• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Hoaks atau Tidak?

E-Tilang di Surabaya, Hoax-nya ke Mana-Mana

by BontangPost
4 Oktober 2017, 11:48
in Hoaks atau Tidak?
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

KOTA Surabaya sedang melakukan uji coba program e-tilang dengan memanfaatkan teknologi closed circuit television (CCTV). Di media sosial, program itu malah dijadikan bahan hoax dan sudah menyebar ke berbagai daerah.

Contohnya hoax tentang e-tilang yang menyebar di Bandung. Isi pesannya, ”Untuk pengguna kendaraan yang melintas di jalanan Kota Bandung: Besok ini uji coba tilang e-CCTV. Simpang BIP, simpang Dago, simpang McD, simpang BNI, sampai ke alun-alun berhentilah di belakang garis.”

Isi pesannya sih ”bagus”. Pengendara diminta berhati-hati menjaga kecepatan ketika traffic light sudah menyala kuning. Sebab, zoom kamera cctv akan langsung bekerja memantau pelanggaran ketika lampu kuning menyala.

Menurut isi pesan itu, tujuan pemasangan CCTV ialah menangkap secara detail visual para pelanggar lalu lintas (lalin). Lalu, akan dilakukan tilang secara elektronik. Surat tilang akan dikirim ke alamat rumah sesuai dengan nomor polisi (nopol). Bahkan, CCTV tersebut dapat menangkap gambar wajah dan nopol secara jelas. Menurut pembuat hoax, program itu merupakan kerja sama antara Pemkot Bandung, satlantas, kejaksaan negeri, pengadilan negeri, dan dinas perhubungan kota.

Baca Juga:  Blog Ustad Somad Palsu Sebar Isu PKI

Traffic Management Centre (TMC) Polrestabes Bandung melalui akun Twitter-nya langsung membantah kabar tersebut. CCTV di sejumlah persimpangan di Bandung hingga saat ini masih sebatas digunakan untuk melakukan pemantauan. Belum sampai untuk e-tilang.

Dirlantas Polda Jabar Kombespol Tomex Korniawan menjelaskan, penerapan CCTV untuk menindak para pelanggar saat ini masih bersifat imbauan. Yakni, petugas yang memantau pelanggaran lewat CCTV akan memperingatkan pelanggar lalin lewat pengeras suara di persimpangan.

Saat ini, kata Tomex, masih disiapkan perangkat CCTV untuk mendukung perekaman pelanggaran di sejumlah persimpangan. ”Satu perempatan saja membutuhkan delapan kamera yang terkoneksi,” ujarnya.

Selain di Bandung, kabar palsu yang sama ternyata menyebar ke sejumlah kota. Misalnya Malang, Sidoarjo, Depok, Banda Aceh, Bekasi, Bogor, dan Ponorogo. Sejumlah pejabat terkait di kota-kota itu sudah membantah kabar bohong tersebut. Mereka menyatakan, belum ada penerapan e-tilang seperti yang sudah diujicobakan di Surabaya.

Baca Juga:  Kecele Video Kekerasan Pelajar di Malaysia

”Pada 2018 kami mengarah ke situ (e-tilang) seperti di Surabaya. Kini kami siapkan penambahan titik pemasangan CCTV di persimpangan,” kata Kepala Seksi Dalops Dishub Kabupaten Sidoarjo Fery Prasetyo kemarin.

E-tilang di Surabaya merupakan program bersama Polrestabes, Kejaksaan Negeri, dan Pemkot Surabaya. Kebijakan itu diterapkan untuk menekan angka kecelakaan yang memang kebanyakan bermula dari pelanggaran lalin.

Program tersebut memungkinkan petugas melacak nopol kendaraan yang melanggar lalin lewat rekaman CCTV. Berbekal rekaman dan pengecekan identitas melalui nopol, petugas akan mendatangi rumah si pelanggar lalin. Lalu melakukan penilangan di tempat.

Polisi memastikan bahwa rekaman yang akan diambil dari CCTV hanyalah zoom dari nopol kendaraan. Bukan wajah si pengendara seperti dalam informasi hoax yang sudah tersebar ke mana-mana. (gun/eko/edi/c9/fat)

Baca Juga:  HOAX!!! Urusan Nabrak Tiang Beralih ke Jual Aset

FAKTA:

Belum ada program e-tilang di sejumlah daerah seperti yang sudah diujicobakan di Surabaya.

Tags: Hoax Atau Tidak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Terkait Status Tersangka Bakal Cagub, Jika Belum Inkrah, Boleh Daftar

Next Post

Poskamling RT 22 Terbaik se-Bontang Selatan 

Related Posts

Dikira Bukan Istri Sandi
Hoaks atau Tidak?

Dikira Bukan Istri Sandi

19 Oktober 2018, 13:30
Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais
Hoaks atau Tidak?

Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais

18 Oktober 2018, 11:49
Heboh Paket Gelap di Jogja
Hoaks atau Tidak?

Heboh Paket Gelap di Jogja

16 Oktober 2018, 11:49
Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos
Breaking News

Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos

13 Oktober 2018, 11:05
Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila
Hoaks atau Tidak?

Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila

6 Oktober 2018, 11:49
Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap
Hoaks atau Tidak?

Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap

3 Oktober 2018, 11:49

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.