• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Proyek SPAM PDAM Kutim Terendam Banjir Sebelum Beroperasi, DPRD Soroti Masalah Ini

by Redaksi Bontang Post
22 Mei 2025, 11:44
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Proyek SPAM PDAM di Desa Marah Haloq Kecamatan Telen, Kutim terendam banjir. (Dok. DPRD Kutim)

Proyek SPAM PDAM di Desa Marah Haloq Kecamatan Telen, Kutim terendam banjir. (Dok. DPRD Kutim)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Sangatta – Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) PDAM di Desa Marah Haloq, Kecamatan Telen, Kutai Timur, menuai kritik dari DPRD Kutim. Belum rampung dikerjakan, lokasi proyek justru sudah terendam banjir akibat diduga berada di kawasan rawan genangan.

Ketua Komisi C DPRD Kutim, Ardiansyah, menilai perencanaan proyek senilai Rp13 miliar dari anggaran perubahan 2024 itu belum matang. Ia menyoroti posisi infrastruktur yang dibangun lebih rendah dari permukaan sungai di sekitarnya, sehingga rentan tergenang saat debit air naik.

“Posisinya lebih rendah dari sungai, jadi meskipun ditinggikan pakai tanggul, tetap tidak efektif. Air pasti masuk,” kata Ardiansyah, Rabu (21/5/2025).

Ia menegaskan, pihaknya akan melakukan peninjauan lapangan dan meminta evaluasi menyeluruh sebelum proyek dilanjutkan.

Baca Juga:  Di Tengah Efisiensi, Kutim Anggarkan Rp 1,4 M untuk Sepatu ASN, Wabup Mengaku Belum Tahu

“Kami tidak ingin proyek ini menjadi mubazir. Sudah pakai uang negara, jangan sampai tidak bisa dimanfaatkan masyarakat,” tegasnya.

Menanggapi hal ini, Staf Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kutim, Leli, mengakui bahwa proyek tersebut memang belum sepenuhnya rampung, terutama pada aspek drainase pembuangan air.

“Saluran pembuangan belum terbangun, dan itu jadi penyebab air menggenang. Kami langsung lakukan evaluasi atas kejadian banjir kemarin,” ujar Leli.

Ia menjelaskan bahwa kajian teknis sudah dilakukan sejak awal, namun banjir yang terjadi dinilai sebagai kondisi alam yang tidak terduga. Jika dibutuhkan perbaikan lokasi atau penyesuaian desain, maka harus disiapkan kembali anggaran lanjutan.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Tuah Benua Kutim, Suparjan, enggan mengomentari lebih jauh soal teknis pengerjaan. Ia menyatakan PDAM hanya berperan dalam pengajuan permohonan hibah lahan kepada desa dan kecamatan setempat.

Baca Juga:  Kesal Jalan Rusak Tak Diperbaiki, Warga Singa Geweh Kutim Blokade dengan Pohon Pisang

“Lahan kami ajukan ke desa dan kecamatan, dan dari sisi teknisnya itu ranah PUPR. Tapi kami berharap, karena ini menggunakan dana besar, harus betul-betul bisa memberi manfaat nyata ke masyarakat,” tutur Suparjan. (kp)

Tags: Proyek Kutim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Nasib Pemasangan Sambungan Baru Jargas di Bontang Menggantung

Next Post

Juara Liga Europa, Akhir Derita dan Bahan Bully bagi Fans Spurs

Related Posts

Setda Kutim Anggarkan Rp866 Juta untuk Beli Satu Springbed
Kaltim

Setda Kutim Anggarkan Rp866 Juta untuk Beli Satu Springbed

11 Desember 2025, 13:17
Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham
Kaltim

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham

8 Desember 2025, 19:06
Kesal Jalan Rusak Tak Diperbaiki, Warga Singa Geweh Kutim Blokade dengan Pohon Pisang
Kaltim

Kesal Jalan Rusak Tak Diperbaiki, Warga Singa Geweh Kutim Blokade dengan Pohon Pisang

7 Desember 2025, 18:36
Tiga Orang Ditetapkan Tersangka Korupsi RPU Kutim, Polda Kaltim Pamerkan Barang Bukti Rp7 Miliar
Kriminal

Tiga Orang Ditetapkan Tersangka Korupsi RPU Kutim, Polda Kaltim Pamerkan Barang Bukti Rp7 Miliar

3 Desember 2025, 19:53
DPRD Kutim Jadi Sasaran Kritik Warga Imbas Keterlambatan Proyek Infrastruktur
Kaltim

DPRD Kutim Jadi Sasaran Kritik Warga Imbas Keterlambatan Proyek Infrastruktur

13 November 2025, 14:06
Kolam Renang Rp9 Miliar di SMKN 2 Kutim Belum Tuntas, Dinding Tembok Justru Ambruk
Kaltim

Kolam Renang Rp9 Miliar di SMKN 2 Kutim Belum Tuntas, Dinding Tembok Justru Ambruk

22 Agustus 2025, 16:10

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.