Hari Ini Dimakamkan di Loktuan
BONTANG – Anggota komisi I dan mantan ketua DPRD Bontang Kaharuddin Jafar dilanda duka. Senin (6/2), putra keduanya yaitu Muhammad Fajrin (30) mengembuskan napas terakhir di RSUD Pinrang, Sulawesi Selatan. Setelah sebelumnya menjalani pengobatan selama sekira 20 hari untuk penyakit liver yang dideritanya selama ini.
“Penyakitnya ini sudah lama. Tapi Fajrin sulit untuk diajak berobat. Baru 20 hari lalu itu dia dibawa berobat oleh keluarganya ke Pinrang. Dan ternyata meninggal di sana,” cerita Haris Hafid, paman Fajrin.
Setelah mendengar kabar duka ini, pihak keluarga dan kerabat di Bontang segera mempersiapkan proses pemakaman Fajrin di kediaman Kaharuddin Jafar di Jalan Kapal Pinisi III Nomor 38 RT 44 Loktuan. Kaharuddin dan istri sendiri berada di Pinrang menemani hari-hari terakhir buah hati mereka. Rencananya Selasa (7/2) hari ini jenazah Fajrin akan dimakamkan di pemakaman muslim Loktuan. Setelah malam kemarin diterbangkan ke Bontang.
“Hari ini (kemarin, Red.) rencananya berangkat dari Makassar pukul 19.00 Wita. Bila sesuai perhitungan, jenazah akan tiba besok (hari ini) pukul 03.00 Wita. Mungkin akan dimakamkan pukul 10.00 Wita pagi,” jelas Haris.
Diceritakan Haris, baik keluarga maupun kerabat Fajrin tidak menyangka bila Fajrin meninggal secepat itu. Pasalnya, pemuda yang masih melajang tersebut dikenal sopan pada orangtua dan gemar membantu teman-temannya yang membutuhkan. Di Loktuan sendiri, Fajrin dikenal aktif dalam organisasi-organisasi kepemudaan, salah satunya Ikatan Pemuda Loktuan Bersatu (IPLB).
“Sifat sosialnya tinggi. Dia sering sekali membantu teman-temannya yang butuh bantuan. Bahkan tidak segan-segan menjual barang pribadi demi membantu teman,” tambahnya.
Kesedihan juga dirasakan teman-teman Fajrin yang datang ke rumah duka. Basra, salah seorang teman Fajrin merasa terpukul dengan meninggalnya Fajrin. Menurutnya, Fajrin merupakan sosok teman yang baik dan kerap memberi semangat bagi rekan-rekannya yang lain. “Sejak sakit, dia sulit ditemui. Keluhannya tidak enak badan,” ujar Basra.
Hal senada diungkapkan rekan Fajrin lainnya yaitu Muhammad Hasyim. Dia menyebut Fajrin sebagai sosok berjiwa sosial tinggi. Menariknya, meski terlahir sebagai putra Kaharuddin Jafar, Fajrin tidak pernah mendompleng ketenaran sang ayah dalam kesehariannya.
“Perilakunya yang baik selama hidup tergambar dari banyaknya yang datang dan membantu proses pemakamannya. Bukan semata karena ayahnya anggota DPRD,” ungkap Hasyim yang juga ketua Laskar Merah Putih Bontang ini.
Dari pantauan media ini kemarin, telah terpasang tarup dan kursi-kursi di halaman rumah Kaharuddin Jafar. Batu nisan untuk makam Fajrin pun telah dibuat. Keluarga dan kerabat Fajrin serta warga sekitar mulai ramai datang ke untuk membantu persiapan doa dan pemakaman Fajrin hari ini. Belum terlihat tokoh-tokoh penting Kota Bontang, yang diperkirakan bakal hadir dalam pemakaman hari ini. (luk)






