• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Hasdam Ingin Tertulis Dalam Sejarah

by BontangPost
25 April 2017, 12:48
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
NIAT MEMBANGUN: Andi Sofyan Hasdam (tiga dari kanan) disambut pengurus DPW PAN Kaltim, kemarin.(Guntur/Metro Samarinda)

NIAT MEMBANGUN: Andi Sofyan Hasdam (tiga dari kanan) disambut pengurus DPW PAN Kaltim, kemarin.(Guntur/Metro Samarinda)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Mantan Wali Kota Bontang dua periode, Andi Sofyan Hasdam memantapkan dirinya untuk melamar ke Partai Amanat Nasional (PAN), Senin (24/4) kemarin. Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kaltim itu resmi melamar sebagai bakal calon wakil gubernur (cawagub).

“Di Golkar saya sudah melamar sebagai bakal cawagub. Tidak etis rasanya jika saya mendaftar sebagai bakal cagub di PAN. Untuk itulah, saya melamar sebagai bakal cawagub di PAN,” kata Hasdam.

Sebagai wakil, Hasdam akan memberikan masukkan kepada gubernur yang ia dampingi nantinya. Terutama terkait program-program yang sudah disiapkan. Di antaranya pembangunan industri di Banua Etam. Hal itu sejalan dengan semakin menurunnya sumber daya alam (SDA) seperti batu bara hingga gas.

“Saat ini, di Kaltim banyak sawit. Tetapi sampai hari ini kita hanya punya industri CPO (crude palm oil). Setelah jadi CPO, dikirim ke pabrik di luar. Kalau minyak goreng mau murah, pabriknya harus di Kaltim. Selama ini kita cuek. Kedua, saya juga punya data, produksi karet petani di Kaltim. Ternyata setelah dipanen, diangkut ke Banjarmasin. Lalu dikirim ke luar. Kenapa tidak ada pabriknya di Kaltim,” tanyanya.

Baca Juga:  Tertibkan Menteri Pecandu Praktik Impor

Padahal jika pabriknya dibangun di Kaltim, ongkos produksi akan turun. Karena tidak ada yang namanya biaya transportasi. “Itu belum termasuk delapan komoditas lainnya,” tambahnya.

Menurutnya, tidak mungkin lagi gubernur terpilih masih berbicara soal minyak, gas, batu bara, dan SDA lainnya menopang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Ke depan, Kaltim akan melalui tahun berat. Sehingga harus berbicara sumber-sumber yang terbarukan,” katanya.

Hasdam juga menawarkan konsep Kaltim Sehat. Yakni Sehat Masyarakat, Sehat Pendidikan, Sehat Pemerintahan, serta Sehat Ekonomi dan Investasi. Pengalamannya memimpin Bontang menjadi modal utamanya untuk mengabdi bagi Kaltim. “Semuanya terangkum dalam Visi Baru Kalimantan Timur 2025,” katanya.

Dia mengungkapkan, mendaftar di hari terakhir karena dirinya baru sempat. Pasalnya, Hasdam menjabat ketua Bappilu Wilayah Kalimantan DPP Golkar. “Saya harus keliling Kalimantan. Ke Banjarmasin, Palangkaraya, dan lainnya. Sehingga baru sempat,” katanya.

Baca Juga:  Hibah dan Bansos Terancam Dikurangi

Bicara soal kans, Hasdam optimistis. “Secara politis, yang sudah diputuskan menjadi cagub adalah Rita. Yang lain kan belum. Oleh karena itu, konsekuensinya, ketika melamar, menjadi pendamping Ibu Rita. Namun yang perlu saya sampaikan, Golkar itu dinamikanya tinggi. Di atasnya langit masih ada langit,” candanya.

Hasdam menegaskan, dirinya hanya ingin terdaftar di dalam sejarah. “Bahwa saya telah pernah ingin membaktikan akhir hidup saya sebagai wakil gubernur di Kaltim. Dan kalau tidak mendapat restu Allah, jangan dipaksakan. Saya kira ini sejarah,” katanya.

Dia juga mengungkapkan, selama memimpin organisasi, tidak pernah ada gesekan. “Saya ingin menyampaikan bahwa di dalam hidup saya, rasanya tidak pernah ada orang yang tidak bisa bekerja sama dengan saya. Boleh ditanya. Selama saya di KKSS atau di Muhammadiyah, semuanya bisa bekerja sama,” tegasnya.

Kedatangan Hasdam juga sekaligus penegasan bahwa dirinya tidak akan maju lewat jalur independen. “Saya datang ke sini (PAN, Red.), tentu ingin maju lewat parpol. Saya tidak ada niatan maju lewat jalur independen,” tegasnya.

Baca Juga:  Rusmadi-Nusyirwan Berjuang ke Puncak 

Ditanya soal “amunisi”, Hasdam langsung tersenyum. Dia mengungkapkan, syarat untuk memimpin Kaltim, harus memiliki “isi tas” atau uang. Finansial tersebut digunakan untuk keperluan biaya politik. Seperti membayar honor saksi, baliho, dan lainnya.

“Menjadi pemimpin harus memiliki elektabilitas, kapasitas, dan yang terakhir isi tas. Maksudnya duit. Jangankan mau maju di gubernur, jadi anggota DPR saja harus punya modal,” ujar Hasdam

Kendati demikian, dia langsung meluruskan. “Kekuatan finansial itu bukan money politic. Tapi untuk keperluan tahapan. Saya lihat Pilkada Jakarta itu sudah bagus. Bahwa orang memilih bukan lagi berdasarkan uang atau sembako,” ucapnya.

Hasdam menambahkan, PAN merupakan parpol kedua setelah Golkar yang dilamarnya. “Kalau masih ada yang buka, saya daftar,” tambah Sofyan. (gun)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Metro SamarindaPenjaringan Cawagubpilgub kaltim 2018
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Isran Klaim Dukungan Masyarakat Kaltim

Next Post

Berebut Dukungan Matahari di Pilgub Kaltim

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.