• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Karyawan Grand Mutiara Kaget Kedatangan Tamu OTG

Belum Terima SOP, APD Hanya 3 Set

by M Zulfikar Akbar
21 April 2020, 14:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilusttrasi

Ilusttrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Pemkot Bontang memutuskan untuk mengalihkan tempat karantina, dari rumah susun sederhana sewa (rusunawa) ke Hotel Grand Mutiara. Namun minimnya koordinasi di lapangan membuat karyawan hotel khawatir.

BONTANG – Keputusan Pemkot Bontang memindahkan tempat karantina bagi warga yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) ke Hotel Grand Mutiara memicu kekhawatiran karyawan hotel.

Sumber Kaltim Post (induk Bontangpost.id) dari dalam Hotel Grand Mutiara menyebutkan, pemkot telah meminta pemilik hotel untuk memakai kamar sebagai tempat karantina selama masa pandemi Covid-19.

“Itu dua hari (19/4/2020) lalu,” katanya enggan diidentitaskan.

Kata dia, pihak manajemen hotel memang diminta hadir untuk mendengarkan pemaparan terkait wabah ini. Kendati saat itu status karyawan banyak yang tidak bekerja karena munculnya surat edaran wali kota terkait penutupan hotel selama pandemi, namun kegiatan operasional hotel belum dihentikan total.

“Standar Operasional Prosedur (SOP) belum ada. Edukasi yang diberikan Minggu (19/4/2020) menurut saya juga belum maksimal,” kata dia.

Baca Juga:  BREAKING NEWS!!! Dua Pasien RSUD Taman Husada Positif Korona

Dipaparkan dia, saat ini ada 60 kamar yang tersedia. Seluruhnya berada di gedung merah. Baik dari lantai satu hingga tiga. Dari 60 kamar terbagi atas 40 tipe twin bed dan 20 single bed.

Hotel Grand Mutiara memang memiliki tiga gedung. Selain merah, dua gedung lainnya yakni hijau dan kuning. Namun gedung kuning masih dalam renovasi. Sementara gedung hijau tidak bisa digunakan karena mengalami rusak berat.

“Soal yang dikarantina apakah memakai tipe twin atau single kami juga masih belum mengetahuinya,” ujarnya.

Menurut salah satu karyawan, orang yang dikarantina bahkan lebih dulu dimasukkan sebelum penyampaian paparan dari Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang dilakukan. Memang sebelumnya petugas kesehatan telah datang untuk menyemprot cairan disinfektan di bangunan yang terpakai.

“Mereka sekaligus minta kunci kamar,” ungkapnya.

Padahal kunci kamar ini sekaligus pemantik suplai aliran listrik. Tiga karyawan disiapkan oleh pihak manajemen selama pemakaian masa karantina. Tugasnya ialah mengarahkan petugas medis yang datang sebelum membawa orang yang dikarantina.

Baca Juga:  BREAKING NEWS!! Pasien Positif Covid-19 di Bontang Bertambah Lagi

“Jadi intinya karyawan kami tidak bersentuhan langsung dengan pasien (orang yang dikarantina),” terangnya.

Mengenai distribusi makanan dipastikan berasal dari luar hotel. Nantinya petugas medis yang membawa masuk ke dalam kamar. Fasilitas kamar terdiri dari satu unit televisi, minibar, telepon, hingga fasilitas air panas di toilet. Akan tetapi air panas itu hanya berfungsi pada pukul 04.00 – 10.00 Wita. Kondisi suplai air dipastikan lancar karena berasal dari PDAM Tirta Taman.

Kini, yang dikhawatirkan manajemen ialah terjadinya kerusakan komponen dalam kamar. Meliputi bohlam maupun air conditioner yang tidak berfungsi. Otomatis petugas elektrikal harus masuk ke dalam ruangan. Adapun alat pelindung diri (APD) lengkap hanya berjumlah tiga set. Sementara pasokan masker bagi karyawan juga belum ada kepastian.

Sebelumnya, Pemkot Bontang memutuskan untuk mengalihkan tempat karantina, khususnya bagi warga yang berstatus OTG. Dari Rusunawa Guntung ke Hotel Grand Mutiara (eks Oak Tree).

Baca Juga:  Pemerintah Bakal Gelar Pemeriksaan Covid-19 Secara Massal

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan pemindahan ini menyangkut kemudahan akses. Jika di Rusunawa Guntung tempatnya jauh dan dekat permukiman warga.

“Kalau di Grand Mutiara akses menuju RSUD Taman Husada sebagai rumah sakit rujukan juga lebih cepat,” kata Neni saat konferensi pers, Minggu (19/4.2020) lalu.

Kini, 11 orang telah dikarantina di bangunan yang terletak di Jalan Arif Rahman Hakim tersebut. Seluruhnya merupakan keluarga pasien yang terkonfirmasi positif beberapa hari ini. Pemkot pun menanggung seluruh pembiayaan selama masa karantina melalui pos APBD Bontang. Mulai penginapan hingga konsumsi.

Warga yang diisolasi sesuai dengan protokol tetap (protap) bakal dikarantina selama 14 hari. Upaya ini diambil untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona. Selama karantina, mereka dilarang keluar dari kamar. (*/ak/rdh/kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: hotel grand mutiarakarantina koronavirus korona
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Harga Minyak AS Hancur Lebur, di Bawah Nol Dolar

Next Post

Masjidilharam dan Masjid Nabawi Ditutup, Hanya Kumandangkan Azan selama Ramadan

Related Posts

Piutang Pengelolaan Aset Wisma Atlet Belum Beres, Wali Kota Bontang dan Sekkot Digugat
Bontang

Sidang Gugatan Eks Pengelola Wisma Atlet Bontang, Wali Kota Tak Hadiri Sidang

27 Agustus 2022, 11:00
Jadi RS Satelit, Pemkot Berharap Hotel Berikan Tarif Lama
Bontang

Jadi RS Satelit, Pemkot Berharap Hotel Berikan Tarif Lama

9 Oktober 2020, 14:00
Karyawan Grand Mutiara Kaget Kedatangan Tamu OTG
Bontang

Demi Kemanusiaan, Pengelola Hotel Grand Mutiara Rela Banting Harga Sewa Kamar

4 Mei 2020, 15:30
Dinkes Bontang Bantah Dua Rumah Sakit Tutup, Masa Isolasi Diperpanjang
Bontang

Hasil Rapid Test, 55 Pegawai RSIB Negatif Corona

26 April 2020, 19:36
RSUD Tetap Layani Pasien Gawat Darurat, Buka IGD Sementara
Bontang

Breaking News!!! Satu Pasien Lagi Positif Covid-19

25 April 2020, 17:57
PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen
Bontang

Ini Kronologi Meninggalnya PDP Usia 8 Tahun di Bontang

24 April 2020, 20:25

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.