• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Gegara Rumah Warisan, Paman Tewas di Tangan Keponakan

by BontangPost
27 April 2021, 12:00
in Nasional
Reading Time: 1 min read
0
Petugas Kepolisian saat memasang garis Polisi di lokasi perkelahian berujung maut di Jalan Buntok, Kecamatan Baamang, Sampit, Minggu (25/4) kemarin.(FAHRY/RADAR SAMPIT)

Petugas Kepolisian saat memasang garis Polisi di lokasi perkelahian berujung maut di Jalan Buntok, Kecamatan Baamang, Sampit, Minggu (25/4) kemarin.(FAHRY/RADAR SAMPIT)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Tragedi mematikan menggegerkan warga Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Sampit, Minggu (25/4). Seorang pemuda, Ebok (22), tega menghabisi nyawa pamannya sendiri, Saini alias Usay (50). Perselisihan berujung maut itu dipicu ketika Ebok berniat menjual rumah warisan kakeknya.

Informasi dihimpun Radar Sampit (grup bontangpost.id), peristiwa itu bermula ketika Ebok berniat ingin merobohkan rumah kakeknya untuk dijadikan lahan parkir sepeda motor. Saini yang mengetahui itu, langsung melarang niat keponakannya hingga terjadi perselisihan.

Ebok yang tak terima dengan sikap pamannya, lalu memukul kepala Saini menggunakan kayu panjang. Sang paman langsung ambruk dengan luka parah di kepala. Melihat pamannya tak berdaya, Ebok langsung pergi dan menyerahkan diri ke Kantor Polsek Baamang.

Ida Laila, warga sekitar mengatakan, jauh sebelum peristiwa mengenaskan itu, tersangka tega mengusir satu per satu keluarganya yang tinggal di rumah tersebut. Selain itu, rumah yang tadinya tertata rapi, berubah berantakan karena perbuatan Ebok. Keluarganya lalu menuruti kehendak pemuda itu.

”Saat kejadian awalnya sempat cekcok. Saya mendengar dari rumah. Tapi, tak lama ada orang teriak minta tolong. Saya pun keluar. Ketika saya periksa, ternyata korban sudah terkapar,” tutur Ida Laila.

Ida bersama warga lainnya lalu membantu mengevakuasi korban ke puskesmas terdekat. Saat diperiksa, ternyata korban telah meninggal dunia. Saini selama ini dikenal sebagai wasit di PSSI Kotim.

”Kepalanya seperti robek karena dipukul pelaku menggunakan kayu. Sebenarnya, korban tidak melawan. Ebok yang langsung memukulnya,” ujarnya.

Kepolisian belum bisa diminta keterangan terkait kejadian tersebut. Di sisi lain, tersangka telah diamankan untuk diproses lebih lanjut. Sementara itu, jasad korban dibawa ke tempat kediaman keluarga duka di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. (sir/rm-106/ign)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bendera Setengah Tiang untuk Awak KRI Nanggala-402

Next Post

Pidato Perdana Basri di DPRD, Agus Haris; Bontang Beradab dan Hebat Terlampau Abstrak

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.