• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Hoaks atau Tidak?

Hoax, Tiongkok Kirim Ekstasi ke Arab

by BontangPost
22 April 2018, 11:49
in Hoaks atau Tidak?
Reading Time: 2 mins read
0
HOAX

HOAX

Share on FacebookShare on Twitter

BARU-BARU ini terungkap adanya hoax lucu bin ajaib soal tudingan Tiongkok mengirim jutaan pil ekstasi ke Uni Emirat Arab. Hoax itu tersebar di banyak media sosial. Salah satu yang ditemukan Jawa Pos ialah unggahan akun Facebook Novita Sari Biafri (fb.com/novita.biafri).

Akun tersebut menyebarkan sebuah video yang sebelumnya diunggah akun Facebook Novy H. Susanti (Fb.com/ novy.h.susanti). Akun Novy H. Susanti mengunggah sebuah video orang dengan perawakan Arab sedang membongkar ribuan pil dari sebuah besi.

“Cara China komunis menghancurkan dunia!!! #Genosida Tolong dilihat video di bawah ini. Beginilah cara China menghancurkan dunia. Kerjasama Tiongkok dgn Uni Emirat Arab dlm pembuatan rel kereta api cepat, namun dimanfaatkan sekaligus utk mengekspor jutaan butir ekstasi yg diisikan dalam bbrp spare part utk konstruksi kereta api cepat tsb,” tulis akun Novy H. Susanti.

Baca Juga:  Heboh Rudal Nyasar ke Kuil

Oleh akun Facebook Novita Sari Biafri, unggahan Novy H. Susanti itu ditelan mentah-mentah. Novita bahkan mengaitkan hal tersebut dengan pergantian kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). ”Sekarang..uni emirat arab.. Indonesia sdh duluan bro..Malah lgs diganti kok Kepala BNN nya..Hhh..,” tulis akun Novita Sari Biafri.

Video penyelundupan ekstasi dari Tiongkok ke Uni Emirat Arab yang disebut mendompleng proyek kereta api itu salah besar. Pertama, yang ada dalam video tersebut tak berkaitan dengan Tiongkok dan Uni Emirat Arab. Video itu merupakan rekaman pengungkapan kasus penyelundupan pil captagon senilai KWD (dinar Kuwait, mata uang Kuwait) 25 juta.

Dikutip dari Kuwait Times, penggagalan dilakukan Kementerian Dalam Negeri. Pejabat setempat, Jenderal Sulaiman Al Fahd, mengungkapkan bahwa pil captagon itu berjumlah sekitar 10 juta butir. Nilainya mencapai KWD 25 juta atau setara Rp 1,1 triliun. Pil-pil tersebut disembunyikan di wadah bahan pembersih. Jadi, bukan diselundupkan di spare part proyek kereta api.

Baca Juga:  Melebih-lebihkan Banjir Pangandaran

Pengirim pil itu juga bukan dari Tiongkok. Drug Control General Departemen (DCGD) Kuwait menduga barang tersebut berasal dari Turki. Barang itu dikirim untuk seorang warga Syria.

Sejumlah media internasional selama ini memberitakan, pil captagon diduga kerap dikonsumsi kelompok bersenjata di Syria. Pemerintah Turki beberapa kali menyita pil jenis amfetamin tersebut. Pil itu dibuat dari bahan-bahan dasar obat sintetis seperti fenethylline. Ada juga campuran kafein.

Obat tersebut biasa dikonsumsi penderita hiperaktif, narkolepsi, dan depresi. Sejumlah negara telah melarang peredaran obat itu sejak 80-an. Alasannya, mengakibatkan kecanduan akut. Konon, obat tersebut sering dikonsumsi tentara ISIS. Efek obat itu bisa membuat mereka kuat tidak tidur berhari-hari. Juga, membuat seseorang tak memiliki rasa takut. Tapi, obat tersebut memiliki efek samping yang berbahaya. Salah satunya kerusakan otak. (gun/c10/fat)

Baca Juga:  HOAX!!! Memfitnah Kapolri soal Alexis

Fakta

Video yang disebar Akun Novy H. Susanti merupakan rekaman pengungkapan kasus penyelundupan pil captagon ke Kuwait. Bukan penyelundupan ekstasi asal Tiongkok ke Arab Saudi.

Tags: Hoax Atau Tidak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sampah Berserakan, Petugas Kelelahan 

Next Post

Ganti Presiden? Kenapa Tidak!

Related Posts

Dikira Bukan Istri Sandi
Hoaks atau Tidak?

Dikira Bukan Istri Sandi

19 Oktober 2018, 13:30
Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais
Hoaks atau Tidak?

Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais

18 Oktober 2018, 11:49
Heboh Paket Gelap di Jogja
Hoaks atau Tidak?

Heboh Paket Gelap di Jogja

16 Oktober 2018, 11:49
Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos
Breaking News

Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos

13 Oktober 2018, 11:05
Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila
Hoaks atau Tidak?

Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila

6 Oktober 2018, 11:49
Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap
Hoaks atau Tidak?

Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap

3 Oktober 2018, 11:49

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.