BONTANGPOST.ID, Bontang – Aktivitas angkutan berat di jalur poros Bontang–Sangatta akan dibatasi sementara. Kebijakan ini menyusul perbaikan Jembatan Sangkima di Kilometer 32 yang mengalami kerusakan.
Penutupan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 19 hingga 20 April 2026, dan hanya diberlakukan pada malam hari.
Kasat Lantas Polres Kutai Kartanegara, AKP Rezky Nur Harismeihendra, mengatakan pembatasan dimulai pukul 17.00 hingga 06.00.
“Penutupan ini khusus untuk kendaraan berat di atas roda enam,” ujarnya.
Sementara itu, kendaraan kecil masih diperbolehkan melintas. Beberapa truk logistik juga mendapat pengecualian guna menjaga distribusi barang tetap berjalan.
Ia menjelaskan, kebijakan ini diambil karena kondisi jembatan yang mengalami kerusakan cukup parah. Saat ini, bagian yang jebol hanya ditutup menggunakan pelat besi, sehingga kendaraan harus melintas secara bergantian.
Kondisi tersebut dinilai berisiko tinggi, terutama bagi kendaraan bertonase besar.
“Ini demi keselamatan selama proses perbaikan berlangsung,” tegasnya.
Polisi juga mengimbau para pengendara, khususnya sopir angkutan berat, untuk menyesuaikan waktu perjalanan guna menghindari antrean dan gangguan lalu lintas di lokasi. (*)





