bontangpost.id – Dalam upaya menciptakan lulusan SMK yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri, SMKN 3 Bontang menggandeng PT Pamapersada Nusantara site Indominco dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Kejuruan (UKK).
UKK menjadi acuan standar dari kompetensi siswa lulusan SMK. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari. Mulai 28 sampai 29 Maret 2022. Sebanyak 26 siswa jurusan Geologi Pertambangan dan 30 siswa jurusan Teknik Alat Berat ambil bagian.
Agung Dwi Ananto Jati selaku Dept. Head CSR Pama Indo mengatakan, UKK merupakan kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap tahun. “Hal ini merupakan bentuk upaya dari Pama untuk berkontribusi dalam menghasilkan lulusan SMK yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri,” kata Agung.
Agung juga menyampaikan kegiatan UKK hanyalah satu program dari banyak program pilar pendidikan yang dilaksanakan di SMKN 3 Bontang yang merupakan sekolah binaan Pama.

Sebagai penerima manfaat dan perwakilan sekolah, Dini menyampaikan terima kasih kepada PAMA yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan UKK Tahun 2022. “Apresiasi yang sebesar-besarnya kami berikan kepada Pama yang telah ikut dalam mensukseskan kegiatan UKK kepada siswa didik kami dengan memberikan penguji yang sangat kompeten di bidangnya masing-masing,” terangnya.
Bukan hanya dalam kegiatan UKK, Pama sudah banyak kontribusi kepada SMKN 3 Bontang. Seperti pemberian beasiswa kepada siswa yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi dan pemberian modul pembelajaran.
Berdasarkan hasil UKK, Ahmad dan Tri Wahono selaku penguji jurusan Geologi Pertambangan sepakat bahwa kendala yang dihadapi para siswa dalam mengikuti UKK ini mayoritas adalah rasa grogi. “Namun secara umum pelaksanaan UKK dapat berjalan dengan lancar,” ucapnya.
Mereka juga berharap apa yang sudah didapatkan oleh para siswa bisa menjadi bekal bagi mereka kedepannya dalam mencari pekerjaan atau melanjutkan ke bidang pendidikan yang lebih tinggi. (adv)







