• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Hotel Grand Mutiara Diusulkan Jadi RS Satelit RSUD, Rawat Pasien Covid-19

by Redaksi Bontang Post
9 Oktober 2020, 08:41
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Hotel Grand Mutiara. (dok)

Hotel Grand Mutiara. (dok)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost. id – Manajemen Hotel Grand Mutiara angkat suara perihal penunjukkan bangunan hotel sebagai rumah sakit satelit RSUD. Pengelola Hotel Grand Mutiara Roy mengaku belum mendapatkan kabar dari pihak terkait. Baik dari Pemkot maupun RSUD Taman Husada.

“MoU belum ada. Bahkan pembicaraan secara informal pun juga belum kami dapat,” kata Roy.

Ia menyatakan bakal memasang tarif berbeda jika Pemkot mengambil keputusan itu. Mengingat pasien yang dirawat  ialah pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Dengan status gejala ringan dan sedang. Kondisi ini berbeda dengan sebelumnya, kala itu pasien yang dilayani berstatus orang tanpa gejala (OTG).

“Kalau dilakukan bisa saja cost berbeda. Karena ini memengaruhi bisnis jangka panjang di dunia perhotelan. Stigma bangunan itu akan melekat kepada setiap orang,” ucapnya.

Baca Juga:  Kemenkes Patok Biaya Tes Cepat Rp 150 Ribu, RSUD Bontang: Kami Upayakan

Terlebih, manajemen pun telah mulai mempromosikan hotel di masa penormalan baru ini. Akhir bulan ini bahkan ada salah satu event yang menyasar di hotel yang berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim, Belimbing. “Ada event dari Malang. Sudah kami ambil sehingga tidak bisa dibatalkan,” tutur dia.

Persyaratan khusus pun dipatok oleh manajemen. Tiap harinya, pemkot wajib memesan minimal 50 kamar. Dari 100 kamar yang telah siap digunakan di bangunan Merah dan Kuning. Pada bangunan ini tipe kamar ada yang satu ranjang atau twin bed. Namun, fasilitas kamar bisa diubah bergantung pemesanan.

Jika diambil, maka fasilitas seperti spa dan restoran akan ditutup sementara waktu. Sebelumnya manajemen mematok harga Rp 500 ribu per kamar untuk satu harinya. Nominal anggaran itu tanpa pemberian fasilitas makan.

Baca Juga:  Sempat Menurun, Pasien Covid-19 Kembali Melambung

“Ini dilema karena menyangkut tugas sosial dan bisnis. Dan harus ada kepastian sampai kapan dipakainya,” terangnya.

Saat menghubungi stafnya, ia membenarkan pihak perwakilan RSUD Taman Husada telah melakukan survei. Tepatnya pada Rabu (7/10) pagi hari. Akan tetapi, saat disinggung ruang apa saja yang dikunjungi, ia tidak mengetahuinya.

“Mungkin meleihat tata letak bangunan, kelayakan, dan fasilitas,” ujar dia.

Sebelumnya, Pemkot Bontang telah mengambil kebijakan seiring overloadnya ruang isolasi pasien Covid-19 di RSUD Taman Husada. Bukan penunjukkan ruangan di fasilitas kesehatan tersebut. Melainkan menunjuk Hotel Grand Mutiara sebagai rumah sakit satelit.

Hal itu dibenarkan oleh Direktur RSUD Taman Husada dr I Gusti Made Suhardika. Nantinya di lokasi tersebut digunakan untuk merawat pasien terkonfirmasi dengan gejala ringan dan sedang. “Nanti yang mengelola itu kami (manajemen RSUD),” kata dr Gusti.

Baca Juga:  RSUD Taman Husada Bontang Beber Alasan Dapat Peringkat Merah

Disiapkan 40-45 kamar. Prosedur penanganan di rumah sakit satelit ini nantinya sama dengan di RSUD Taman Husada. Empat dokter umum bakal bertugas. Sementara dokter spesialis sifatnya hanya melakukan kunjungan. Satu perawat nantinya menangani 3-5 pasien di rumah sakit satelit.

Saat ini manajemen masih melakukan konsolidasi lebih lanjut. Mengingat harus ada struktur organisasi. Sesuai dengan regulasi yang diatur oleh Kementerian Kesehatan. Diprediksi masa persiapan ini membutuhkan waktu dua pekan. Pun demikian dengan penyiapan tempat sebagai depo obat.

“Kami harus siapkan SDM baru operasional,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: covid-19 bontangrsud taman husada
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dinkes Bontang Terbitkan Surat Edaran Terkait Pembatasan Aktivitas

Next Post

Aksi Massa Tolak Omnibus Law Berlanjut

Related Posts

Daftar Nama 11 Peserta yang Lolos Seleksi Perawat di RSUD Taman Husada Bontang
Bontang

Daftar Nama 11 Peserta yang Lolos Seleksi Perawat di RSUD Taman Husada Bontang

11 Juli 2025, 13:58
RSUD Bontang Tambah Gedung, Perencanaan Tahun Ini Pemkot Alokasikan Rp2 Miliar
Bontang

RSUD Taman Husada Bontang Beber Alasan Dapat Peringkat Merah

7 Juli 2025, 10:43
DED Gedung C RSUD Taman Husada Bontang Diselesaikan Tahun Ini, Pemkot Buatkan Akses Jalan bagi Warga
Bontang

DED Gedung C RSUD Taman Husada Bontang Diselesaikan Tahun Ini, Pemkot Buatkan Akses Jalan bagi Warga

19 Maret 2025, 20:16
Pengunjung Semakin Padat, Area Parkir RSUD Bontang Dikerjakan Tahun Ini
Society

Pengunjung Semakin Padat, Area Parkir RSUD Bontang Dikerjakan Tahun Ini

4 Mei 2024, 14:00
Pola Hidup Tak Sehat Bisa Memicu Diabetes, Ini Kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD
Society

Pola Hidup Tak Sehat Bisa Memicu Diabetes, Ini Kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD

30 April 2024, 16:19
Laik Konsumsi, RSUD Bontang Pasok Kebutuhan Air Minum Bagi Pasien dan Karyawan
Society

Laik Konsumsi, RSUD Bontang Pasok Kebutuhan Air Minum Bagi Pasien dan Karyawan

29 April 2024, 16:43

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.