• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Hasil Autopsi Keluar, Navita Tewas Akibat Pendarahan Otak dan Banyak Fakta Baru Terungkap

by BontangPost
18 Mei 2017, 12:56
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
BONGKAR: Jajaran Sat Reskrim Polres Bontang membongkar kuburan Navita di Kilometer 28 Desa Prangat Selatan, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (1/5) kemarin. MENGENASKAN: Kondisi tubuh jenazah Navita korban pembunuhan ayah tirinya sangat mengenaskan, karena dipenuhi luka lebam disekujur tubuhnya dan masih menggunakan pampers. di Kilometer 28 Desa Prangat Selatan.(IST)

BONGKAR: Jajaran Sat Reskrim Polres Bontang membongkar kuburan Navita di Kilometer 28 Desa Prangat Selatan, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (1/5) kemarin. MENGENASKAN: Kondisi tubuh jenazah Navita korban pembunuhan ayah tirinya sangat mengenaskan, karena dipenuhi luka lebam disekujur tubuhnya dan masih menggunakan pampers. di Kilometer 28 Desa Prangat Selatan.(IST)

Share on FacebookShare on Twitter

“Korban mengalami pukulan atau siksaan yang cukup mengerikan, prediksi kami juga korban tidak diberi makan sebelum dipukul, sampai isi lambungnya bersih tanpa makanan,” Iptu Rihard Nixson — Kasat Reskrim Polres Bontang

BONTANG – Dua pekan lebih pasca pembunuhan Navita (3) yang tewas di tangan ayah tirinya masuk babak baru. Dari hasil autopsi yang sudah diterbitkan dokter forensik RS AW Syahrani pada Selasa (16/5) lalu, terdapat beberapa luka yang tersembunyi, termasuk fakta jika Navita tewas akibat pendaraan otak. Selain sekujur tubuhnya mengalami luka memar bekas hantaman benda tumpul, dubur bocah malang itu pun sobek.

Peristiwa penganiayaan ayah tiri Fardi Saldi alias Ardi (20) terhadap anaknya Navita memang sangat memilukan. Fakta baru pun banyak terungkap dari hasil autopsi. Bahkan, Polisi pun harus melakukan penyidikan ulang karena ada luka yang tidak diketahui Polisi dan perlu mendapat jawaban dari tersangka Ardi.

Kapolres Bontang AKBP Andy Ervyn melalui Kasat Reskrim Iptu Rihard Nixson mengatakan, hasil yang dikeluarkan dari dokter forensik menjelaskan tulang atas tengkorak mengalami retak.

Baca Juga:  Didik 50 Siswa Jadi Jurnalis

“Kesimpulannya, penyebab kematian korban Navita akibat pendarahan pada otak yang menyebabkan kegagalan fungsi susunan syaraf pusat, selain itu diperberat juga dengan luka akibat kekerasan benda tumpul di sekujur tubuhnya,” jelas Rihard saat ditemui di ruangannya, Rabu (17/5) kemarin.

Dirincikan dia, pemeriksaan luar jenazah Navita bocah dengan tinggi badan 92 cm, warga Jalan KS Tubun, Gang Arwana 1 RT 17, Kelurahan Tanjung Laut Indah ini dari ujung kepala sampai ujung kaki terdapat luka memar.

Kulit kepala luka memar, dahi, mata, hidung dan mulut sampai mengeluarkan darah. Pipi kiri dan kanan korban juga terdapat luka memar dan luka lecet bulat menyerupai bekas gigitan.

Gigi seri korban ada yang patah dengan rahangnya. “Adanya luka gigitan berati korban digigit juga selain dipukul, kami harus memeriksa kembali tersangka. Karena saat diperiksa tersangka tidak bilang sempat menggigit korban, sementara hasil autopsi terdapat luka gigitan,” ujarnya.

