• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Hartoyo, Kontraktor Bontang yang Ditangkap KPK Itu Dekat Dengan Pejabat dan Royal

by M Zulfikar Akbar
21 Oktober 2019, 09:46
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Hartoyo dalam sebuah aktivitas meninjau proyek di Bontang.(DOKUMEN/KALTIM POST)

Hartoyo dalam sebuah aktivitas meninjau proyek di Bontang.(DOKUMEN/KALTIM POST)

Share on FacebookShare on Twitter

HARTOYO di Bontang cukup familiar bagi sejumlah kalangan. Direktur PT Harlis Tata Tahta (HTT) yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kasus dugaan suap itu disebut dikenal baik di kalangan kontraktor maupun pejabat.

Salah seorang rekan Hartoyo di Bontang yang meminta namanya disamarkan, sebut saja Donwori mengatakan, Hartoyo memang dari dulu memiliki kedekatan dengan salah satu pejabat di lingkungan Pemprov Kaltim maupun pemerintah pusat. “Makanya Hartoyo kerap mendapatkan proyek di tingkat provinsi atau pusat,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Bontang Mulyadi menuturkan, Hartoyo berperilaku baik selama ini. Bahkan selalu mendukung setiap kegiatan asosiasi. Baik dalam dukungan dana penyewaan sekretariat asosiasi maupun penyediaan akomodasi saat musyawarah nasional dan daerah.

“Dulu kadang kalau kami kesulitan dana lari ke dia (Hartoyo). Berapa yang diperlukan langsung diberi. Namun dua tahun terakhir sudah tidak minta bantuan beliau. Karena Gapeksindo bisa jalan,” kata Mulyadi.

Baca Juga:  Jumat Depan Dilantik Jadi Ketua KPK, Firli: Tanggal 20 kan Masih Lama

Dia memandang Hartoyo juga tidak mau ribut dalam hal tender pekerjaan. PT HTT kala itu awalnya memenangkan lelang proyek pertama pelandaian jalan di kawasan Gunung Menangis, jalan poros Samarinda-Bontang. Namun saat itu ada intervensi, sehingga perusahaan lain yang menang. “Dia legawa saat dikalahkan. Kontraktor pemenang justru tidak karuan pengerjaannya bahkan sempat tertunda,” ujar pria yang juga politikus Partai Demokrat itu.

Setelah itu, PT HTT akhirnya memenangkan proyek perbaikan jalan Samarinda-Bontang. Namun pengerjaan itu difokuskan kepada lanjutan proyek Gunung Menangis. “Hasilnya tidak mengecewakan. Sekarang dapat dinikmati semua orang,” sebut dia.

Dijelaskan Mulyadi, Hartoyo tahun 2006 tercatat sebagai anggota Gapeksindo Bontang. Bahkan, dia memperoleh mandat dari pengurus provinsi untuk menjabat ketua Gapeksindo Bontang.

Baca Juga:  KPK OTT Kepala Daerah, Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Kutim Disegel

Jabatan itu berakhir 2008 berbarengan dengan kasus yang menimpa perusahaannya. Yakni pembelian bahan bakar di SPBU KS Tubun menggunakan drum. “Saat itu yang membeli ialah karyawan perusahaannya untuk keperluan bahan bakar alat berat. Ternyata itu tercium oleh kepolisian. Dan beliau ditangkap dan divonis dua tahun kurungan,” beber pria yang menjabat ketua Gapeksindo mulai 2012 hingga sekarang itu.

Setelah itu, dia tidak berkeinginan untuk menjabat ketua asosiasi lagi. Meski begitu, Hartoyo masih tercatat sebagai anggota Gapeksindo. Total anggota asosiasi itu mencapai 150 perusahaan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase memandang Hartoyo adalah orang berkepribadian baik. Selain itu, dia memiliki semangat yang kokoh untuk menjadi pengusaha lokal sukses. “Selama ini baik-baik saja ramah, santun, dan bersosial. Sayangnya terjerumus dalam permainan korupsi proyek,” kata Basri.

Basri menuturkan tersangka juga rutin berolahraga bersamanya. Tiap sepekan dua kali terdapat waktu yang disempatkan untuk bermain tenis meja. Hingga sarana olahraga itu disediakannya. “Kami mempunyai grup WhatsApp yakni Bontang Sport. Saya selalu berolahraga tenis meja bareng di tengah kesibukan masing-masing,” tuturnya.

Baca Juga:  Hakim Sakit, Pembacaan Vonis Dugaan Korupsi Bupati PPU Nonaktif Tertunda

Melalui kejadian itu, ia meminta kepada semua pihak untuk melakukan pembenahan diri. Supaya tidak bermain pengaturan proyek. Peristiwa itu dinilai pria yang menjabat sebagai Ketua DPC PKB Bontang tersebut sebagai cermin agar tidak salah melangkah. “Kasihan keluarga kalau seperti ini. Ingat istri dan anak sebelum melakukan tindakan yang tidak sesuai regulasi,” sebut dia.

Kepada pejabat pemerintahan, Basri berpesan agar bekerja secara profesional. Di samping itu, para aparatur sipil negara (ASN) juga wajib berpijak pada ketentuan. “Hindari pertemuan langsung dengan orang yang mau menjerumuskan ke hal tidak diinginkan,” sarannya. (*/ak/rom/k18/prokal)

Tags: hartoyoKPKott kpkPenyuapanpt htt
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pulau Beras Basah, Destinasi Wisata Andalan, Berusaha Menghindar dari Kekumuhan

Next Post

Mencetak Sejarah Besar, Aries Susanti: Kemenangan Ini Untuk Indonesia

Related Posts

Daftar Tersangka OTT KPK di KPP Banjarmasin, Kepala Pajak Terima Suap Rp800 Juta untuk DP Rumah
Kaltim

KPK Temukan Anomali APBD Kaltim, Pokir DPRD Lintas Dapil Jadi Sorotan

27 September 2026, 20:59
OTT KPK di Pemalang; Bupati Anom Widiyantoro dan Staf KPK Jadi Tersangka
Kriminal

OTT KPK di Pemalang; Bupati Anom Widiyantoro dan Staf KPK Jadi Tersangka

30 Juli 2026, 18:57
KPK Ungkap Mayoritas Koruptor dari Kader Parpol, Soroti Lemahnya Kaderisasi Politik
Nasional

KPK Ungkap Mayoritas Koruptor dari Kader Parpol, Soroti Lemahnya Kaderisasi Politik

2 Mei 2026, 13:29
Buruh Perusahaan Batu Bara Asal Kaltim Datangi Wamenaker Immanuel Ebenezer, Tak Tau Ada OTT KPK
Kriminal

Buruh Perusahaan Batu Bara Asal Kaltim Datangi Wamenaker Immanuel Ebenezer, Tak Tau Ada OTT KPK

21 Agustus 2025, 19:10
Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK
Kriminal

Daftar Barang Bukti yang Disita dari Kasus OTT KPK Wamenaker Immanuel Ebenezer

21 Agustus 2025, 18:27
Ini Kasus yang Membuat Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK
Kriminal

Ini Kasus yang Membuat Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK

21 Agustus 2025, 13:53

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.