• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Ini Alasan Tol Samarinda-Bontang Dicoret dari Proyek Strategis Nasional

by Redaksi Bontang Post
11 Agustus 2022, 14:54
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
Jalan Poros Bontang

Jalan Poros Bontang

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Rencana pembangunan Jalan Tol Samarinda-Bontang tidak lagi masuk daftar proyek strategis nasional (PSN) di Kaltim. Penghapusan proyek pembangunan jalan tol yang direncanakan terintegrasi dengan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), dituangkan dalam Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian Nomor 9 Tahun 2022 pada 22 Juli 2022.

Dihapusnya rencana pembangunan Jalan Tol Samarinda-Bontang dari daftar PSN 2022, menuai respons anggota Komisi V DPR RI Irwan. Dia menyampaikan, daftar PSN memang ditetapkan menteri koordinator Bidang Perekonomian dengan salah satu kriterianya adalah, proyek selesai pada 2024. Atau proyek yang sekarang pekerjaan fisiknya sudah dimulai.

“Jadi otomatis proyek-proyek yang penyelesaian tidak bisa selesai di 2024 akan dicoret dari PSN. Karena memang syaratnya begitu. Dan yang tinggal adalah proyek-proyek yang berjalan dan akan tuntas di 2024,” jelasnya kepada Kaltim Post (induk bontangpost.id), Minggu (7/8).

Irwan melanjutkan, proyek atau kegiatan pembangunan yang masuk PSN, memang berkaitan dengan hal strategis. Akan tetapi, di sisi lain, adalah hal teknisnya yang harus terus berjalan. Secara program dan penganggaran di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), khususnya Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, pembangunan Jalan Tol Samarinda-Bontang dalam tahap penyelesaian dokumen perencanaan. Mulai feasibility study atau studi kelayakan, analisis mengenai dampak lingkungan (amdal), dan project preparation (proyek persiapan).

“Semuanya masih tetap berjalan. Artinya, tetap sesuai rencana pelelangan akhir tahun 2023 kemudian dilanjut pembebasan lahan di tahun 2024. Dan pelaksanaan fisik sesuai jadwal di tahun 2025,” ungkap ketua DPD Partai Demokrat Kaltim ini.

Baca Juga:  2021 Ditolak, Tol Samarinda-Bontang Dimulai 2022

Karena itu, Irwan yang tergabung dalam Badan Anggaran DPR RI ini meminta masyarakat untuk tidak menyikapi penghapusan rencana pembangunan Jalan Tol Samarinda-Bontang secara negatif. Terlebih melakukan aksi massa dan menyuarakan ajakan-ajakan untuk menuntut proyek ini dimasukkan kembali dalam PSN.

Pria asal Sangkulirang, Kutai Timur ini optimistis rencana pembangunan Jalan Tol Samarinda-Bontang tetap berjalan sesuai jadwal. Dirinya juga mengonfirmasi langsung ke Kementerian PUPR terkait kelanjutan proyek tersebut. Irwan juga berjanji akan terus mengawal rencana pembangunan Jalan Tol Samarinda-Bontang melalui Komisi V DPR RI. Terutama terkait progres program dan persetujuan alokasi anggaran.

“Intinya perencanaan sudah siap, tinggal lelang akhir tahun 2023. Kemudian lanjut pembebasan di 2024. Pembebasan lahan biasanya butuh waktu setahun. Pada prinsipnya kami akan update terus terkait pembangunan Jalan Tol Samarinda-Bontang.

“Di rapat masa sidang ini akan saya sampaikan langsung ke menteri PUPR terkait harapan besar masyarakat Kaltim akan pembangunan Jalan Tol Samarinda-Bontang,” janji Irwan.

Terpisah, penasihat Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) Kaltim Haryoto mengatakan, dicoretnya Tol Samarinda-Bontang dari PSN, berimbas pada sistem jaringan jalan di Kaltim.

“Padahal, menurut saya, tol tersebut adalah outer growth-nya atau simpul pendukung untuk masuk IKN dari utara yang punya nilai strategis ekonomis,” kata Haryoto kemarin (8/8).

Baca Juga:  Perencanaan Tol Samarinda-Bontang Rampung Akhir Tahun

Pasalnya, jika Tol Samarinda-Bontang terbangun, menjadi akses ke berbagai titik kota, industri, dan bandara yang otomatis bakal membangkitkan ekonomi. Juga merupakan kesatuan mendukung pertumbuhan lalu lintas di Tol Balikpapan-Samarinda. Karena itu, pembangunan tol Samarinda-Bontang, dirasa memiliki banyak kelebihan. Misalnya sudah jelas ada pusat ekonomi, kota, kawasan potensial, dan industri yang dilayani.

“Secara sistem akan mendukung dan menyatu dengan Balsam yang lalu lintas hariannya cukup rendah, dan akan membangkitkannya dengan signifikan.  Apalagi kalau sistem Pulau Balang, arah Penajam Kalsel juga tersambung. Tentunya mendukung IKN sebagai daerah penyangga,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim Syafruddin menilai dicoretnya Tol Samarinda-Bontang dari PSN jadi kekecewaan yang ke sekian kali dari pemerintah pusat.

