• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

IPA Kabo Mati Total, Warga Terancam Krisis Air Bersih 

by BontangPost
29 Maret 2017, 12:32
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
GALIAN: Pendistribusian air bersih PDAM terhenti sementara lantaran adanya galian PLN.(IST)

GALIAN: Pendistribusian air bersih PDAM terhenti sementara lantaran adanya galian PLN.(IST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Mulai hari ini (28/3) hingga dua hari kedepan (30/3) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua Kutim, tidak memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat Sangatta.

Dikatakan, Direktur Utama (Dirut) PDAM, Aji Mirni Mawarni, ada beberapa faktor terhentinya pendistribusian sementara tersebut. Pertama karena adanya aktivitas PLN dan pengerjaan pipa yang dilakukan oleh tim swakelola. Dua hal inilah yang menjadi penyebab terhentinya produksi air bersih kepada masyarakat. Akibatnya, masyarakat terancam mengalami krisis air bersih.

“Ada pekerjaan interkoneksi listrik oleh PLN dan interkoneksi pipa 400 mm oleh tim swakelola. Karena ada aktivitas ini makanya kami hentikan terlebih dahulu. Pendistribusian  air bersih mengalami mati total mulai pukul 08.00 wita hingga  20.00 wita,” ujar wanita yang kerap disapa Mawarni itu.

Baca Juga:  Terus Bertugas Membuat Lebaran Bersih

Meskipun begitu, penghentian produksi tidak menyebar seluruhnya di Sangatta. Hanya terjadi di beberapa titik saja. Yakni, wilayah Jalan APT. Pranoto, areal Sangatta Lama, serta kawasan Patung Burung. Sedangkan daerah Sangatta Selatan dipastikan aman.”Jadi dimalam hari, dipersilahkan untuk menampung air sebanyak mungkin. Karena siang harinya akan kembali mengalami mati,” katanya.

Dirinya berharap masyarakat dapat memaklumi hal ini Pasalnya, pengentian operasi hanya berlaku untuk sementara waktu. Setelahnya dipastikan berjalan lancar seperti semula. “Karena ini bersifat sementara saja, maka kami minta masyarakat untuk bersabar.Beberapa hari kedepan akan kembali normal seperti biasa,” katanya.

Sementara itu, Nur Alisa, warga Sangatta Utara, menanggapi bijak masalah ini. Dirinya menilai penghentian distribusi bukan dilandasi unsur kesengajaan. Melainkan adanya permasalahan teknis yang harus dibenahi secepat mungkin. Apalagi, tidak terjadi selamanya, melainkan hanya membutuhkan waktu dua sampai tiga hari saja. “Ini semua untuk kebaikan kita. Jadi sangat tidak masalah. Saya juga sudah menyetok air di dalam tandon. Biar beberapa hari mati, sudah enggak masalah lagi,” katanya. (dy)

Baca Juga:  Petani Bengalon Keluhkan Banjir dan Irigasi
Tags: Krisis air bersihSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kembali Menggema, TMMD 98 Menggebrak Desa 

Next Post

Dimarahi, Siswa SD Kabur dari Rumah

Related Posts

Bukan Cuma Karhutla, Warga Mulai Menjerit Krisis Air Bersih Akibat Kemarau
Kaltim

Bukan Cuma Karhutla, Warga Mulai Menjerit Krisis Air Bersih Akibat Kemarau

11 September 2026, 11:00
Lanjutan Pembangunan Sumur Bor Loktuan Diusulkan Kembali Tahun Ini
Bontang

Solusi Jangka Pendek Atasi Krisis Air Bersih, PDAM Usul Tambah Empat Sumur Baru

23 Desember 2023, 10:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.