BONTANGPOST.ID – Tangis haru pecah di tribun Stadion San Mamés, Rabu malam (21/5/2025). Tottenham Hotspur akhirnya juara. Bukan sekadar kemenangan atas Manchester United 1-0 di final Liga Europa. Ini tentang luka lama yang sembuh, tentang lelucon yang akhirnya berhenti.
Bagi fans Spurs, momen ini jauh melampaui angka di papan skor. Sejak terakhir kali mengangkat trofi pada 2008, dan nyaris tiap musim menjadi bahan candaan karena puasa gelar, kemenangan ini terasa seperti pembebasan.
Selama bertahun-tahun, tagar #Spursy dan meme tentang “perpustakaan trofi kosong” membanjiri media sosial setiap kali Spurs gagal di momen penting.
Bahkan ketika Harry Kane—ikon klub—memutuskan hengkang ke Bayern Munich demi mengejar trofi, banyak yang menganggap Spurs telah ditinggal harapan terakhirnya.
Namun malam itu, gol tunggal Brennan Johnson di menit ke-42 mengubah segalanya. Spurs menutup musim dengan kejayaan Eropa, dan para fans akhirnya bisa membalas semua ejekan.
“Kami bukan bahan bercandaan lagi. Kami juara Eropa!” cuit salah satu fans di media sosial X.
Ange Postecoglou pun menyebut kemenangan ini sebagai awal dari era baru Spurs—klub yang tak lagi sekadar hampir juara.
Kini, bukan hanya lemari trofi Spurs yang bertambah. Harga diri puluhan juta pendukungnya pun ikut terangkat. (beb/sapos)