“Artinya rakyat Kaltim lagi-lagi kena PHP pemerintah pusat. Padahal kita tahu akses Tol Sambon (Samarinda-Bontang) sangat dibutuhkan masyarakat. Khususnya untuk mobilisasi. Bahkan tak hanya Kaltim, penghuni IKN juga akan menikmati fasilitas tol ini,” katanya.

Dia menambahkan, akses ini penting karena kawasan Bontang, Kutai Timur, memiliki proyeksi pengembangan kawasan industri.  Menurutnya, ini tidak dipikirkan pemerintah pusat, yaitu bagaimana dampaknya jika tol ini gagal dibangun.  Mengingat, opsi jalan Samarinda-Bontang yang ada saat ini saja, yang menjadi kewenangan pusat tak kunjung mulus.

“Kita semua jadi kecewa. Banyak PSN di Kaltim yang sudah sirna. Misalnya dulu zaman SBY kita punya pembangunan pelabuhan Maloy, Buluminung, ini semua tidak ada yang strategis secara nasional. Sementara pemerintah pusat menetapkan banyak titik PSN,” keluhnya.

Baca Juga:  Tol Samarinda-Bontang Lewati Hutan Lindung, Ini Solusi yang Ditawarkan

Untuk diketahui, pada Permenko Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perubahan daftar PSN, pembangunan Jalan Tol Samarinda-Bontang di Kaltim sempat masuk dalam nomor 54 untuk sektor jalan dan jembatan. Selain Jalan Tol Samarinda-Bontang, dua proyek jalan tol lain yang dikeluarkan adalah Jalan Tol Makassar-Maros-Sungguminasa-Takalar (Mamminasata) dan Tol Semarang Harbour (Semarang-Kendal).

Dalam siaran pers, Kemenko Bidang Perekonomian pada 26 Juli 2022, Ketua Tim Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo menjelaskan, PSN merupakan salah satu program utama Presiden Joko Widodo. Sejak 2015 sudah ada total 208 proyek dan 10 program. Dengan estimasi total nilai investasi mencapai Rp 5.739,7 triliun.

“Permenko baru berisi hasil evaluasi terhadap beberapa proyek. Misalnya ada yang dikeluarkan, serta ada juga yang strategis dan berpotensi diselesaikan sebelum akhir 2024,” ujarnya.

Dari perencanaan sebelumnya, Jalan Tol Samarinda-Bontang akan dibangun sepanjang 94 kilometer. Dengan nilai investasi senilai Rp 11 triliun. Jalan Tol Samarinda-Bontang direncanakan memiliki 4 seksi. Seksi I (Ruas Palaran-Bandara APT Pranoto, Samarinda) sepanjang 23,5 kilometer, Seksi II (Ruas Bandara APT Pranoto-Sambera sepanjang 24 kilometer), Seksi III (Ruas Sambera-Marangkayu, Kukar) sepanjang 22,5 kilometer, dan Seksi IV (Ruas Marangkayu-Bontang) sepanjang 24 kilometer. (riz/k16)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: tol samarinda bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Upacara on the Road Bakal Digelar di Tiga Titik

Next Post

Uang Dugaan Pungli Rp 2,5 Juta Milik 16 Pedagang Pasar Citra Mas Loktuan Dikembalikan

Related Posts

Tol Samarinda–Bontang Jadi Prioritas Pemprov Kaltim, Skema KPBU Siap Diterapkan
Kaltim

Tol Samarinda–Bontang Jadi Prioritas Pemprov Kaltim, Skema KPBU Siap Diterapkan

29 Oktober 2025, 16:30
Jadi Program Prioritas, Pembangunan Tol Samarinda-Bontang Dimulai pada 2028
Kaltim

Jadi Program Prioritas, Pembangunan Tol Samarinda-Bontang Dimulai pada 2028

19 Mei 2025, 17:12
Kelanjutan Pembangunan Tol Samarinda-Bontang Belum Jelas, Menteri PUPR Sebut Tunggu Studi Kelayakan Selesai
Bontang

Kelanjutan Pembangunan Tol Samarinda-Bontang Belum Jelas, Menteri PUPR Sebut Tunggu Studi Kelayakan Selesai

10 Oktober 2024, 10:30
Andi Faizal Sofyan Hasdam
Bontang

Studi Kelayakan Tol Samarinda-Bontang Rampung, Andi Faiz; Kabar Baik, Semoga Pembangunan Bisa Cepat Selesai

26 Oktober 2021, 11:57
Titik Nol Tol Samarinda-Bontang Masih Rahasia
Bontang

Penyusunan Amdal Jalan Tol Samarinda-Bontang, 50 Peserta Lelang Ambil Bagian

23 Februari 2021, 10:00
Proyek Tol Samarinda-Bontang Tunggu Perpres
Bontang

Optimistis Tol Samarinda-Bontang Dimulai 2022

31 Desember 2020, 11:22

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April Kaltim, Massa Desak Audit Pemprov dan Hentikan KKN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.