• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Epilepsi Kumat, Nelayan Hilang di Laut

by M Zulfikar Akbar
7 Juni 2018, 06:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
PENCARIAN: Tim gabungan saat melakukan pencarian korban tenggelam di laut Loktuan berdekatan dengan laut Kutim. (IST)

PENCARIAN: Tim gabungan saat melakukan pencarian korban tenggelam di laut Loktuan berdekatan dengan laut Kutim. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Gara-gara epilepsi kambuh, Seorang nelayan Kapal Bagang Putra Raja bernama Abdul Rahman (36) warga RT 05 Kelurahan Loktuan, terjatuh dari atas kapal yang ditumpangi Rabu (6/6) subuh. Bahkan hingga sore kemarin, mayat pria yang karib disapa Bade ini belum ditemukan. Bade diinformasikan terjatuh dari bagang di perairan Selambai, dengan titik koordinat PD PSS º9’41.8104” E 117º32’10.572”.

Menurut paman korban yang juga bernama Abdul Rahman (63), Bade tidak memiliki pekerjaan tetap. Terkadang dia berlayar mencari ikan, kadang juga kerja sebagai kuli. Siceritakan sang paman, Selasa (5/6) lalu sekira pukul 17.00 Wita, Bade pergi melaut bersama ABK Bagang Putra Raja lainnya yang terdiri dari kurang lebih 10 orang. “Tiba-tiba subuh tadi (kemarin, Red.) sekira pukul 04.00 Wita setelah sahur dapat kabar kalau Bade hilang,” jelas Abdul Rahman saat ditemui di wilayah Selambai, Rabu (6/6) kemarin.

Baca Juga:  Empat Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengenaskan

Kabar tersebut pun dia dapatkan dari kakak korban kalau adiknya jatuh ke laut dan hilang. Abdul sendiri mengaku tidak memiliki firasat apapun sebelum hilangnya Bade di laut. Hanya saja, Abdul mengakui bahwa Bade telah lama mengidap penyakit epilepsi. “Sudah lama ada penyakit ayan Bade itu, kalau kambuh mulutnya sampai mengeluarkan busa,” ujarnya.

Namun demikian, sebelum Bade berangkat ada hal yang tidak biasa dilakukan. “Saya melihat sebelum melaut Bade sempat duduk di kursi dan seperti sedang membaca doa, padahal biasanya tidak seperti itu,” ungkapnya.

Sementara itu, informasi yang dihimpun dari Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan-Kaltimra, Gusti Anwar Mulyadi melalui Kasie Operasi dan Siaga, Oktavianto membenarkan pihaknya telah mendapat laporan orang hilang di laut Selambai.

Baca Juga:  Pencarian Korban Kapal Tenggelam Dilanjutkan, Susuri Arus hingga ke Perairan Kutim

Dijelaskannya, Selasa sore korban berangkat dari laut Selambai menuju dekat Pos Teluk Pandan. Sekira pukul 04.00 Wita korban jatuh dari kapal. Pihak keluarga dan masyarakat sekitar sudah melakukan pencarian namun belum ditemukan. “Sedangkan ciri-ciri kapal memiliki lampu bagang yang masih menyala dan lambung kapal warna abu-abu,” ujarnya.

Kata dia, korban dilaporkan terjatuh dari Bagang di sekitar wilayah Loktuan-Selambai, saat akan menindahkan Bagang dengan perahu motor bersama rekan-rekan korban. Saat proses penarikan bagang tersebut korban terjatuh dari bagang yang sedang ditarik. “Awalnya, sempat dilaksanakan upaya peryelamatan namun korban sudah tidak dapat ditemukan dan akhirnya laporan di terima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan untuk kemudian diteruskan ke Pos SAR Kutim guna tindak lanjut pelaksanaan Operasi SAR,” bebernya.

Baca Juga:  Diduga Kejang Saat Menyelam, Warga Tihi-Tihi Meninggal Dunia

Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktuan Bripka Ahmad Bajuri mengatakan, sejak pukul 08.00 Wita Rabu pagi, para keluarga dan masyarakat Selambai ikut bersama tim gabungan untuk melakukan pencarian jasad korban. “Kami masih menunggu info, namun sampai saat ini belum ada info ter-update,” ujarnya.

Diketahui, pencarian dilakukan oleh Pos Pencarian dan Pertolongan Kutai Timur (Kutim), Polair Polres Bontang, Koramil Bontang, BPBD Bontang, TNI AL Bontang, PMI Bontang serta keluarga korban. (mga)

Tags: nelayan tenggelam
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemkot Tutup Safari Ramadan di Masjid Al Hikmah

Next Post

Kesasar ke Masjid di San Antonio

Related Posts

Pencarian Korban Kapal Tenggelam Dilanjutkan, Susuri Arus hingga ke Perairan Kutim
Bontang

Pencarian Korban Kapal Tenggelam Dilanjutkan, Susuri Arus hingga ke Perairan Kutim

23 Desember 2024, 10:17
Cerita Nelayan Bontang yang Selamat dari Kapal Tenggelam: Mengapung 9 Jam, Peluk Jenazah Teman
Bontang

Cerita Nelayan Bontang yang Selamat dari Kapal Tenggelam: Mengapung 9 Jam, Peluk Jenazah Teman

22 Desember 2024, 12:47
Nelayan Bontang Ditemukan Mengapung di Perairan Kutim, Satu Meninggal
Bontang

Nelayan Bontang Ditemukan Mengapung di Perairan Kutim, Satu Meninggal

22 Desember 2024, 11:03
Nelayan Ditemukan Selamat, Bertahan di Laut Pakai Jeriken
Kaltim

Nelayan Ditemukan Selamat, Bertahan di Laut Pakai Jeriken

13 Desember 2021, 14:49
Sebelum Ditemukan Meninggal, Nelayan Bontang Lestari Sempat Hubungi Keluarga
Bontang

Sebelum Ditemukan Meninggal, Nelayan Bontang Lestari Sempat Hubungi Keluarga

10 April 2021, 16:06
Asyik Mandi, Bocah SD “Ditelan” Sungai 
Bontang

Diduga Kejang Saat Menyelam, Warga Tihi-Tihi Meninggal Dunia

12 Maret 2020, 15:52

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.