• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang Kriminal

Jejak Pencurian Toko Emas di Bontang

by Lutfi Rahmatunnisa'
20 Maret 2023, 18:03
in Kriminal
Reading Time: 2 mins read
0
Toko emas Bahagia tutup pasca kejadian pencurian Jumat lalu

Toko emas Bahagia tutup pasca kejadian pencurian Jumat lalu

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kasus pencurian di toko emas Kota Bontang setidaknya terjadi tiga kali sejak 2015 lalu. Untuk melancarkan aksinya, ketiga kasus tindakan kriminal tersebut memiliki kesamaan. Yakni tidak dilakukan sendiri melainkan secara berkomplotan.

Berdasarkan data yang dihimpun awak redaksi bontangpost.id, satu kasus terjadi pada 11 September 2015. Kala itu pemilik Toko Emas Samsia yang terletak di Pasar sementara Rawa Indah dikelabui oleh komplotan pencuri. Namun, belum diketahui pasti jumlah dari komplotan tersebut.

Raibnya 45 gram emas kalung dan gelang sekitar Rp 21 juta berhasil dicuri usai korban dihipnotis. Bedanya, aksi pencurian oleh komplotan tersebut didominasi oleh wanita.

Satu tahun setelahnya, Kasus serupa terjadi pada 10 Januari 2016. Saat itu kasus perampokan menimpa toko emas Sejati di Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan.

Baca Juga:  Polisi Periksa Dua Saksi Kasus Pencurian Emas di Berebas Tengah

Kala itu, Toko emas Sejati berhasil dijarah oleh satu komplotan yang terdiri dari lima orang. Aksi komplotan tersebut berhasil mencuri delapan kilogram emas.

Kasus pencurian emas tersebut menghebohkan masyarakat Bontang lantaran menewaskan pemilik toko emas Sejati dengan luka senjata tajam di 18 bagian tubuhnya.

Dua tahun setelahnya, yakni pada 2018 salah satu dari empat kawanan perampok emas tersebut dilaporkan tewas setelah tiga peluru mengenai tubuhnya karena melakukan penyerangan terhadap polisi yang akan menangkapnya di Gowa, Sulawesi Selatan.

Kasus terakhir, pencurian di toko emas baru saja terjadi pada 17 Maret 2023 lalu. Yakni toko emas Bahagia. Aksi tersebut dilancarkan oleh satu komplotan yang terdiri dari tiga orang yang mengenakan pakaian tertutup.

Baca Juga:  Komplotan Maling Emas Diduga Pemain Lintas Daerah, Polsek Koordinasi dengan Polda

Sasaran toko emas masih sama. Yakni salah satu toko emas di bilangan Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Berebas Tengah.

Dari kejadian tersebut, 6 buah kalung emas dengan total berat 64 gram telah hilang dan mengalami kerugian Rp 58,8 juta.

Menanggapi hal itu, Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiyono bilang toko emas memang rawan terjadi di Bontang.

“Kalau tidak salah ingat, data yang kami input mengenai kasus pencurian di toko emas terakhir pada 2016. Walaupun kasusnya minim, tapi rawan,” ucapnya kepada redaksi bontangpost.id, Senin (20/3/2023).

Meski begitu, kata Mandiyono pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan kasus pencurian di Toko Emas Bahagia. Pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dan pengembangan jaringan.

Baca Juga:  Gunakan Pelat Palsu, Maling Emas 200 Gram di Bontang Masih Buron

“Laporan kan sudah diterima Kapolsek Bontang Selatan. Kalau sudah begitu pasti akan kami tuntaskan,” akunya. (*) 

Tags: Pencurian emas
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pembangunan Jembatan Pontianak Masuk Tahap Lelang

Next Post

Peduli Korban Banjir Guntung, Pupuk Kaltim Salurkan 400 Paket Makanan

Related Posts

Pencuri Tas Berisi Emas 200 Gram dan Uang Rp30 Juta di Bontang Ternyata Beraksi Sendiri
Kriminal

Gunakan Pelat Palsu, Maling Emas 200 Gram di Bontang Masih Buron

27 Maret 2026, 14:42
Emas Puluhan Juta di Toko Berebas Tengah Raib Dijarah Sekelompok Maling
Kriminal

Komplotan Maling Emas Diduga Pemain Lintas Daerah, Polsek Koordinasi dengan Polda

28 Maret 2023, 10:48
Polisi Periksa Dua Saksi Kasus Pencurian Emas di Berebas Tengah
Kriminal

Polisi Periksa Dua Saksi Kasus Pencurian Emas di Berebas Tengah

20 Maret 2023, 15:32

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.