• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkot Waspadai Permainan Harga

by BontangPost
1 Desember 2018, 16:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
RAWAN: Melonjaknya harga jual sejumlah bahan pokok menjelang natal dan tahun baru mulai diwaspadai oleh Pemerintah Samarinda.(DOK/METRO SAMARINDA)

RAWAN: Melonjaknya harga jual sejumlah bahan pokok menjelang natal dan tahun baru mulai diwaspadai oleh Pemerintah Samarinda.(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Naiknya harga bahan pokok di pasar ternyata tidak melulu dipengaruhi terbatasnya stok barang yang beredar. Faktor momentum atau perayaan hari-hari besar keagamaan juga dapat memicu naiknya harga komoditas di masyarakat.

Hal itu diakui Asisten II Sekretariat Kota (Setkot) Samarinda, Endang Liansyah. Menurutnya, momentun hari besar agama seperti perayaan hari raya iduladha dan idulfitri, perayaan natal dan pergantian tahun baru kerap dimanfaatkan pedagang untuk menaikkan harga barang.

Melalui rapat lintas sektoral di Balai Kota Samarinda, Kamis (29/11) lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mencoba melakukan upaya antisipasi pada melonjaknya harga jelang natal dan tahun baru. Di antaranya, pemerintah berencana melakukan peninjauan pasar awal bulan Desember ini.

Baca Juga:  Masjid di Kinibalu Disarankan Dievaluasi 

Walau begitu, dari hasil laporan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Samarinda, sampai awal Desember ini pasokan bahan pokok masih cukup aman. Baik itu beras, gula, tepung, ikan, hingga pasokan bahan bakar minyak (BBM).

Di sisi lain, mengingat Samarinda bukan daerah penghasil pertanian, Endang mengaku, Pemkot Samarinda telah menjalin kerja sama perdagangan panjang dengan beberapa daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel). Terutama untuk beberapa bahan pokok yang memiliki jangka waktu penyimpanan yang cukup tahan lama.

“Kalau untuk tomat dan cabai, Samarinda masih aman. Karena kemarin Pak Wali Kota juga baru panen cabai dengan petani di Samarinda,” kata dia.

Ia menyebut, untuk stok beras, Samarinda masih memiliki lima ribu ton. Stok itu masih cukup untuk memenuhi kebutuhan beras warga Samarinda hingga enam bulan ke depan.

Baca Juga:  Garuda Indonesia Ramaikan Penerbangan

Kendati demikian, kegiatan peninjauan pasar tetap akan dilakukan awal bulan ini. Peninjauan tersebut akan dilakukan dibeberapa titik, antara lain di Pasar Segiri untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, SPBU di Jalan Juanda untuk mengecek pasokan BBM, daerah pergudangan di Jalan IR Sutami dan di kantor Bulog.

“Untuk elpiji yang sempat dikeluhkan warga mengalami kelangkaan, kami juga memastikan semuanya aman. Elpiji dengan berbagai ukuran semuanya ada. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” imbuhnya.

Sebagai upaya antisipasi, Disperindag Samarinda telah diminta melakukan pengawasan. Pasalnya, beberapa kali pemerintah mendapatkan adanya kendaraan luar daerah yang datang membeli dan mengambil elpiji di Samarinda untuk kemudian dijual ke daerah lain.

Baca Juga:  Golkar Yakin Bisa Move On 

“Ada mereka yang datang beli elpiji di beberapa agen atau penjual eceran, setelah banyak lalu dibawa ke luar Samarinda. Ini yang perlu kami lakukan pengawasan,” tuturnya.

Adapun untuk ayam dan telur, diakui Endang, harga jualnya memang selalu fluktuatif. Khusus untuk kedua komoditas itu, naik dan turunnya harga tidak hanya karena faktor cuaca atau stok yang terbatas, tetapi karena adanya permainan yang dilakukan pedagang yang memanfaatkan momem hari-hari besar.

“Momen ini bisa bikin inflasi. Barangnya tersedia. Stoknya banyak. Cuman pedang ini terkadang kompak menaikan harga barang. Karena semua sepakat, ya naik,” katanya. (drh)

Tags: harga sembakoJelang Natal Dan Tahun BaruMetro Samarinda
Share17TweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pentaque Kutim Berhasil Rebut Emas

Next Post

Isran Yakin APBD 2019 Sesuai Target

Related Posts

Ayam Mahal, Terkendala Distribusi Pakan, Pasokan Kurang
Bontang

Ayam Mahal, Terkendala Distribusi Pakan, Pasokan Kurang

12 Juni 2022, 09:52
Harga Telur di Bontang Meroket
Bontang

Harga Telur di Bontang Meroket

2 Januari 2022, 17:00
Harga Meroket, Pasokan Cabai Bergantung dari Luar Daerah
Bontang

Harga Meroket, Pasokan Cabai Bergantung dari Luar Daerah

4 Maret 2021, 09:00
Jelang Iduladha, Pasokan dan Harga Bahan Pokok Stabil
Bontang

Jelang Iduladha, Pasokan dan Harga Bahan Pokok Stabil

28 Juli 2020, 18:00
Imbas Korona, Harga Jahe Naik Hingga Rp 50 Ribu
Bontang

Imbas Korona, Harga Jahe Naik Hingga Rp 50 Ribu

20 Maret 2020, 08:00
Jelang Natal, Harga Bawang Merah Melonjak
Bontang

Jelang Natal, Harga Bawang Merah Melonjak

17 Desember 2019, 18:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.