bontangpost.id – Jumlah pemilih di Kota Bontang pada Pemilu 2024 mengalami penyusutan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang merilis jumlah pemilih yang berkurang sebanyak 971 orang.
Padahal saat rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) dan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) April lalu, pihaknya menetapkan sebanyak 132.694 orang yang akan berpartisipasi menjadi pemilih pada Pemilu 2024.
“Data terbaru yang menjadi pemilih Pemilu 2024 ialah 131.723 orang,” ujar Komisioner KPU Divisi Perencanaan Data dan Informasi Antoni Lamini kepada redaksi bontangpost.id, Jumat (16/6/2023).
Diungkapkan Antoni, angka tersebut muncul dari Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yang dilakukan beberapa waktu lalu. Data tersebut akan terus bergerak sampai adanya penetapan data pasti dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 21 Juni nanti.
Kata dia, menyusutnya data pemilih Pemilu 2024 disebabkan beberapa hal. Yakni warga yang meninggal, pemilih ganda dan pindah domisili. Menurutnya, potensi penyusutan data pemilih Pemilu berpeluang besar bertambah sebelum ditetapkannya rekapitulasi DPT.
“Namanya data kan terus bergerak. Walaupun tidak banyak dari daerah lainnya, potensi penyusutan data pemilih masih ada. Data yang kami rilis masih bersifat sementara. Data pastinya tunggu DPT,” bebernya.
Antoni bilang, sebelum DPT diplenokan pada 21 Juni, saat ini petugas KPU masih terus memulihkan data baru jumlah pemilih. Sehingga angka yang ada saat ini tidak bisa dijadikan patokan sebagai pemilih Pemilu 2024.
“Setelah kami pleno di tingkat kota, maka data pemilih Pemilu yang kami tetapkan nanti tidak bisa berubah. Karena sudah bersifat tetap,” tutupnya. (*)







