SAMARINDA – Mantan Bupati Kutai Timur (Kutim) Isran Noor semakin mantap maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018 mendatang. Senin (24/4) kemarin, Isran mendatangi kantor Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Kaltim. Kedatangan Isran beserta rombongan ke Rumah PAN—sebutan–kantor DPW PAN Kaltim, guna mendaftarkan diri sebagai bakal calon gubernur (cagub).
Datang didampingi sang istri, Norbaiti, sekira pukul 11.00 Wita Isran diterima para pengurus PAN Kaltim yang dipimpin sang ketua Darling Pattalongi. Dalam penyambutannya, Darlis menyatakan kerinduan para pengurus PAN untuk bertemu kembali dengan Isran. Dia memuji Isran sebagai tokoh nasional yang sudah melegenda.
“Mudah-mudahan Pak Isran berkenan dan bersedia mengikuti tahapan-tahapan berikutnya dalam penjaringan ini. Karena sebelum berkas-berkas pendaftaran dibawa ke DPP (Dewan Pimpinan Pusat), ada tahapan yang mesti dilewati di daerah,” kata Darlis.
Kepada para pengurus PAN, Isran menguraikan perihal niatnya maju sebagai bakal cagub. Kata dia, keinginan untuk menjadi cagub bukan keputusan yang instan. Melainkan sudah menjadi keputusan matang sejak setahun lebih. Beberapa faktor melatarbelakangi keputusannya untuk ikut terlibat dalam agenda rutin lima tahunan ini.
“Ada dukungan dari komunitas-komunitas dan kelompok-kelompok masyarakat yang ingin saya maju menjadi cagub. Setelah saya lakukan penelitian lebih lanjut, setidaknya ada sekitar 211 ribu masyarakat Kaltim yang menginginkan saya maju dalam pilgub. Jumlah ini menjadi representasi dan harapan saya untuk kemudian memutuskan terlibat sebagai kandidat di pilgub,” urai Isran.
Selain dukungan masyarakat, kondisi Kaltim yang tengah terpuruk secara ekonomi dan pembangunan membuat Isran merasa memiliki tanggung jawab moral untuk maju menjadi bakal cagub. Dengan pengalaman-pengalamannya di pemerintahan, Isran yakin bisa membawa Kaltim keluar dari keterpurukan khususnya dalam hal anggaran pembangunan.
“Secara nasional Kaltim tumbuh minus. Bisa dibayangkan daerah Kaltim yang merupakan provinsi kaya raya dengan sumber daya alam berada dalam kondisi minus. Inilah tantangan yang memang harus sama-sama dipikirkan untuk diperjuangkan,” ungkapnya.
Isran lantas membeber sederetan prestasi yang dibukukannya saat menjabat Bupati Kutim. Di antaranya membawa Indonesia memenangkan gugatan arbitrase Churchill Mining. Berbekal sederetan pengalaman tersebut, dia yakin bisa membawa Kaltim keluar dari keterpurukan dan membawa kemajuan di Kaltim.
Untuk itu dia berharap PAN sebagai salah satu kekuatan politik di Kaltim bisa mengusungnya sebagai cagub dalam pilgub mendatang. Dia tampak optimistis mendapat dukungan dari PAN. Isran menyebut memiliki kedekatan dengan partai berlambang matahari terbit tersebut. Bahkan Isran mengaku telah lama melakukan komunikasi dengan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan yang disebut sebagai sahabat baiknya.
“Jadi hari ini bertepatan 27 Rajab peringatan Isra Mikraj, saya mendaftarkan diri sebagai bakal cagub lewat PAN. Mudah-mudahan pendaftaran ini bisa diterima. Paling tidak diterima dulu. Saya sudah bangga kalau diterima. Kalau nantinya diusung, saya jadi lebih bangga lagi,” sebut Isran.
Bila pendaftarannya diterima, Isran menyatakan siap mengikuti tahapan-tahapan seleksi dari partai. Serta memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan. Diakui Isran, pihaknya memang belum melakukan sosialisasi sacara terbuka sebagaimana kandidat-kandidat bakal cagub lainnya. Rencananya, sosialisasi baru akan dilakukan setelah secara resmi mendeklarasikan sebagai cagub.
“Saya terus terang saja belum melakukan sosialisasi. Biarkan saja yang lain sudah mulai hingar bingar sosialisasi. Nanti pada saatnya akan saya lakukan sosialisasi, entah mulai Juni atau Juli,” tambahnya.
Ditanya tentang nama-nama yang diincar menjadi pasangan wakil gubernur, Isran masih enggan membeber. Dia hanya membenarkan bila sudah memiliki daftar nama yang dianggap layak mendampinginya. Kata Isran, saat ini Isran masih menunggu petunjuk dari Tuhan untuk menentukan siapa wakil yang layak mendampinginya.
“Saya memang tidak menyebutkan nama-namanya. Tapi yang pasti wakil saya kalau perlu lebih pintar dari saya. Punya integritas, moralitas, kapasitas, dan kapabilitas,” terang Isran.
Sementara itu Penasihat DPW PAN Kaltim Ambo Dalle menyambut baik keinginan Isran untuk maju menjadi bakal cagub melalui PAN. Ambo menyebut, untuk persoalan Kaltim PAN siap diajak bicara demi menghasilkan kerja nyata. Karena kata dia, partai berlambang matahari terbit ini tidak tinggal diam dan mesti berbuat sesuatu demi masa depan Kaltim.
“Pertemuan ini cukup memberikan kesan yang baik. Mudah-mudahan bila beliau (Isran, Red.) nantinya kalau sudah berada di posisi yang diharapkan, tetap memberikan motivasi kepada PAN,” ujar Ambo Dalle. (luk)







