BONTANG – Menindaklanjuti adanya warga Kelurahan Loktuan yang tertimpa musibah digigit seekor buaya di daerah pesisir. Pemerintah Kota Bontang bekerjasama dengan pihak aparat kepolisian melakukan langkah pencegahan agar hal serupa tidak terjadi kembali.
Lurah Loktuan M Takwin menerangkan, agar hal serupa tidak terjadi lagi pihaknya langsung turun ke lapangan untuk memasang plang imbauan agar warga sekitar maupun wisatawan ketika berkunjung ke daerah tersebut, tidak melakukan aktivitas di perairan seperti berenang maupun menyelam. Khususnya anak-anak jangan sampai berenang di daerah itu. Sebab adanya hewan pemangsa yang berkeliaran di kawasan tersebut.
“Kami sudah turun kemarin bersama Kapolsek dan Bhabinkamtibmas,” ungkapnya saat dihubungi Bontangpost.id, Rabu (15/1/2020).
Kemunculan buaya di lokasi itu bukan pertama kali terjadi. Katanya, tahun sebelumnya juga pernah ditangkap dua ekor buaya berkisaran 5 meter, dan telah direlokasi ke Balikpapan. Tidak hanya di kawasan rawa-rawa Loktuan terdapat hewan yang memiliki nama ilmiah Crocodylidae berkeliaran. Daerah Kampung Selambai juga kerap muncul. Bahkan sempat juga menggigit seorang nelayan yang tengah membersihkan kapal. Pihaknya juga sebelumnya telah memasang plang bertuliskan hati-hati ada buaya di daerah pesisir tersebut.
“Kami juga bakal cek lagi plang di Selambai,” katanya.
Selain pemasangan plang larangan, pihaknya juga menyampaikan informasi tersebut kepada warganya, baik itu melalui pesan di media sosial serta tatap muka saat pertemuan rapat bersama warga, RT dan Kelurahan.
“Kami juga sampakan lewat grup whatsapp,” ucapnya.
Untuk penangkapan buaya sendiri, katanya aparat kepolisian bersama dengan warga telah merencanakan hal tersebut. Namun karena tingkat kesulitannya itu, pihaknya belum mengetahui kapan tepat waktunya.
“Warga sama Bhabinkamtibmas rencana mau tangkap,” katanya.
Sementara itu Bhabinkamtibmas Kelurahan Loktuan, Aipda Ahmad Bajuri mengatakan jauh hari pihaknya juga telah memperingati warga untuk tidak melakukan kegiatan seperti berenang hingga menyelam di daerah tersebut.
“Harap masyarakat tetap waspada, khususnya wilayah pesisir karena buaya masih banyak di perairan Loktuan,” imbuhnya. (Zaenul)







