• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Evi Tersenggol dari Lida, Masih Punya Satu Kesempatan di Konser Wild Card

by Fitri Wahyuningsih
10 Juni 2021, 19:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Satu-satunya perwakilan Bontang, Kalimantan Timur, Evi harus tersenggol dari kompetisi Liga Dangdut Indonesia (Lida), Rabu (9/6/2021) malam. Kendati tersingkir dari ajang pencarian bakat tersebut, dara 19 tahun ini masih punya satu asa untuk kembali ke kompetisi; memberikan penampilan terbaik dalam konser wild card.

Kakak kandung Evi, Sunadi menjelaskan, adiknya masih punya kesempatan kembali ke panggung bila ia mampu meyakinkan publik dan juri dalam konser wild card. Sebabnya, selain harus memberikan penampilan terbaik, juga dibutuhkan dukungan publik melalui sms dan vote di aplikasi Shopee.

”Harus imbang antara perolehan suara dan penampilan,” kata Sunadi ketika berbincang dengan bontangpost.id, Kamis (10/6/2021) siang.

Baca Juga:  Evi Butuh Dukungan Publik Kaltim

Konser wild card itu akan digelar bila seluruh kontestan di group 4 telah tampil. Kesempatan itu, sebutnya, hanya diberikan kepada mereka yang tersingkir dari 12 besar kompetisi Lida 2021. Sebabnya, kendati sudah tersingkir, Evi tetap bertahan di asrama. Sembari menunggu konser wild card dihelat.

”Hitungannya ini Evi tersingkir di babak 10 besar,” katanya.

Lebih jauh, sejak tampil di babak 70 besar, hingga tersingkir dalam result show babak 12 besar, secara umum penampilan Evi sangat baik. Bahkan terus menunjukkan progres positif. Baik dari olah vokal, pembawaan, dan penjiwaan lagu. Komentar dewan juri cukup baik. Kualitas Evi tak diragukan. Terbukti, beberapa polling sms Evi berada di deretan bontot, tapi selalu diselamatkan hak veto juri. Yang ditandai dengan pemberian standing ovation (SO).

Baca Juga:  Evi Butuh Dukungan Publik Kaltim

”Tapi lagi-lagi, kualitas saja tidak cukup. Ini juga butuh dukungan SMS,” kata Sunadi yang juga berprofesi sebagai musisi.

Adapun dalam result show semalam, Evi membawakan lagu Madu Merah Itje Trisnawaty. Kala itu ada 3 kontestan tampil. Selain Evi dari Bontang yang juga wakil Kalimantan Timur. Ia juga bersaing dengan dua kontestan lain dari Nusa Tenggara Barat dan Maluku.

Dalam konser terakhir itu, kualitas olah vokal Evi tak dikomentari dewan juri. Tapi ia mendapat catatan soal ekspresi wajah ketika membawakan lagu.

Evi menjadi satu-satunya wakil Kaltim yang mendapat kesempatan ke konser wild card. Sebabnya Sunadi berharap publik dapat mendukung adiknya ketika nanti tampil di wild card. Sebab inilah jalan satu-satunya untuk kembali ke kompetisi Lida 2021.

Baca Juga:  Evi Butuh Dukungan Publik Kaltim

”Kami sangat berharap dukungan masyarakat. Insya Allah, Evi bisa membanggakan Kaltim,” tandasnya. (*)

Tags: eviLIDA
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Agus Haris Sebut Pembangunan SDN 011 Pulau Gusung Jadi Prioritas

Next Post

Masih 19 Tahun, Dua Kali Terjerat Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur

Related Posts

Evi Butuh Dukungan Publik Kaltim
Bontang

Evi Butuh Dukungan Publik Kaltim

11 April 2021, 11:10

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.