BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota Bontang memastikan anggota Paskibra tetap mendapatkan hadiah apresiasi meski pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan apresiasi tersebut merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan anggota Paskibra selama menjalani rangkaian latihan hingga melaksanakan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Menurut Neni, perjuangan anggota Paskibra tidak mudah. Mereka harus menjalani latihan dengan intensitas tinggi sebelum menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan.
“Dapat hadiah yang sama. Itu sudah komitmen. Setiap tetesan keringatnya tentu kami, Pemerintah Kota Bontang menghargai perjuangan,” ujar Neni.
Jika sebelumnya anggota Paskibra mendapatkan kesempatan belajar bahasa Inggris di Kampung Inggris, tahun ini bentuk apresiasi tetap diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat bagi para pelajar.
Neni mengatakan anggota Paskibra nantinya dapat menentukan pilihan lokasi untuk kegiatan tersebut. Salah satu pilihan yang disebut adalah kembali mengikuti pembelajaran di Kampung Inggris.
Menurut Neni, kegiatan tersebut juga dapat menjadi pilihan yang lebih efisien dari sisi anggaran. Ia memperkirakan biaya pembelajaran di Kampung Inggris berada di kisaran Rp3 juta hingga Rp4 juta per anak selama dua pekan, di luar biaya tiket perjalanan.
“Jadi, lebih efisiensi, kemudian ilmunya tambah buat anak-anak kita,” tuturnya.
Usulan Anggaran Hampir Rp1 Miliar
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bontang Deddy Haryanto mengatakan rencana pemberian apresiasi tersebut telah disampaikan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Usulan tersebut berkaitan dengan kebutuhan pembiayaan kegiatan Paskibra, termasuk biaya bagi anggota dan official selama mengikuti kegiatan di Bogor selama dua pekan.
Deddy mengatakan kebutuhan anggaran tersebut diusulkan untuk masuk dalam pembahasan APBD Perubahan.
“Kami usulkan untuk APBD Perubahan ini kurang lebih hampir Rp1 miliar,” pungkasnya. (*)







