Gerhana bulan total bakal kembali terjadi Rabu (31/1) malam ini. Fenomena alam langka itu diprediksi bisa dilihat di seluruh wilayah Indonesia.
Berdasarkan informasi yang disadur dari salah satu sumber, gerhana bulan malam ini merupakan gabungan dari tiga fenomena, yakni Supermoon, Bluemoon, dan Bloodmoon. Supermoon merupakan peristiwa dimana bulan seolah-olah berada dekat bumi sehingga terlihat lebih besar. Adapun Bluemoon, yakni peristiwa bulan purnama kedua dalam satu bulan masehi. Dan terakhir, Bloodmoon yakni bulan berwarna merah darah selama gerhana bulan total.
Selama berlangsung, gerhana bulan total ini dibagi dalam empat fase. Fase pertama yaitu mulainya gerhana sebagian. Untuk di wilayah Indonesia Bagian Tengah (Wita), fase mulainya gerhana sebagian ini pada pukul 19.48 Wita. Adapun untuk fase gerhana bulan totalnya, terjadi pada pukul 20.51 Wita. Selanjutnya, fase akhir gerhana bulan total akan terjadi pukul 22.07 Wita, dan akhir dari gerhana sebagian terjadi pukul 23.11 Wita. Sehingga, untuk gerhana total durasinya selama 1 jam 16 menit. Sedangkan untuk gerhana sebagian dan total, durasinya selama 3 jam 22 menit. Fenomena gerhana bulan total ini tidak berbahaya. Sehingga bisa disaksikan dengan mata telanjang, teleskop, ataupun binokuler.
Menanggapi fenomena ini, Penyelenggara Syariah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bontang Yarkani mengimbau kepada umat muslim khususnya di Bontang agar mengisi kegiatan malam ini dengan melaksanakan amalan-amalan sunah yang mendekatkan diri kepada Allah seperti salat sunah khusuf dua rakaat, mendengarkan khotbah, serta memperbanyak zikir dan selawat.
“Fenomena gerhana bulan total ini pada dasarnya sama seperti fenomena alam lainnya. Ini merupakan salah satu bentuk kekuasaan Allah Swt. Sehingga tidak ada hubungannya dengan mitos atau takhayul, atau kepercayaan tertentu,” ujarnya kepada Bontang Selasa (30/1) kemarin.
Adapun tata cara gerakan salat khusuf kata Yarkani, yakni diawali dengan niat, kemudian takbiratul ikram, kemudian melafalkan surah Al-Fatihah, selanjutnya membaca surah panjang di dalam Alquran, kemudian rukuk, setalah rukuk kemudian iktidal, selanjutnya rukuk kembali, kemudian iktidal lagi, selanjutnya sujud, lalu duduk diantara dua sujud, kemudian sujud lagi. Barulah setelah itu berdiri untuk melanjutkan ke rakaat kedua. Dan terakhir ditutup dengan salam. Yarkani berujar, usai salat dianjurkan untuk mendengarkan tausiyah, membaca Alquran, dan memperbanyak zikir serta selawat.
Dari data tang dihimpun Bontang Post hingga tadi malam, beberapa masjid di Bontang pun ikut antusias menyelenggarakan salah khususf berjemaah. Diantaranya masjid Baiturrahman PKT, Fathul Khoir BSD, Al-Kautsar PT Badak NGL, Masjid Abu Bakar Pisangan, dan Baitul Mustofa Kelurahan Belimbing. (bbg)







