• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Gagas Program PKT BISA, Pupuk Kaltim Dorong Ekonomi Sirkular Sektor Pertanian di Magetan

by Redaksi Bontang Post
1 Juli 2024, 16:36
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Pupuk Kaltim dorong ekonomi sirkular sektor pertanian di Magetan

Pupuk Kaltim dorong ekonomi sirkular sektor pertanian di Magetan

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) secara bertahap terus meningkatkan realisasi komitmen dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan, dengan berbagai inisiasi untuk mengurangi dampak pertanian konvensional sekaligus mendorong terciptanya ekonomi sirkular di sektor pertanian.

Salah satu upaya yang dilakukan, dengan kembali menggiatkan pemanfaatan kompos untuk menekan penggunaan pupuk kimia secara berlebih, agar tata kelola lahan yang lebih ramah lingkungan pun bisa diterapkan oleh para petani dalam memaksimalkan potensi komoditas pertanian.

Sasaran inilah yang diusung melalui Program Pertanian Kompos Terpadu untuk Babadan Inovatif dan Sejahtera (PKT BISA), dengan mengintegrasikan kelompok tani, peternakan, perikanan, UMKM dan Koperasi menjadi kelompok besar yang berlokasi di Dusun Babadan Desa Kepuh Rejo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan Jawa Timur.

Gagasan PKT BISA didesain untuk mendorong pemberdayaan masyarakat, dengan menitikberatkan pada pelestarian lingkungan khususnya daya dukung lahan pertanian yang lebih terjaga secara berkelanjutan. Hal ini diukur dari kesinambungan pendampingan untuk mencapai sasaran program, dengan tujuan akhir mewujudkan masyarakat tangguh dan mandiri di berbagai sektor.

Pupuk Kaltim secara bertahap terus meningkatkan realisasi komitmen dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan

“Inisiatif ini sejalan dengan visi Pupuk Kaltim untuk menjadi perusahaan terdepan dan berwawasan lingkungan, karena kami percaya bahwa pertanian kompos terpadu menjadi solusi efektif untuk menghadapi tantangan global terkait keamanan pangan dan keberlanjutan lingkungan,” tutur VP TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi, Jumat (28/6/2024).

Dusun Babadan diketahui memiliki persoalan yang hampir sama dengan petani Indonesia pada umumnya, yakni terkait kesehatan tanah. Hal ini diakibatkan kebiasaan penggunaan pupuk kimia berlebih, yang menyebabkan kualitas dan tingkat kesuburan tanah pertanian setempat yang bertekstur pasir semakin menurun setiap tahun. Padahal lokasi ini memiliki luas lahan pertanian produktif yang mencapai 40 hektare (Ha), dengan komoditas utama kacang tanah, padi dan jagung.

Baca Juga:  Adaptif Terhadap Perubahan, Pupuk Kaltim Raih Dua Penghargaan Human Capital & Performance Award 2021

Dengan kondisi demikian, hasil panen pun tidak bisa dicapai secara maksimal. Bahkan limbah pertanian juga belum termanfaatkan dengan baik, karena sisa panen yang hanya dibakar begitu saja. Hal ini yang mendorong Pupuk Kaltim untuk turun berperan membantu masyarakat Babadan memaksimalkan kembali potensi lahan yang dimiliki melalui gagasan PKT BISA.

“Program ini dikembangkan sesuai prinsip Environment, Social dan Governance (ESG), untuk penciptaan manfaat bersama dengan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tandas Sugeng.

Bersama para karyawan yang tergabung dalam Employee Volunteering Initiation (Evolution), Pupuk Kaltim baru-baru ini pun meningkatkan pendampingan program PKT BISA bagi petani dan pelaku pertanian di Dusun Babadan. Mulai dari anggota Kelompok Tani dan Peternak, Pembudidaya Perikanan, Koperasi Lintas Generasi hingga Kelompok UMKM Babadan yang mencapai 100 orang lebih.

Pada Evolution bertema “Berbagi Pengetahuan untuk Babadan Makmur, Terampil dan Mutakhir (BERTABUR ILMU)” tersebut, Pupuk Kaltim berupaya mendorong masing-masing kelompok saling bersinergi secara berkesinambungan, guna mewujudkan Babadan sebagai lokasi pertama aktivitas ekonomi sirkular bidang pertanian terpadu di Kabupaten Magetan. Gagasan ini tentunya membutuhkan kolaborasi yang kuat antar seluruh unsur terkait, agar percepatan realisasi target mampu tercapai secara optimal.

