• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Guru Wajib Mengajar Sesuai Jurusan

by M Zulfikar Akbar
27 Agustus 2018, 10:06
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
DOK/METRO SAMARINDA
Dayang Budiati
Edi Rahmad

DOK/METRO SAMARINDA Dayang Budiati Edi Rahmad

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Perbandingan atau rasio antar guru dan murid yang dicatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim dinilai terlalu umum. Sebab pada kenyataannya para guru di sekolah dapat menangani puluhan murid.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim, Dayang Budiati mengatakan, pada umumnya guru menerapkan sistem mengajar berdasarkan mata pelajaran. Dalam artian, guru bertanggung jawab atas mata pelajaran yang ditanganinya.

“Di SMA (Sekolah Menengah Pertama, Red.) itu ada guru mata pelajaran. Jadi enggak ada rasio. Misalnya di satu kelas ada 34 orang siswa. Guru bertanggung jawab pada semua murid di kelas itu. Atau misalnya guru matematika, maka guru itu bertanggung jawab pada pelajaran matematika,” ucap Dayang belum lama ini.

Sementara di sekolah menengah kejuruan (SMK), para guru harus mengajar sesuai keahliannya. Sehingga kekhususan tersebut sebagai tanggung jawab profesi yang bersangkutan.

“Jadi guru itu bertanggung jawab sesuai bidang studinya. Di kelas kan maksimal 34 orang. Seorang guru harus berupaya mencerdaskan dan mendidik murid di kelas itu,” tuturnya.

Karena itu, setiap mata pelajaran di sekolah harus memiliki seorang guru pengajar. Dengan syarat, kelas yang tersedia dapat dibebankan pada seorang guru. Namun jika kelas yang ada tidak dapat diserahkan hanya pada satu guru, maka pimpinan sekolah dapat menambah jumlah guru di mata pelajaran tertentu sesuai kebutuhan di sekolah.

“Guru yang tersedia itu enggak mungkin hanya satu guru. Mungkin guru matematika bisa sampai tiga orang karena banyak kelasnya,” kata dia.

Guru besar dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Edi Rahmad menyebut, rasio guru dan murid mestinya mulai digagas dan ditetapkan pemerintah provinsi dan Disdik Kaltim.

Kata dia, idealnya guru hanya menangani lima sampai enam murid. Jika ada guru yang diberi tanggung jawab untuk mendidik 30 sampai 40 orang siswa, maka kebijakan tersebut dianggap berlebihan.

“Mereka itu kan akan melahirkan orang-orang yang pandai. Pengetahuannya pandai, cerdas, bisa menangkap informasi yang cukup banyak, terampil, bisa melakukan sesuatu, dan punya sikap mental yang luar biasa,” sebutnya.

Atas dasar besarnya beban guru tersebut, mestinya guru dan murid memiliki rasio yang dapat memacu pemenuhan tugasnya dalam mendidik murid.

“Standar nasional kita, minimal satu kelas itu 28 orang. Kalau begitu, satu guru berbanding 28 orang. Apa enggak kewalahan? Makanya waktu ujian nasional, nilai siswa di Kaltim itu turun terus,” tuturnya. (*/um)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Menteri Susi Dukung Kawasan Industri Perikanan Paser

Next Post

Selama Iduladha, Layanan Bus Aman

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Kaltim Berduka, Meiliana Eks Pj Wali Kota Samarinda dan Pj Sekdaprov Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.