• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Society

Kasus Balita Stunting di Tiap Kelurahan Bontang Masih Tinggi, Loktuan Terbanyak

by Dwi Kurniawan Nugroho
13 Mei 2026, 11:52
in Society
Reading Time: 3 mins read
0
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni memaparkan data balita stunting di tiap kelurahan sebelum rapat paripurna di Gedung DPRD Bontang. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni memaparkan data balita stunting di tiap kelurahan sebelum rapat paripurna di Gedung DPRD Bontang. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta seluruh kelurahan bergerak aktif menekan angka stunting yang masih ditemukan hampir di seluruh wilayah Kota Bontang.

Hal itu disampaikan Neni sebelum rapat paripurna di Gedung DPRD Bontang, Rabu (13/5/2026).

Dalam pemaparannya, Neni menilai tingginya angka stunting di kota industri seperti Bontang menjadi persoalan serius yang harus segera ditangani bersama. Ia meminta seluruh kelurahan memanfaatkan program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) perusahaan untuk membantu intervensi stunting.

“Ironis sekali Kota Bontang masih ada stunting. Padahal banyak perusahaan di sini. Ini kesempatan kita bersama-sama melakukan intervensi melalui TJSL,” ujarnya.

Neni menegaskan lurah harus mengetahui secara detail kondisi dan lokasi anak stunting di wilayah masing-masing. Menurutnya, penanganan stunting tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan.

Baca Juga:  Iklim Pariwisata segera Terwujud di Kota Taman

“Lurah harus tahu anak-anak stunting tinggal di mana. Ketua RT, kader, semua harus bergerak. Tidak bisa hanya diam,” katanya.

Berdasarkan data yang dipaparkan, Kelurahan Loktuan menjadi wilayah dengan jumlah balita stunting tertinggi, yakni 190 anak.

Posisi berikutnya ditempati Tanjung Laut dengan 147 balita stunting dan Tanjung Laut Indah sebanyak 146 balita. Sementara Bontang Lestari tercatat memiliki 124 balita stunting dengan prevalensi mencapai 22,71 persen.

Selain itu, Berebas Tengah tercatat memiliki 117 balita stunting, Api-Api 112 balita, Gunung Elai 107 balita, Gunung Telihan 99 balita, Belimbing 93 balita, Guntung 83 balita, Berbas Pantai 80 balita, Bontang Baru 74 balita, Satimpo 51 balita, Bontang Kuala 45 balita, dan Kanaan 21 balita.

Baca Juga:  Penanganan Stunting di Bontang Bakal Libatkan Perusahaan dan Tokoh Agama

Secara keseluruhan, jumlah balita stunting di Kota Bontang masih mencapai 1.489 anak.

“Harusnya bisa diselesaikan. Tinggal ratusan anak saja tiap kelurahan. Kita evaluasi bersama, intervensi bersama,” tegasnya.

Khusus Kelurahan Guntung, Neni menilai angka 83 balita stunting semestinya dapat segera ditekan karena wilayah tersebut berada di sekitar kawasan industri dan perusahaan besar.

“Guntung dekat dengan perusahaan besar. Masa 83 anak tidak bisa diselesaikan? Tahun ini harus selesai,” katanya.

Meski demikian, Neni mengungkapkan prevalensi stunting di Kota Bontang terus mengalami penurunan sepanjang 2025. Jika pada 2024 berada di kisaran 20 persen, maka pada 2025 turun menjadi 17 persen.

Bahkan pada semester pertama 2025, angka stunting sempat menyentuh 15,9 persen. Dari sekitar 6.000 hingga 6.800 balita yang ditimbang, jumlah anak stunting disebut terus menurun setelah dilakukan intervensi intensif.

Baca Juga:  Safari Ramadan Perdana di Musola Al-Baith

“Alhamdulillah November 2025 turun menjadi 15,69 persen. Harus bisa ditekan lagi,” pungkasnya. (*)

Tags: diskominfo bontangpemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

11 Ribu Penerima Bansos Dicoret, Kemensos Temukan Rekening Terindikasi Judi Online

Next Post

Komisi B DPRD Bontang Sebut Target Retribusi Wisata 2026 Terlalu Rendah

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.