• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kasus HIV di Kaltim Diduga Masih Banyak, Daerah Terkendala Anggaran untuk Deteksi

by Dwi Kurniawan Nugroho
14 September 2026, 19:46
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Rapat Dengar Pendapat (RDP) pembahasan revisi Perda Nomor 5 Tahun 2007 tentang Penanggulangan HIV/AIDS Provinsi Kaltim di Pendopo Wali Kota Bontang. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Rapat Dengar Pendapat (RDP) pembahasan revisi Perda Nomor 5 Tahun 2007 tentang Penanggulangan HIV/AIDS Provinsi Kaltim di Pendopo Wali Kota Bontang. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Kasus HIV/AIDS di Kalimantan Timur diperkirakan masih lebih banyak dibandingkan yang tercatat saat ini. Keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala dalam mendeteksi kasus baru di sejumlah kabupaten dan kota.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Revisi Perda Nomor 5 Tahun 2007 tentang Penanggulangan HIV/AIDS Provinsi Kaltim, Darlis Pattalongi, mengatakan data yang tercatat belum sepenuhnya menggambarkan kondisi kasus di lapangan.

Hal itu disampaikannya saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) pembahasan revisi perda di Pendopo Wali Kota Bontang, Senin (14/9/2026).

Menurut Darlis, salah satu kendala berada pada pemeriksaan masyarakat yang masuk kategori suspek. Kemampuan daerah untuk melakukan pemeriksaan masih bergantung pada kondisi anggaran masing-masing.

Baca Juga:  Waspadai Penularan HIV AIDS! 

Persoalan juga muncul pada proses pemeriksaan sampel. Saat ini, pemeriksaan untuk mengetahui kondisi virus masih tersentralisasi di Laboratorium Provinsi Kalimantan Timur.

Kondisi tersebut membuat daerah harus menunggu hasil pemeriksaan hingga sekitar sepekan. Keterbatasan fasilitas pemeriksaan dinilai turut memperlambat proses deteksi kasus.

“Kami sadari kekurangan itu. Makanya dalam revisi perda ini akan kami sempurnakan,” kata Darlis.

Ia mengatakan kebutuhan fasilitas pemeriksaan dan mekanisme penanganan akan dimasukkan dalam usulan revisi regulasi. Termasuk pengaturan dukungan anggaran agar proses deteksi dan penanganan tidak hanya bergantung pada kemampuan masing-masing daerah.

Di Bontang, persoalan deteksi HIV/AIDS juga masih menjadi tantangan. Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menyebut terdapat 441 tambahan kasus HIV/AIDS sepanjang 2021 hingga 2026.

Baca Juga:  Penderita HIV di Kutim Meningkat 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 299 orang masih dalam intervensi Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang, sedangkan 142 lainnya sudah tidak diketahui keberadaannya atau meninggal dunia.

Khusus pada 2026, tercatat 43 kasus baru, terdiri dari 24 laki-laki dan 19 perempuan.

Dinkes Bontang melakukan pendampingan terhadap pasien yang masih dapat dijangkau. Upaya tersebut meliputi perawatan jalan dan pemantauan kondisi pasien untuk mencegah penularan lebih luas.

Screening juga dilakukan terhadap kelompok tertentu, salah satunya ibu hamil. Namun, Agus mengakui proses menemukan kasus baru masih menghadapi kendala di lapangan.

“Kami juga kesulitan dalam mendeteksi,” ujarnya.

Menurut Agus, upaya ke depan tidak cukup hanya dengan menambah pemeriksaan. Pemerintah juga membutuhkan tim khusus yang menangani proses deteksi hingga pendampingan kasus.

Baca Juga:  Siap Mental karena Pengabdian, Ingin Hapus Stigma Soal ODHA

“Tentu ke depan harus ada tim khusus penanganan. Tentu dengan kebutuhan anggaran,” pungkasnya. (*)

Tags: hiv aids
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Purbaya Dicopot dari Menteri Keuangan, Prabowo Tunjuk Suahasil Nazara Jadi Pengganti

Next Post

Mantan Wabup PPU Mustaqim MZ Meninggal Dunia, Sempat Dirawat Intensif di RSUD RAPB

Related Posts

HIV/AIDS Masih Jadi Ancaman, DPRD Kaltim Bentuk Pansus untuk Ubah Aturan Lama
Kaltim

HIV/AIDS Masih Jadi Ancaman, DPRD Kaltim Bentuk Pansus untuk Ubah Aturan Lama

21 Agustus 2026, 17:00
Balikpapan Masuk Zona Merah HIV, Homoseks dan Pengguna Narkoba Suntik Kelompok Paling Rentan
Kaltim

Balikpapan Masuk Zona Merah HIV, Homoseks dan Pengguna Narkoba Suntik Kelompok Paling Rentan

10 September 2025, 11:00
Ratusan Mahasiswa Bandung Positif Terinfeksi HIV AIDS
Kesehatan

Ratusan Mahasiswa Bandung Positif Terinfeksi HIV AIDS

26 Agustus 2022, 16:30
Penderita HIV/AIDS Sulit Diawasi
Bontang

Penderita HIV/AIDS Sulit Diawasi

6 Desember 2019, 15:06
Kisah 14 Anak dengan HIV/AIDS Ditolak Bersekolah di Solo
Feature

Kisah 14 Anak dengan HIV/AIDS Ditolak Bersekolah di Solo

19 Februari 2019, 17:00
Rangkaian Bulan K3, Pupuk Kaltim Gelar Sosialisasi HIV/AIDS dan IMS Kepada Masyarakat Buffer Zone
Advertorial

Rangkaian Bulan K3, Pupuk Kaltim Gelar Sosialisasi HIV/AIDS dan IMS Kepada Masyarakat Buffer Zone

15 Januari 2019, 13:40

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.