“Hal inilah yang ditindaklanjuti Pupuk Kaltim dengan menggerakkan para relawan program Evolution dari lintas unit kerja Perusahaan, untuk memberikan pendampingan menyeluruh bagi seluruh unsur yang terlibat pada program PKT BISA di Babadan,” lanjut Sugeng.

Baca Juga:  Ringankan Warga Kurang Mampu, Pupuk Kaltim Bagikan 2.850 Paket Sembako

Inisiatif Evolution kali ini diawali peresmian rumah kompos dan penanaman pohon di jalan utama Babadan, dilanjutkan diskusi terkait packaging kompos dan uji tanah, safety penggunaan mesin dan perawatan alat, konsultasi hukum terkait legalitas kelompok dan pinjam pakai lahan, tata cara pembuatan konten promosi, hingga cerita inspiratif salah satu karyawan Pupuk Kaltim yang memiliki usaha pertanian ‘Bara Farm’.

Dari serangkaian aktivitas tersebut, seluruh anggota kelompok yang terlibat di Dusun Babadan diharap semakin termotivasi menerapkan bekal pengetahuan yang didapat, sehingga potensi agrikutur di wilayah tersebut mampu mendorong terciptanya swasembada pangan secara berkelanjutan, sebagai bentuk nilai tambah dalam mewujudkan ekonomi sirkular bidang pertanian.

“Melalui inisiatif ini, kita tidak hanya mendukung kesejahteraan petani tetapi juga berkontribusi pada perbaikan kualitas lahan maupun tanaman, sebagai wujud dukungan terhadap ketahanan pangan melalui tata kelola pertanian yang lebih ramah lingkungan,” papar Sugeng.

Mewakili Pemerintah Daerah, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Magetan Uswatul Hasanah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif Pupuk Kaltim melalui gagasan PKT BISA yang telah berjalan satu tahun terakhir. Kata dia, hasil pendampingan program secara bertahap mulai diimplementasikan oleh masyarakat sesuai bekal pengetahuan yang diberikan.

Saat ini Babadan Makmur sudah memiliki fasilitas seperti gudang hasil olahan kompos yang dikelola oleh anggota kelompok, hingga penggunaan pupuk organik meski yang makin dikembangkan. Bahkan hasilnya pun mulai terlihat dengan dampak positif pada lahan maupun tanaman yang menunjukkan signifikan.

Baca Juga:  Sambut HUT Ke-22 Tahun, PIKA PKT Gelar Turnamen Badminton Cup 2023

“Pendampingan Pupuk Kaltim sangat membantu petani Babadan. Baik dalam perbaikan kualitas lahan maupun hasil pertanian yang optimis mampu kita pacu dan tingkatkan,” ucap Uswatul Hasanah.

Menurut dia, petani jangan hanya terpaku dan senantiasa mengandalkan pupuk subsidi untuk meningkatkan produktivitas tanaman, namun inovasi seperti program PKT BISA ini menjadi solusi yang bisa digarap maksimal. Terlebih bahan baku yang dibutuhkan pun tersedia, sehingga dapat digunakan sebagai pupuk organik pada lahan dan tanaman.

“Minimal untuk kebutuhan kelompok bisa tercukupi dulu, baru nanti kita kembangkan produksinya secara masif. Apalagi kalau izin edar sudah keluar, kami yakin Babadan Makmur akan menjadi pionir produsen pupuk organik di Kabupaten Magetan,” ungkap dia.

Dirinya pun berharap segala pengetahuan yang didapat anggota kelompok dari pendampingan PKT BISA dapat ditularkan kepada petani lain di Magetan, sehingga produktivitas pertanian dan keberlangsungan lahan dalam jangka panjang mampu dipertahankan. Begitu juga untuk hasil pertanian maupun olahan pupuk organik yang dikelola, akan berujung pada peningkatan kesejahteraan petani secara merata.

“Untuk itu kami sangat menyambut positif pendampingan Pupuk Kaltim yang sejauh ini dilakukan, sehingga produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan. Termasuk dampak ekonominya bagi masyarakat melalui pembinaan PKT BISA,” pungkas Uswatul Hasanah.(*)

Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemkot Bontang Ajukan Tiga Skema Pembangunan Jargas

Next Post

Pelantikan 25 Anggota DPRD Bontang Digelar 15 Agustus

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.