• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Hoaks atau Tidak?

HOAX!!! Pesan Horor Gejala Serangan Jantung

by BontangPost
24 Maret 2018, 11:49
in Hoaks atau Tidak?
Reading Time: 2 mins read
0
HOAX

HOAX

Share on FacebookShare on Twitter

SEBUAH pesan tentang tanda-tanda serangan jantung marak beredar di internet. Pesan itu menyebutkan bahwa gejala serangan jantung bisa dikenali sebulan sebelumnya. Yang mengunggah bukan hanya blog-blog yang terindikasi berbisnis sebagai publisher iklan online, tetapi juga portal majalah ternama.

Dalam informasi tersebut, dikatakan bahwa mereka yang mengalami serangan jantung akan mengalami tanda-tanda sebulan sebelum kejadian. Ada enam tanda yang akan muncul. Yakni, kekelahan ekstrem, gangguan tidur, sesak napas, gangguan pencernaan, perasaan cemas berlebihan, dan lengan lemah serta berat.

Kebanyakan blog atau situs yang mengunggah pesan itu tidak menyebutkan penjelasan dari pakar medis. Mereka hanya mengutip sebuah blog luar negeri daily24news.us. Situs itu pun saat ini sudah tidak aktif. Nah, penjelasan dari beberapa spesialis jantung dan pembuluh darah ternyata tidak seekstrem artikel yang dibuat blog-blog tersebut.

Dokter spesialis jantung dr Dyana Sarvasti SpJP (K) menyatakan, tanda-tanda serangan jantung itu mendadak, tidak bisa diprediksi. “Harus dibuktikan dengan pemeriksaan lebih lanjut. Sebab, keluhan seperti itu bisa juga terjadi pada penyakit lain,” katanya.

Baca Juga:  Foto Ilustrasi Bikin Ribut

Prof dr Mohammad Yogiarto SpJK (K) menjelaskan bahwa kelelahan memang bisa jadi salah satu tanda penyakit jantung, tetapi bukan kelelahan ekstrem. Kelelahan yang dialami bukan secara terus-menerus. Yang dimaksud adalah lebih mudah lelah. Misalnya, berjalan sebentar saja sudah lelah. Namun, lelah itu akan hilang ketika orang tersebut beristirahat. Rasa lelah itu tidak bisa jadi tanda spesifik gangguan jantung. Sebab, banyak hal lain yang bisa mengakibatkan seseorang mudah lelah. Bisa jadi, orang tersebut mengidap anemia yang tidak diketahui atau depresi.

Gangguan tidur yang disebut dalam tulisan itu memang bisa menjadi tanda gangguan jantung. Gangguan tersebut muncul karena penumpukan darah di paru-paru. Sebab, ketika orang dengan gangguan jantung tidur, khususnya telentang, darah yang terkumpul di bagian kaki saat berdiri akan naik ke tubuh bagian atas. ’’Karena volume darah yang naik ke paru berlebih, jadi tidak bisa lagi menampung. Makanya, sesak napas dan mengganggu tidur,’’ jelasnya.

Baca Juga:  Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap

Kondisi itu biasa disebut dengan paroxismal noctural dyspnea (PND). Hal tersebut bisa terjadi dalam waktu 2–4 jam setelah tidur dan sering disebabkan gagal jantung. Untuk mengantisipasinya, disarankan tidak sepenuhnya berbaring telentang saat akan tidur, tetapi tidur setengah duduk.

Sementara itu, gangguan pencernaan juga bisa terjadi pada orang dengan gangguan jantung. Sama dengan lelah, gejala tersebut sering membingungkan. Namun, pada serangan jantung, gangguan tersebut biasanya disertai gejala lain seperti nyeri dada, leher, dan sesak napas. ’’Kalau cemas merupakan tanda serangan jantung sepertinya ndak ya. Tetapi, kalau gara-gara serangan jantung jadi cemas, itu lebih mungkin,’’ tutur Yogi. Kecemasan tersebut bisa terjadi ketika pasien takut penyakitnya kambuh sewaktu-waktu. Bisa juga pasien cemas jika penyakitnya tidak bisa disembuhkan.

Baca Juga:  HOAX!!! Fahri Palsu Sebar Kebencian

Tanda lain yang juga sering muncul pada orang dengan gangguan jantung, menurunnya kekuatan otot tubuh. Penurunan itu tidak terjadi spesifik pada satu bagian saja, tetapi menyeluruh. ’’Kalau kelemahan hanya pada satu bagian, misalnya pada tangan, bisa jadi itu malah tanda stroke,’’ ungkapnya.

Jadi, jangan mudah percaya artikel kesehatan tanpa mengetahui terlebih dulu pembuatnya. Mungkin situs-situs kumpulan dokter bisa menjadi salah satu referensi daripada blog-blog yang tidak jelas. Blog-blog itu sebenarnya membuat artikel untuk kepentingan mendatangkan iklan online. (dwi/gun/c20/oni)

FAKTA:

Serangan jantung terjadi mendadak, tidak bisa diprediksi. Enam tanda serangan jantung yang disebut bisa muncul sebulan sebelum kejadian tidak bisa jadi patokan gangguan jantung.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Hoax Atau Tidak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Banyak Paslon Tak Tertib Administrasi 

Next Post

Bulan Depan, Pelti Bontang Seleksi Atlet  

Related Posts

Dikira Bukan Istri Sandi
Hoaks atau Tidak?

Dikira Bukan Istri Sandi

19 Oktober 2018, 13:30
Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais
Hoaks atau Tidak?

Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais

18 Oktober 2018, 11:49
Heboh Paket Gelap di Jogja
Hoaks atau Tidak?

Heboh Paket Gelap di Jogja

16 Oktober 2018, 11:49
Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos
Breaking News

Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos

13 Oktober 2018, 11:05
Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila
Hoaks atau Tidak?

Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila

6 Oktober 2018, 11:49
Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap
Hoaks atau Tidak?

Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap

3 Oktober 2018, 11:49

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.