bontangpost.id – Calon peserta didik baru jenjang SMK wajib melampirkan surat keterangan sehat. Saat mendaftar dalam tahapan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran kali ini.
Sekretaris I Panitia PPDB Cabdin Bontang-Sangatta, Kasman Purba mengatakan sebagian besar jurusan di seluruh satuan pendidikan menyertakan syarat khusus itu. Berupa penimbangan tinggi badan dan tidak buta warna.
“Pendaftar wajib mendapatkan surat itu di puskesmas maupun klinik,” kata Kasman.
Panitia pun mempercayai pengukuran maupun pengetesan yang dilakukan oleh tenaga medis. Nantinya, hasil pemeriksaan diunggah melalui aplikasi PPDB. Mengingat tahun ini pelaksanaan PPDB bersifat 100 persen online.
Artinya tidak ada kontak fisik panitia dengan calon siswa baru. Meskipun tiap satuan pendidikan pun memfasilitasi jika ada orangtua yang kesulitan dalam proses pendaftaran.
Ia meminta kejujuran dalam pencantuman kriteria khusus itu. Para calon peserta didik baru itu pun harus mengisi surat pernyataan keaslian dokumen. Jika masih melanggar maka bakal ada sanksi yang diterima mereka. Akan tetapi bentuknya masih menunggu kesepakatan saat rapat Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS).
“Surat pernyataan keaslian dokumen itu ditandatangani di atas materai. Diketahui pula oleh orangtua masing-masing,” ucapnya.
Sementara, Ketua MKKS SMA Negeri Sumariyah mengatakan aplikasi PPDB SMA/SMK berbeda dengan milik jenjang SD-SMP. Ia mengakui sebelumnya difasilitasi pertemuan dengan penyedia jasa aplikasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang.
“Akhirnya kami dibuatkan sendiri oleh penyedia aplikasi,” ujar Sumariyah.
Ia berharap penyedia mampu mengakomodasi usulan dari sekolah. Sehubungan teknis PPDB sesuai petunjuk teknis (juknis). Rencananya, hari ini (18/6/2020) merupakan simulasi final yang dipaparkan oleh penyedia jasa.
“Harapannya tidak ada gangguan seperti tahun sebelumnya,” terangnya.
Penyedia jasa ini pernah bekerja sama dalam beberapa tahun lalu. Saat itu terjadi kekacauan lantaran juknis turun sepekan sebelum PPDB dimulai. Hal itu pun dimaklumi oleh satuan pendidikan.
Rencananya, pelaksanaan PPDB dimulai pada akhir pekan ini. Dimulai dengan pendaftaran untuk jalur prestasi, afirmasi, perpindahan orangtua, dan anak kandung tenaga pendidik. Kini, aplikasi masih bersifat demo. Besok (19/6/2020), orangtua bisa mengakses aplikasi tersebut. (*/ak/rdh/kpg)







