BONTANG – Masih minimnya drum sampah di pinggir jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Berbas Pantai dinilai oleh warga sekitar menjadi penghambat ketika mereka akan membuang sampah. Sehingga, banyak dari warga di sekitar tersebut akhirnya memilih membuang sampahnya ke laut.
Keluhan ini disampaikan oleh salah seorang warga Berbas Pantai yang dikirimkan lewat rubruk suara warga ‘Wali Kota Menjawab” Bontang Post edisi Jumat (10/3) kemarin.
Saat dikonfirmasi, Lurah Berbas Pantai Rendhy Maulia menanggapi, pada dasarnya saat ini pihak kelurahan sedang fokus dalam pengelolaan sampah berbasis Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Bahkan, belum lama ini Kelurahan Berbas Pantai melaunching KSM Pantai Harapan yang diharapkan dengan adanya KSM ini, dapat mengubah perilaku masyarakat yang sebelumnya selalu membuang sampah ke laut, kini sampah mereka diangkut oleh petugas KSM.
“Sebenarnya kalau masyarakat tersebut mau menjadi nasabah KSM Pantai Harapan, penanganannya akan dilayani oleh KSM walau memang prosesnya bertahap,” ujarnya kepada Bontang Post.
Rendhy melanjutkan, sejauh ini sepengetahuan dirinya, di Jalan Pangeran Antasari sudah terdapat armada berupa becak motor yang sudah disediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sehingga seharunya, warga tersebut tidak seharusnya membuang sampahnya ke laut.
“Bahkan, pengangkutan di jalan Pangeran Antasari ini juga dilakukan oleh mobil truk sampah,” terangnya.
Namun terlepas dari hal tersebut, sebagai pimpinan wilayah, dirinya akan terus memaksimalkan penanganan sampah di wilayah Berbas Pantai ini sehingga bisa menciptakan lingkungan yang bersih, ramah, serta dapat memberdayakan masyarakat sekitar.
“Diharapkan juga kepada warga agar sampahnya bisa diambil oleh petugas KSM sehingga tidak perlu lagi ada tong sampah,” pungkasnya. (bbg)







