• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Jembatan Mahakam Mulai “Oleng”

by M Zulfikar Akbar
29 April 2019, 14:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
KIAN RAWAN: Tampak pilar utama yang ditabrak.DWI RESTU/KALTIM POST

KIAN RAWAN: Tampak pilar utama yang ditabrak.DWI RESTU/KALTIM POST

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA-Lagi-lagi Jembatan Mahakam, Samarinda ditabrak. Kemarin (28/4) Tongkang Indo Sukses 25 yang mengangkut kayu menabrak jembatan yang selesai dibangun pada 3 Agustus 1986 itu. Ini menjadi insiden yang kesekian kali di jembatan tua yang minim perawatan itu.

Dari pantauan Kaltim Post kemarin, yang ditabrak adalah pilar utama (P3) Jembatan Mahakam sekitar pukul 06.10 Wita. Adapun tongkang itu ditarik oleh Tugboat Capricorn 126.

Setahun lalu, fender Jembatan Mahakam ditabrak Tongkang Bahari Perdana yang bermuatan batu bara. Selama 2018, pelindung jembatan dua kali ditabrak. Jika sebelumnya ada lima fender, kini hanya tersisa dua. Kejadian kemarin, fender tersisa tak berfungsi maksimal. Padahal, peran fender sangat vital. Bisa mengurangi benturan antara kapal dengan pilar utama jembatan.

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas II Samarinda Captain Dwi Yanto menjelaskan, sudah mendengar kejadian tersebut. “Sudah tahu, dipanggil dulu kru kapal untuk dimintai keterangan,” ujarnya. Termasuk pemilik kapal dan muatan.

Baca Juga:  Si Kembar Beda Rupa Dioperasikan Bersamaan

Diungkapkan eks kepala KSOP Benoa, Bali itu, sementara kapal ditambatkan di tempat khusus. Agar tak mengganggu alur pelayaran kapal-kapal lainnya di Sungai Mahakam. “Diamankan dulu, sambil muatannya dikurangi,” sambungnya.

Berdasarkan catatan, Februari 2018 lalu, tugboat bertuliskan Capricorn bermuatan kayu, juga bermasalah, yakni menghantam fender jembatan. Bahkan, penyelesaian pengadaan ulang fender, belum jelas sampai saat ini. “Kalau kejadian pertama, saya belum ada di sini. Jadi saya enggak tahu persis,” kata Dwi.

Kaltim Post menelusuri kondisi pilar jembatan yang dihantam. Menyewa perahu. Lebih dekat dilihat, tampak bekas gesekan di pilar. Saat itu kapal masih ditambatkan di perairan Sungai Mahakam, tak jauh dari Masjid Darunni’mah di Jalan Slamet Riyadi, Sungai Kunjang. Agar tak terlihat jelas, Tugboat Capricorn 126 yang menarik tongkang bermuatan kayu, menutupi bagian tongkang yang berbenturan.

Baca Juga:  Jembatan Mahakam Ditabrak Tongkang Batubara (Lagi)

Senada dengan Dwi, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XII Kaltim-Kaltara Refly Tangkere yang dikonfirmasi harian ini mengaku sudah mengetahui kejadian tersebut. “Ya, tadi sudah mendapat informasi,” ungkapnya. Namun dia belum bisa berkomentar banyak. Refly menyebut, secepatnya akan mengirimkan tim untuk melakukan investigasi. Agar mengetahui kondisi jembatan. “Besok (hari ini) bisa saja langsung turun, yang jelas harus segera,” tambahnya.

Sebelumnya, sempat dinyatakan masih aman oleh BPJN XII Kaltim-Kaltara, hal itu tak bisa disahihkan. Pasalnya, usianya yang tak lagi muda, ditambah beberapa kali ditabrak, tentu bisa membuat proyek yang dibangun era Presiden Soeharto itu runtuh. Fender atau pelindung jembatan yang sejatinya bisa melindungi pilar, tak kunjung dibangun kembali.

Tidak adanya fender, membuat jembatan tak aman bila terjadi benturan. Secara visual, jembatan sepanjang 400 meter itu masih aman untuk dilintasi. “Asal jangan ada penumpukan kendaraan, terlebih truk bermuatan di atas 8 ton,” ungkap Refly.

Baca Juga:  Jembatan Mahakam Ditabrak Kapal Tongkang, Pemprov Kaltim Sebut Masih Aman Dilewati

Atas dasar tersebut, jajaran Satlantas Polresta Samarinda pun membuat kebijakan, truk-truk diarahkan melalui Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu). Apalagi, dalam waktu dekat, Jembatan Mahakam IV di sebelahnya juga segera beroperasi. Memerlukan perangkat pelindung yang sama.

Jauh sebelum kejadian, BPJN pernah mengirimkan desain fender ke KSOP Klas II Samarinda, yang sejatinya mampu melindungi pilar utama jembatan. Dari data yang diperoleh Kaltim Post, fender tersebut akan dibangun 12 meter dari pilar utama (P3).

Terdiri dari dua dolphin (semacam bundaran) untuk melengkapi dua dolphin yang sudah ada. Setiap dolphin diameternya 8 meter dan berisi tujuh tiang pancang baja diameter 1 meter dan ditancapkan dengan kedalaman 60 meter. Setiap dolphin juga dilapisi karet yang didesain sedemikian rupa dengan ketebalan 50 sentimeter. (*/dra/rom/k16/kpg)

Tags: jembatan mahakam
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ramadan, Jam Kerja ASN Dikurangi Sejam

Next Post

Pupuk Kaltim Beri Pelatihan Manajemen Budidaya Ikan Kepada 30 Mitra Binaan

Related Posts

Ganti Rugi Jembatan Mahakam Diperkirakan Rp35 Miliar
Kaltim

Ganti Rugi Jembatan Mahakam Diperkirakan Rp35 Miliar

27 Februari 2025, 19:00
Jembatan Mahakam Bakal Ditutup Dua Pekan Usai Ditabrak Kapal Tongkang, Begini Nasib Lalu Lintas Darat dan Sungai
Kaltim

Jembatan Mahakam Bakal Ditutup Dua Pekan Usai Ditabrak Kapal Tongkang, Begini Nasib Lalu Lintas Darat dan Sungai

25 Februari 2025, 18:00
Dewan Usul Jembatan Mahakam Ditutup, Pemprov Setuju, BBPJN Sebut Tak Perlu
Kaltim

Dewan Usul Jembatan Mahakam Ditutup, Pemprov Setuju, BBPJN Sebut Tak Perlu

22 Februari 2025, 15:00
Sepakat Jembatan Mahakam Ditutup Sementara, DPRD dan Pemprov Kaltim; Pemilik Tongkang Penabrak Harus Tanggung Jawab
Kaltim

Sepakat Jembatan Mahakam Ditutup Sementara, DPRD dan Pemprov Kaltim; Pemilik Tongkang Penabrak Harus Tanggung Jawab

20 Februari 2025, 13:00
Babak Belur Dihantam Ponton, Pelindung Jembatan Mahakam Lenyap, Pilar Utama Terancam
Kaltim

Babak Belur Dihantam Ponton, Pelindung Jembatan Mahakam Lenyap, Pilar Utama Terancam

20 Februari 2025, 08:00
Pilar Jembatan Mahakam Ditabrak, Polisi Sebut Kelalaian Pandu, Ada SOP Tak Dijalankan
Kaltim

Pilar Jembatan Mahakam Ditabrak, Polisi Sebut Kelalaian Pandu, Ada SOP Tak Dijalankan

30 Desember 2022, 12:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.