Kedua telinga dan leher korban, lanjut dia, juga terdapat luka memar dan luka lecet. Sementara di dada dan perut juga terdapat luka memar di luar dan pendarahan di dalam. Bagian lengan keduanya, punggung, paha hingga kaki juga terdapat luka memar.

Baca Juga:  Honorer Punya Kesempatan Duduki Jabatan

Di lubang anus korban terdapat luka sobek sampai ke otot. “Terkait luka robek pada dubur korban hingga menembus otot, kami juga harus tanya kembali ke tersangka,” kata Rihard.

Yang lebih miris, Rihard menyatakan dari hasil autopsi didapati bahwa lambung korban kosong tanpa makanan ataupun minuman.

Termasuk dalam usus korban hanya terdapat gas pembusukan tanpa ada kotoran sisa makanan. Hal tersebut dapat diartikan bahwa korban tidak mendapat asupan makanan atau susu sebelum dianiaya. Sementara kedua ginjalnya mengalami pendarahan.

Tulang tengkorak retak disertai pendarahan di otak. “Korban mengalami pukulan atau siksaan yang cukup mengerikan, prediksi kami juga korban tidak diberi makan sebelum dipukul, sampai isi lambungnya bersih tanpa makanan,” ungkap Rihard.

Banyaknya fakta baru yang terkuak, Rihard pun menyatakan akan kembali memeriksa tersangka. Selanjutnya, pihaknya akan melanjutkan ke proses rekonstruksi. “Saat ini, kami masih merampungkan berkas rekonstruksi untuk dikirim ke Kejaksaan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Money Politic, Pemberi dan Penerima Diancam Pidana 

Sebelumnya, diberitakan bahwa pada Senin 1 Mei 2017 lalu terungkap kasus pembunuhan ayah tiri terhadap anaknya. Awalnya, tersangka Ardi mengaku korban Navita meninggal akibat menjadi korban tabrak lari. Namun berkat ketelitian dan kejelian Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Laut Indah Aiptu Mulyo, pembunuhan tersebut bisa terungkap lantaran terdapat kejanggalan.

Polisi pun mengamankan Ardi dan istrinya Nita (20) yang menikah sejak bulan November 2016 lalu. Navita, merupakan anak kandung Nita dari hasil pernikahan pertamanya. Diduga karena cemburu terhadap anak tirinya, Ardi tega membunuh Navita dengan cara dianiaya hingga Navita menghembuskan nafas terakhirnya di perjalanan pulang dari Melak menuju Bontang.

Pasangan tersebut pun sepakat membuat skenario dan menguburkan Navita dengan cara tidak layak di tengah hutan di wilayah Prangat Kecamatan Marangkayu. Saat dibongkar Polisi, jasad Navita dipenuhi luka memar disekujur tubuhnya. Ardi pun ditetapkan sebagai tersangka, sementara istrinya masih sebagai saksi. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontangpembunuhanpembunuhan sadis
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Fun Futsal, Badak LNG Duel Lawan Awak Media, Laga Berlangsung Seru

Next Post

Panik Kepergok Warga, Maling Tewas Terbentur Ulin

Related Posts

Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap
Bontang

Mayat Pegawai Disimpan di Freezer, Dua Karyawan Kios Ayam Geprek di Bekasi Ditangkap

30 Maret 2026, 09:53
Penikaman di Samarinda, Tersangka Dibekuk di TKP
Kriminal

Penikaman di Samarinda, Tersangka Dibekuk di TKP

5 Januari 2026, 20:56
Ibu Muda dan Balitanya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya
Kriminal

BREAKING NEWS! Pria Paruh Baya Diduga Ditembak di Depan Kantor Pos Balikpapan

13 Desember 2025, 16:13
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Rebutan Cewek Berujung Maut, Pemuda di Banjarmasin Tewas Ditikam
Kriminal

Rebutan Cewek Berujung Maut, Pemuda di Banjarmasin Tewas Ditikam

24 September 2025, 20:55

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.