi fokus program TAMASYA, dengan menempatkan anak sebagai individu yang memiliki hak, potensi serta kebutuhan emosional yang perlu dihargai.

“Pupuk Kaltim ingin sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga rumah kedua yang menyenangkan bagi anak. Disinilah perlu komunikasi yang empatik, lingkungan belajar yang aman dan hangat, serta penghargaan terhadap proses tumbuh kembang anak,” lanjut Lendl.

Pelatihan ini pun menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua, guru dan lingkungan sekitar dalam membangun pola asuh yang sehat bagi anak.

Mengingat pendidikan anak usia dini tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga kerja sama seluruh elemen yang peduli terhadap tumbuh kembang generasi. Dan melalui dukungan terhadap program TAMASYA, Pupuk Kaltim menegaskan bahwa pembangunan manusia adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

“Untuk itu, dukungan terhadap peningkatan kompetensi pengasuh TPA menjadi salah satu fokus Pupuk Kaltim, agar para pendidik mampu menciptakan suasana belajar yang aman, hangat dan menyenangkan,” tambah Lendl.

Baca Juga:  Usung Semangat Kartini, Srikandi Pupuk Kaltim Dorong Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045
Pelatihan pengasuh TPA Kuncup Melati digelar untuk memperkuat pola asuh positif dan mendukung program TAMASYA di Kota Bontang.

Ketua Umum PIKA Pupuk Kaltim, Rina Meitia Nizar, menyambut antusias program TAMASYA sebagai model pembelajaran bagi tenaga pendidik TPA Kuncup Melati.

Pelatihan ini pun diharap makin memperkaya pendekatan dalam mendidik anak, dengan metode yang lebih empatik dan memberdayakan.

“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan Pupuk Kaltim terhadap peningkatan kapasitas tenaga pendidik Kuncup Melati. Mengingat pengasuhan anak bukan bicara teori, tetapi praktik yang harus dijalankan dengan kesabaran, konsistensi dan kasih sayang,” ucap Rina.

Dirinya menyebut, pelatihan ini juga langkah penting pihaknya untuk memperkuat sinergi terhadap penguatan pendidikan anak usia dini di Kota Bontang. Sehingga lingkungan pendidikan usia diniyang ramah anak dapat terus tercipta dan tumbuh secara berkelanjutan.

“Kami ingin TPA Kuncup Melati tidak hanya dikenal karena kualitas pendidikan saja, tapi juga kehangatan dan perhatian yang diberikan bagi setiap anak. Mereka harus merasa aman, diterima dan dicintai. Itulah inti pengasuhan positif yang akan terus kami tanamkan,” terang Rina.

Baca Juga:  Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan

Mewakili Pemkot Bontang, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Eddy Forestwanto, turut mengapresiasi dukungan Pupuk Kaltim terhadap program TAMASYA dalam mendukung penguatan kapasitas pendidik dan pengasuhan anak di Kota Bontang.

Menurut dia, kegiatan ini memiliki manfaat jangka panjang dalam membentuk masyarakat yang lebih peduli terhadap tumbuh kembang anak secara inklusif.

“Gagasan ini sejalan dengan upaya Pemkot Bontang dalam mewujudkan lingkungan ramah anak, sehingga mereka mampu mengembangkan potensi yang dimiliki,” kata Eddy.

Dirinya pun berharap kolaborasi ini terus diperkuat dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.

Terlebih di tengah tantangan digitalisasi yang semakin kompleks, guru dan orang tua harus beradaptasi melalui pendekatan pengasuhan secara bijak, agar anak tumbuh dengan karakter yang kuat dan tidak kehilangan nilai moral.

“Inisiatif seperti inilah yang kita butuh, karena Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri mewujudkan lingkungan ramah anak dengan pola asuh yang sehat di Kota Bontang,” pungkas Eddy Forestwanto. (*)

Tags: pupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Suami di Samarinda Ngamuk Usai Pergoki Istri Tanpa Busana Bersama Pria Lain

Next Post

Dampak Banjir Padang, Kerugian Infrastruktur Capai Ratusan Miliar, Jembatan Kritis

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.