• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

HIV/AIDS Masih Jadi Ancaman, DPRD Kaltim Bentuk Pansus untuk Ubah Aturan Lama

by Redaksi Bontang Post
21 Agustus 2026, 17:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID – Angka kematian akibat HIV/AIDS dan infeksi menular seksual (IMS) di Kalimantan Timur (Kaltim) dinilai masih cukup tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, kasusnya masih ditemukan, sementara sebagian penderita baru mengetahui status penyakitnya ketika kondisi sudah memasuki tahap lanjut.

Kondisi tersebut mendorong DPRD Kaltim menilai regulasi yang ada perlu diperbarui. Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2007 tentang Penanggulangan HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) dianggap sudah terlalu lama untuk menjawab persoalan yang terus berkembang.

DPRD Kaltim kemudian membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas revisi regulasi tersebut. Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim M Darlis Pattalongi ditunjuk mengawal kerja pansus.

Menurut Darlis, sebaran HIV/AIDS dan penyakit menular seksual lainnya menunjukkan tren yang perlu mendapat perhatian lebih serius.

Baca Juga:  Penderita HIV di Kutim Meningkat 

Samarinda menjadi salah satu daerah dengan catatan kasus yang cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda, kematian akibat HIV/AIDS mencapai 102 kasus sepanjang 2024. Angka tersebut meningkat menjadi 103 kasus pada 2025. Sementara hingga pertengahan 2026, sudah tercatat 29 kematian.

Persoalan lainnya adalah masih banyak kasus yang diketahui setelah penderita terlambat mendapatkan diagnosis. Kondisi tersebut dinilai dapat memperbesar risiko penularan.

Darlis menyebut persoalan serupa juga perlu mendapat perhatian di Kutai Kartanegara (Kukar). Daerah tersebut menjadi salah satu tujuan masyarakat untuk mencari pekerjaan sehingga arus keluar-masuk penduduk menjadi tantangan tersendiri dalam pengendalian penyakit menular.

“Sebetulnya tantangan penduduk Kaltim itu karena faktor migrasi. Orang datang dengan masalahnya,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Siap Mental karena Pengabdian, Ingin Hapus Stigma Soal ODHA

Menurutnya, migrasi juga membawa persoalan kesehatan yang tidak mengenal batas administratif. Karena itu, Kaltim membutuhkan kebijakan yang lebih adaptif.

Revisi perda diharapkan tidak berhenti pada perubahan pasal, tetapi menjadi pijakan untuk memperkuat upaya pencegahan, deteksi dini, hingga penanganan HIV/AIDS dan IMS.

Regulasi tersebut nantinya tidak hanya berlaku untuk satu atau dua daerah. Jika perda hasil revisi disahkan, seluruh kabupaten/kota di Kaltim akan menjadi bagian dari pelaksanaannya.

Pemerintah kabupaten dan kota juga dituntut menerjemahkan ketentuan tersebut ke dalam langkah konkret di wilayah masing-masing.

“Kan perda ini berlaku se-Kaltim. Jadi, semua daerah nanti wajib mengimplementasikan perda yang dirumuskan Pemprov Kaltim,” pungkasnya. (KP)

Baca Juga:  Rangkaian Bulan K3, Pupuk Kaltim Gelar Sosialisasi HIV/AIDS dan IMS Kepada Masyarakat Buffer Zone
Tags: hiv aids
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Piutang Pajak Bontang Tembus Rp65,49 Miliar, PBB-P2 Jadi Beban Terbesar

Next Post

Lewat PKT Proaktif, Pupuk Kaltim Salurkan Logistik dan Kebutuhan Mendesak bagi Korban Gempa NTT

Related Posts

Kasus HIV di Kaltim Diduga Masih Banyak, Daerah Terkendala Anggaran untuk Deteksi
Bontang

Kasus HIV di Kaltim Diduga Masih Banyak, Daerah Terkendala Anggaran untuk Deteksi

14 September 2026, 19:46
Balikpapan Masuk Zona Merah HIV, Homoseks dan Pengguna Narkoba Suntik Kelompok Paling Rentan
Kaltim

Balikpapan Masuk Zona Merah HIV, Homoseks dan Pengguna Narkoba Suntik Kelompok Paling Rentan

10 September 2025, 11:00
Ratusan Mahasiswa Bandung Positif Terinfeksi HIV AIDS
Kesehatan

Ratusan Mahasiswa Bandung Positif Terinfeksi HIV AIDS

26 Agustus 2022, 16:30
Penderita HIV/AIDS Sulit Diawasi
Bontang

Penderita HIV/AIDS Sulit Diawasi

6 Desember 2019, 15:06
Kisah 14 Anak dengan HIV/AIDS Ditolak Bersekolah di Solo
Feature

Kisah 14 Anak dengan HIV/AIDS Ditolak Bersekolah di Solo

19 Februari 2019, 17:00
Rangkaian Bulan K3, Pupuk Kaltim Gelar Sosialisasi HIV/AIDS dan IMS Kepada Masyarakat Buffer Zone
Advertorial

Rangkaian Bulan K3, Pupuk Kaltim Gelar Sosialisasi HIV/AIDS dan IMS Kepada Masyarakat Buffer Zone

15 Januari 2019, 13:40

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.