JAKARTA – Tidak hanya kepala daerah dan wakil kepala daerah saja yang mengikuti pembekalan pengembangan kepemimpinan dan kepribadian gelaran Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Namun kegiatan ini juga diikuti oleh para istri dari Bupati, Wali Kota, maupun istri Wakil Bupati danWakil Wali Kota se-Indonesia.
Sebanyak 167 istri kepala daerah turut menyerap ilmu guna meningkatkan pekerjaan relawan terutama Tim Pengerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam cakupan nasional, Selasa (23/5).
Hadir istri Mendagri yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PKK Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, didampingi Kepala BPSDM Teguh Setyabudi, Wakil Ketua TP PKK Kutim Tirah Satriani istri Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, dan sejumlah undangan lainnya.
Kegiatan dibuka oleh Kepala BPSDM Teguh Setyabudi. Dalam kesempatan itu, Teguh mengatakan materi pembekalan meliputi aktivitas dalam menjalankan pemerintahan meliputi keprotokolan daerah, kebijakan tatanan kota, organisasi kepemimpinan, penampilan, hingga beauty (kecantikan).
“Kegiatan pembekalan berlansung selama dua dari tanggal 23-24 Mei 2017. Saya harapakan peserta dapat beriteraksi dengan narasumber agar hasilnya maksimal. Seluruh peserta dapat menyerap apa yang menjadi contoh ilmu kepemimpinan dan kepribadian ketika mendampingi kepala daerah maupun wakil kepala daerah,” kata Teguh.
Sementara itu, Ketua Umum TP PKK Erni Guntarti menegaskan, TP PKK dibentuk sebagai lembaga sosial bersifat relawan. Meskipun tidak digaji, namun mengutamakan kesejahteraan keluarga diseluruh tanah air hingga pelosok.
“Tujuan PPK yaitu mensejahterakan keluarga di Indonesia. Tidak melihat terbagi untuk kepentingan politik, tugas kita tidak memandang itu semua. Jalankan 10 pokok tugas PKK yaitu pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan, pendidikan, kesehatan, koperasi, kelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat,” jelasnya.
Wakil Ketua TP PKK Kutim Tirah Satriani memastikan selepas kegiatan ini dirinya akan berkomunikasi langsung dengan Ketua TP PKK Bunda Encek UR Firgasih melaporkan materi pembekalan. Dirinya berjanji menerapkan ilmu yang didapat untuk memberikan wawasan baru guna meningkatkan keterampilan organisasi di lembaga TP PKK Kutim.
“Sesuai arahan Ketua Umum TP PKK Erni Guntarti, setiap pemimpin TP PKK perwakilan Kota dan Kabupaten sudah seharusnya membina kader-kader terbaik menciptakan iklim kerja keras. Ini yang kami akan terapkan,” ujarnya. (hms13/drh)







