BONTANGPOST.ID, Bontang – Pencarian terhadap Jainuddin (61), nelayan asal Bontang Kuala yang dilaporkan hilang saat melaut, diperluas hingga perairan Teluk Pandan dan Teluk Lombok, Senin (17/8/2026).
Perluasan wilayah pencarian dilakukan pada hari keempat setelah tim gabungan belum menemukan keberadaan Jainuddin. Sebelumnya, pencarian pada Minggu (16/8/2026) atau hari ketiga juga belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Kepala BPBD Kota Bontang Usman melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail Abdullah, mengatakan penyisiran diperluas untuk menjangkau area perairan yang lebih luas.
“Kita sisir dari perairan Teluk Pandan hingga Teluk Lombok hari ini pakai speedboat,” ungkap Ismail saat dihubungi, Senin (17/8/2026).
Pencarian hari keempat melibatkan tim gabungan dari Basarnas, TNI AL, BPBD Kota Bontang serta unsur lainnya. Tim menyisir sejumlah titik menggunakan speedboat untuk mencari keberadaan Jainuddin.
Sebelumnya, pencarian dilakukan di sekitar lokasi ditemukannya kapal milik korban. Namun, petugas dan warga hanya menemukan perahu serta mesin kapal Jainuddin.
Mesin kapal tersebut ditemukan pada Sabtu (15/8/2026), sekitar satu kilometer dari lokasi perahu korban ditemukan mengapung.
Ismail berharap perluasan wilayah pencarian dapat membantu tim menemukan keberadaan Jainuddin.
“Semoga pencarian hari ini membuahkan hasil,” pungkasnya.
Diketahui, Jainuddin dilaporkan hilang setelah berangkat melaut pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 17.00 Wita.
Kapal yang digunakannya kemudian ditemukan mengapung di perairan Tobok Batang, dekat perairan Malahing, pada Jumat (14/8/2026).
Keluarga dan warga Bontang Kuala sebelumnya turut membantu proses pencarian. Hingga hari keempat, keberadaan Jainuddin masih belum diketahui dan tim gabungan terus melakukan penyisiran di sejumlah wilayah perairan. (*)







