• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

Inggris Bimbang soal Brexit

by M Zulfikar Akbar
15 Maret 2019, 18:30
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi. (medcom.id)

Ilustrasi. (medcom.id)

Share on FacebookShare on Twitter

LONDON – Seperti seisi kapal Titanic meminta gunung es minggir. Begitulah cemoohan dari wakil kepala utusan Uni Eropa terkait Brexit setelah pemungutan suara di parlemen Inggris Rabu lalu (13/3). Menurut beberapa tokoh organisasi regional itu, penolakan terhadap opsi no-deal Brexit (keluar tanpa perjanjian) tak masuk akal.

Hal itu ditegaskan Michel Barnier. Ketua negosiator Uni Eropa tersebut enggan mengiyakan permintaan Inggris untuk memperpanjang tenggat. Itu akan mubazir jika tensi politik Istana Westminster masih bertahan. ’’Apa lagi yang mau didiskusikan. Kita sudah punya perjanjiannya,’’ ujar Barnier dilansir The Guardian.

Beruntung, tak semua anggota Uni Eropa berpendapat sama. Presiden Dewan Eropa Donald Tusk menegaskan bakal merayu negara anggota agar bisa menyetujui perpanjangan tenggat. Dia merasa tak keberatan jika Inggris membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memikirkan strategi terkait Brexit.

Baca Juga:  Nyanyikan Lagu Perpisahan, Inggris Resmi Keluar dari Uni Eropa

Memang, parlemen sudah tegas menolak proposal Malthouse Compromise yang fokus untuk mengatur Inggris setelah Brexit berlaku tanpa kesepakatan. Pebisnis ikut girang dengan keputusan itu. Kegembiraan tersebut tergambar dari nilai tukar pound sterling yang meroket.

Namun, ’’adu jotos’’ di lembaga legislatif belum berhasil. Kemarin malam seharusnya voting ketiga tentang proposal perpanjangan tenggat dihelat. ’’Sudah jelas bahwa majelis rendah harus mencapai konsensus,’’ ujar Menteri Keuangan Inggris Philip Hammond dilansir Reuters.

Politisi pro-Eropa putus asa untuk mencegah Brexit keras (tanpa kesepakatan) terjadi. Tanpa penundaan deadline yang disetujui Eropa, Inggris otomatis keluar Eropa tanpa ikatan apa pun. Eropa tak keberatan mengulur waktu asal Inggris punya sikap yang tegas soal opsi yang dipilih.

Baca Juga:  Bersama Boris Johnson, Inggris Keluar dari Uni Eropa

Saat ini kabinet Perdana Menteri Inggris Theresa May menawarkan rencana klise. Dia kembali meminta parlemen menyetujui kesepakatannya pada voting pekan depan (20/3). ’’Kami lihat sudah banyak kolega yang luluh. Sebab, pilihannya tinggal menyetujui kesepakatan awal atau Brexit keras,’’ kata Hammond.

Pada 20 Maret nanti, parlemen diberi beberapa pilihan. Menyetujui proposal May dan menunda selama dua bulan. Pilihan lain adalah mengulang negosiasi dengan penundaan bertahun-tahun.

Di tengah gonjang-ganjing itu, pemerintah Inggris terus berusaha meyakinkan dunia bahwa mereka tak akan tenggelam seperti Titanic. Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengutarakan bahwa semangat Inggris tak akan mengendur. ’’Diskusi yang terjadi saat ini memang alot. Tapi, tak ada yang berubah dalam negara kami,’’ ujarnya saat berkunjung ke kantor Jawa Pos kemarin (14/3).

Baca Juga:  Pemerkosa Berantai Terbesar dalam Sejarah Inggris, WNI Ini Divonis Penjara Seumur Hidup

Dia menjelaskan bahwa kaki-kaki Britania Raya untuk menggerakkan roda ekonomi masih kuat. Mulai sumber dayanya yang pasti terdidik dan inovatif sampai industrinya yang sangat kreatif. ’’Dari 100 universitas terbaik dunia, 18 ada di Inggris. Lulusan PhD per seribu jiwa di Inggris merupakan yang terbanyak di dunia,’’ tegasnya.

Suami Rachel Malik itu menambahkan, pemerintah Inggris pun terus bekerja agar perdagangan dengan negara-negara sahabat tak terputus. Contohnya, penandatanganan kerja sama sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK) dengan pemerintah Indonesia Maret ini. Dengan begitu, impor kayu dari Indonesia tak akan terganggu apa pun keputusan parlemen soal Brexit.

’’Sebelum referendum, kami fokus bekerja sama dengan Indonesia. Setelah referendum, kami semakin lari kencang,’’ ucapnya. (bil/c17/dos/jpg)

Tags: brexitInggris
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Polusi, 111 Sekolah Tutup

Next Post

Pembuatan Soal USBN Molor, Ada Masalah Apa?

Related Posts

Nyanyikan Lagu Perpisahan, Inggris Resmi Keluar dari Uni Eropa
Internasional

Nyanyikan Lagu Perpisahan, Inggris Resmi Keluar dari Uni Eropa

31 Januari 2020, 20:00
Pemerkosa Berantai Terbesar dalam Sejarah Inggris, WNI Ini Divonis Penjara Seumur Hidup
Internasional

Pemerkosa Berantai Terbesar dalam Sejarah Inggris, WNI Ini Divonis Penjara Seumur Hidup

7 Januari 2020, 17:00
Bersama Boris Johnson, Inggris Keluar dari Uni Eropa
Internasional

Bersama Boris Johnson, Inggris Keluar dari Uni Eropa

22 Desember 2019, 16:00
Parlemen Inggris Tolak Kesepakatan Brexit, Dolar Langsung Menguat
Breaking News

Parlemen Inggris Tolak Kesepakatan Brexit, Dolar Langsung Menguat

16 Januari 2019, 11:00
Ini Daftar Negara yang Terkena Gelombang Panas di Dunia
Internasional

Ini Daftar Negara yang Terkena Gelombang Panas di Dunia

29 Juli 2018, 21:00
Pesta Gol Lawan Panama, The Three Lions Lolos 16 Besar
Breaking News

Pesta Gol Lawan Panama, The Three Lions Lolos 16 Besar

25 Juni 2018, 11:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.