bontangpost.id – Festival budaya khas Kutai, Erau Pelas Benua Guntung kembali digelar, Senin (14/11/2022).
Ketua Lembaga Adat Kutai Darmawi mengatakan Erau tahun ini berlangsung meriah pasca pandemi Covid-19 yang sempat menghambat agenda rutin yang digelar saban tahun itu.
“Kalau tahun kemarin itu hanya ritual intinya saja. yang melibatkan pengurus adat saja. Sementara ritual lainnya tidak dilakukan,” ujarnya.
Rencananya, festival yang turut mengundang Sultan Kutai Kartanegara itu bakal digelar selama sepekan.
Acara diawali dengan tradisi Bapelas. Yakni mengelilingi Guntung dengan tujuan untuk membersihkan dan memohon perlindungan agar Bontang terhindar dari segala musibah.
“Festival akan berakhir pada 19 November nanti. Dan di akhir acara nanti kami akan menghadirkan ritual siram-siraman. Atau kerap kami sebut sebagai ritual belimbur,” sambungnya.
Dengan tema “ndik ku pucahkan budaya etam tenggelam sampai wayah ini” yang artinya tidak kubiarkan budaya kami tenggelam sampai saat ini, Darmawi bilang pihaknya bakal menghadirkan berbagai ritual lain. Seperti Tari Dewa-Dewa, Beluluh Sultan, Tepong Tawar dan Naik Ayun.
Tak hanya itu, lomba olahraga tradisional turut disuguhkan. Seperti, sumpit, belogo, gasing, dan panahan. Tujuannya sebagai ajang promosi wisata daerah kepada masyarakat luar Bontang.
“Kearifan lokal dilestarikan sekaligus sebagai salah satu objek wisata budaya dan olahraga tradisional yang harus dijaga dengan baik. Kami berharap generasi yang akan datang bisa turut merasakan,” tandasnya. (*)





